Tangerang Selatan
Radintap Kemenag Tangsel Bulan Maret 2020

KENCANA LOKA (Kabartangsel.com) – Kantor Kemenag Tangsel pada Rabu pagi (04/03/2020) mengadakan Rapat Dinas Tetap (Radintap) bulan Maret 2020 yang dilaksanakan di aula Kantor Kemenag Tangsel.
Kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap bulan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Kota Tangsel, Abdul Rojak, dan dihadiri oleh Kasubag TU, Nurhasan, para Kasi, Kepala KUA, Pokjawas, Pokjaluh, Pokjahulu, Kepala Madrasah, dan sebagian pegawai kantor.
Radintap membahas beberapa hal penting yang berkaitan dengan tusi dan tupoksi masing-masing leading sector yang ada di lingkungan Kemenag Tangsel, terutama tentang program dan rencana kerja yang akan dilakukan.
Kasi Pakis, Muhammad Edi Suharsongko, menjelaskan tentang persiapan pencairan TPG untuk guru PAI dan persiapan Pentas PAI tingkat kota Tangsel.
“Mengingat tidak adanya anggaran untuk kegiatan tersebut, maka akan diupayakan kerjasama dengan pihak lain, seperti Pemkot dan sponsorship,” jelasnya.
Hal senada juga disampaikan Kasi Penmad, Suhardi, tentang persiapan pencairan TPG guru madrasah, persiapan UN untuk MTs dan MA menggunakan komputer, dan lainnya.
“Kami juga sedang melakukan inovasi untuk peningkatan kualitas guru madrasah sesuai pagu anggaran dan kerjasama dengan pihak lain,” terangnya.
Sementara itu, Kasi Bimas, Ade Sihabudin, menjelaskan tentang update pendataan rumah ibadah, yaitu masjid, musholla, majelis ta’lim, pendataan tanah wakaf, dan persiapan pagelaran MTQ XVII tingkat provinsi Banten yang diadakan di kota Tangsel selaku tuan rumah.
“MTQ XVII tingkat provinsi Banten akan digelar pada tanggal 23-27 Maret 2020 yang dipusatkan di lapangan Sunburst BSD. Diawali dengan pawai budaya Islami dengan menghadirkan warung amal,” ucapnya.
Dirinya menghimbau setiap Satuan Kerja (Satker) untuk membuat spanduk MTQ XVII tingkat provinsi Banten untuk menyemarakan kegiatan tersebut.
Sedangkan Kasi PHU, Tutun HS, menjelaskan pihaknya sedang melakukan pendataan jemaah umrah yang tertunda keberangkatannya, disamping juga melakukan persiapan keberangkatan jemaah haji tahun 2020 yang berjumlah 1.387 jemaah.
“Kami akan melakukan koordinasi dengan pihak Dinas Kesehatan dan rapat lintas sektoral dengan Pemkot Tangsel terkait persiapan keberangkatan jemaah haji ini,” imbuhnya.
Kepala Kantor Kemenag Tangsel, Abdul Rojak, pada kesempatan tersebut mengingatkan agar proses pelayanan apapun di kantor Kemenag Tangsel lebih dipercepat lagi.
“Kalau prosesnya bisa dipercepat jangan ditunda-tunda. Kita ingin semua pelayanan di tahun 2020 ini lebih baik dari sebelumnya,” tandasnya.
Dirinya mengingatkan keluarga besar Kemenag Tangsel agar menjaga nama baik institusi.
“Kita berkewajiban menjaga nama baik institusi. Jangan sampai karena perbuatan oktum satu orang, yang menanggung malu seluruh pegawai Kemenag se-Indonesia,” tegasnya.
Dalam Radintap kali juga dihadiri oleh perwakilan dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten dalam rangka sosialisasi Sensus Penduduk Online (SPO).
Pihak BPS menjelaskan waktu pelaksanaan SPO tersebut dilaksanakan sejak bulan Februari 2020 sampai akhir bulan Maret 2020. Agenda sepuluh tahunan ini membutuhkan peran serta dari seluruh rakyat Indonesia tanpa terkecuali. (Fid/Sumber: Kemenag Tangsel)
Sport2 minggu agoJadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026
Sport2 minggu agoKlasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak
Nasional3 hari agoSiapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya
Sport2 minggu agoJadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib
Banten2 minggu agoHasil Dewa United vs PSS Sleman Berakhir 2-1 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27
Sport4 hari agoJadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final
Sport2 minggu agoPersijap Jepara vs Persib Bandung: Maung Bandung Menang 2-1
Banten2 minggu agoSTAI Syekh Manshur Gelar Bedah Buku “Manajemen Cinta Sebagai Hidden Kurikulum di Madrasah” dan “Ekosistem Mutu Pendidikan Islam Paradigma Baru Menuju Pendidikan Islam Berdampak”

































