Banten
RSUD Banten Diminta Berbenah

Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dr Zaenal Abidin menyayangkan mundurnya sejumlah dokter spesialis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banten. Pihak RS pun disarankan untuk rapat evaluasi manajemen.
“Saya pikir itu masalah manajemen. Pimpinan RS harus rapat. Karena hal ini akan berimbas pada masyarakat atau pasien. Kalau sudah menyangkut pasien, jadi tanggung jawab Pemerintaj Daerah juga,” jelas Zaenal pada wartawan, Kamis (20/11/2014).
Zaenal pun menyayangkan perekrutan pimpinan RS yang tidak sesuai kompetensinya. “Semua ada tahapannya, masing-masing institusi. Tidak bisa orang baru langsung diangkat. Seperti kita melihat orang yang biasa bawa sepeda kemudian dia bawa pesawat.”
Sebelumnya, Pemprov Banten dikritik karena penanganan manajemen RSUD Banten yang kacau balau. Klasifikasi RSUD Banten yang masih berkategori non class atau setara puskesmas dinilai bisa berdampak serius dalam menangani pasien. Akibat itu, sekitar 42 dokter spesialis rencananya akan mengundurkan diri. (l6/kt)
Pemerintahan5 hari agoTb. Asep Nurdin: TangselKota-CSIRT Perkuat Keamanan Layanan Digital Pemkot Tangsel
Pemerintahan4 hari agoBenyamin Davnie: Pelayanan Publik Tangsel Harus Makin Mudah dan Cepat Lewat Teknologi
Nasional4 hari agoWapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Sejumlah Fasilitas Terdampak Gempa di Sikka NTT
Pemerintahan5 hari agoTARA C-MORE, Daycare Ramah Anak di Pemkot Tangsel
Pemerintahan5 hari agoMelalui Tangsel Mengaji, Pilar Saga Dorong Peran Guru Ngaji Diperkuat untuk Bentuk Karakter Generasi Muda di Era Digital
Nasional4 hari agoKunjungi Pengungsi Gempa Sikka, Wapres Gibran Rakabuming Raka Sampaikan Empati dan Permohonan Maaf
Nasional4 hari agoWapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Langsung Kondisi Warga Kampung Waso dengan Sepeda Motor
Pemerintahan4 hari agoHUT ke-81 RI, Perangkat Daerah Pemkot Tangsel Adu Kekompakan Lewat Beragam Lomba



































