Perhimpunan Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi Sosial (LP3ES) mengadakan Rapat Umum Anggota (RUA) yang dihadiri oleh tidak kurang dari 30 anggotanya, antara lain Prof Emil Salim, Taufik Abdullah, Ismid Hadad, Abdullah Syarwani, dan lain lain pada Selasa (31/7/2018). Rapat tersebut telah memilih pengurus baru yaitu Prof Dr Didik J Rachbini sebagai ketua perhimpunan LP3ES periode 2018- 2022. Sebagai wakilnya ditunjuk Erfan Maryono dan Agus Abdul Hamid. Ketiganya resmi sebagai formatur untuk melengkapi kepengurusan baru yang menggantikan kepengurusan M Dawam Rahardjo intelektual muslim yang telah wafat beberapa waktu lalu.
Ketua Dewan Pengurus LP3ES Prof Dr Didik J Rachbini mengatakan, LP3ES akan tetap menjadi lembaga riset sosial yang kritis.
“LP3ES juga akan tetap aktif dalam memajukan proses demokrasi di Indonesia. Sehingga dalam waktu dekat akan segera menyelenggarakan sekolah demokrasi bagi kalangan muda dan juga politisi,” demikian disampaikan Prof Dr Didik J Rachbini, Rabu (1/8/2018).
Prof Dr Didik J Rachbini menjelaskan, LP3ES adalah lembaga non pemerintah yang berdiri sejak 19 Agustus 1971. Lembaga ini didirikan oleh tokoh-tokoh penting seperti Prof Soemitro Djojohadikusumo, Prof Emil Salim, Prof Billy Joedono, Prof Dorodjatun Koentjoro Jakti, Prof Juwono Sudarsono, Suhadi Mangkusuwondo, Brigjen Daan Jahja dan sejumlah tokoh penting lainnya. Tokoh-tokoh muda pada jamannya yang pernah memimpin dan menjadi direktur lembaga ini antara lain Nono Anwar Makarim, ISMID Hadad, M Dawam Rahardjo. Bahkan mantan Presiden RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur) pernah menjadi peneliti dan aktivis pada lembaga ini. Selain menerbitkan jurnal yang membahas masalah-masalah sosial politik, sambung Prof Dr Didik J Rachbini, LP3ES juga menerbitkan buku-buku ilmiah.
“Dan kini LP3ES sedang menerbitkan pemikiran Bung Hatta dalam buku Karya Lengkap Bung Hatta yang terdiri dari 10 jilid,” terangnya.
Prof Dr Didik J Rachbini menambahkan, kegiatan LP3ES lainnya adalah riset poll masalah politik.
“Saat ini LP3ES sedang melakukan riset untuk membangun sistem peringatan dini konflik sosial politik di Indonesia,” paparnya. (fid)
-
Bisnis2 hari ago
PTPP Fasilitasi Lebih dari 4.000 Pemudik dalam Program Mudik Bersama BUMN 2025
-
Bisnis1 hari ago
Inovasi dan Keunikan dalam Pembangunan Terowongan Karya Anak Bangsa di Samarinda yang digarap oleh PTPP
-
Bisnis2 hari ago
Lanjutkan Penghijauan, WSBP Inspiring Kindness: Piles of Sustainability Tanam Lagi 348 Pohon Trembesi
-
Jabodetabek18 jam ago
Dedi Mulyadi Proses Hukum Pelaku Pungli Supir Angkot Kawasan Puncak Diduga oleh Oknum Dishub Bogor
-
Nasional12 jam ago
Jaringan Muslim Madani Apresiasi Gerak Cepat Menteri Imipas Agus Andrianto Realisasikan Penjara Khusus Koruptor
-
Bisnis6 jam ago
Lebaran Tetap Terang, KAI Pastikan Pasokan Batu Bara Lancar