Connect with us

Nasional

[SALAH] “Program Percetakan Alquran Dihentikan, Mantan Menag ‘Menangis'”

[SALAH] "Program Percetakan Alquran Dihentikan, Mantan Menag 'Menangis'"

Pelintiran menggunakan isu yang sudah diklarifikasi di 2016, percetakan tidak ditutup tetapi dihentikan sementara karena perubahan manajemen. Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.

======

KATEGORI

Konten yang Menyesatkan.

Advertisement

======

SUMBER

http://bit.ly/2VOHZG5 https://archive.fo/KrZwR, post oleh akun “Rina Anjani” (facebook.com/rina.anjani.946), sudah dibagikan 20.545 kali per tangkapan layar dibuat.

======

Advertisement

NARASI

“SETELAH JOKOWI MENANG,,PEMERINTAH CHINA MEMERINTAHKAN KEPADA PEJABAT INDOCHINA MELALUI PARTAI PDIP, PSI, PERINDO, PARTAI GARUDA, PARTAI HANURA, AGAR SEGERA MEMBATASI KEPEMILIKAN ALQURAN PADA TIAP TIAP WARGA NEGARA AGAR PEMUSNAHAN ISLAM SEMAKIN CEPAT TERCAPAI,KARENA HAL TSB SANGAT MENGGANGGU KEPENTINGAN POLITIK CHINA DI INDONESIA…”

======

PENJELASAN

Advertisement

(1) http://bit.ly/2rhTadC / http://bit.ly/2MxVN7S, First Draft News: “Konten yang Menyesatkan

Penggunaan informasi yang sesat untuk membingkai sebuah isu atau individu”.

  • Post SUMBER membagikan tangkapan layar atau meme mengenai isu yang sudah diklarifikasi di 2016.
  • Post SUMBER menambahkan narasi untuk membangun premis pelintiran yang menyesatkan, yang tidak ada kaitannya dengan isu yang sudah diklarifikasi.

——

(2) http://bit.ly/2J4Dsy2, tautan ke artikel sumber isu oleh situs “Pikiran Lampung” yang sudah tidak bisa diakses.

——

Advertisement

(3) Beberapa artikel yang terkait:

  • REPUBLIKA(dot)CO(dot)ID: “Direktur Jenderal Bimas Islam Kemenag, Machasin menjelaskan, UPQ yang beroperasi di Ciawi, Bogor dihentikan sementara karena ada perubahan manajemen dari Lembaga Percetakan Alquran menjadi Unit Percetakan Alquran (UPQ).”, selengkapnya di (1) bagian REFERENSI.
  • Merdeka(dot)com: “Mesin-mesin cetak yang terdapat di percetakan pun kata dia, sudah kembali bisa digunakan dan siap untuk mencetak Alquran pada Oktober mendatang. “Mesin cetak yang dibilang pak Maftuh akan dikubur itu tidak benar, kita sudah service dan sudah siap digunakan, tinggal menunggu kertas saja yang kita tenderkan,” ungkap Fakhruddin sambil menunjukkan beberapa mesin cetak di ruang percetakan Alquran.”, selengkapnya di (2) bagian REFERENSI.

——

(4) http://bit.ly/2TqEdGv, verifikasi lokasi melalui Google Maps. Sesuai dengan foto yang diambil per Oktober 2016, papan nama sudah menggunakan nama “Unit Percetakan Al-Qur’an”.

======

REFERENSI

Advertisement

(1) http://bit.ly/2C8IQtN REPUBLIKA(dot)CO(dot)ID: “Kemenag Bantah Tutup Pabrik Percetakan Alquran

Ahad 14 Aug 2016 10:08 WIB
Red: Karta Raharja Ucu

(foto)
Alquran/Ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kementerian Agama mengklarifikasi pemberitaan penutupan percetakan Alquran. Direktur Jenderal Bimas Islam Kemenag, Machasin menjelaskan, UPQ yang beroperasi di Ciawi, Bogor dihentikan sementara karena ada perubahan manajemen dari Lembaga Percetakan Alquran menjadi Unit Percetakan Alquran (UPQ).

Advertisement

Machasin juga membantah mesin cetak UPQ tidak jalan. Menurut dia, hingga kini, mesin-mesin yang ada masih beroperasi.

“Mesin cetak utama siap operasi, tetapi kapasitasnya tidak didukung dengan mesin-mesin untuk finishing. Sekarang sedang dilakukan proses pembelian mesin-mesin pendukung supaya kapasitas produksinya bisa lebih cepat,” kata Machasin dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (13/8) kemarin.

Bahkan, kata dia, UPQ Bogor akan kembali mencetak 35 ribu mushaf Alquran. Proses cetak Alquran tersebut akan dimulai pada September 2016. “Insya Allah mesin cetak milik UPQ akan dimulai setelah bahan-bahan cetak tersedia seperti kertas yang sekarang sedang ditenderkan,” kata dia menjelaskan.

Machasin mengatakan, UPQ saat ini menjadi Unit PelaksanaTeknis (UPT) Direktorat Jenderal Bimas Islam Kementerian Agama, berdasarkan Peraturan Menteri Agama No. 27/2013 tertanggal 28 Maret 2013. Pada 2015, lanjut Machasin, Kementerian Agama mengalokasikan anggaran untuk pengadaan kitab suci agama Islam dengan jumlah 1,5 juta eksemplar.

Advertisement

Jumlah itu terdiri dari 700 ribu mushaf Alquran, 500 ribu Juz Amma, serta 300 ribu Alquran dan terjemahnya. Namun karena sejumlah kendala, di antaranya keterbatasan waktu, kapasitas mesin untuk mencetak dalam jumlah besar tidak cukup, SDM yang ada juga tidak cukup seiring adanya perubahan kelembagaan, maka untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap Alquran yang begitu banyak, proses pengadaan pada 2015 dilakukan melalui tender.

“Kapasitas pencetakan isi mushaf oleh mesin Web saat ini adalah 15 ribu kateren per jam. Kalau sehari beroperasi delapan jam, maka bisa mencapai 2.880.000 kateren per bulan. Untuk 1 eks mushaf setara dengan 20 kateren sehingga kapasitas cetaknya bisa mencapai 144 ribu eksemplar per bulan. Namun demikian, kemampuan finishing saat ini baru 5.000 eksemplar per bulan,” terang Machasin.

“Saat ini sedang berjalan proses pengadaan lima mesin pendukung finishing untuk mengimbangi kecepatan pencetakan,” imbuhnya.

Machasin memastikan pada 2016, tidak ada lagi pengadaan kitab suci Islam melalui tender langsung. Pencetakan Alquran akan dilakukan UPQ sesuai dengan tugas dan fungsinya.”

Advertisement

——

(2) http://bit.ly/2TElR3N Merdeka(dot)com: “Mengintip percetakan Alquran yang disebut nyaris mati

Senin, 22 Agustus 2016 07:32
Reporter : Intan Umbari Prihatin

(foto)
Percetakan Alquran Kemenag. ©2016 Merdeka.com/Nuryandi

Advertisement

Merdeka.com – Lahirnya Lembaga Percetakan Alquran (LPQ) milik Kementerian Agama di Jalan Raya Puncak, Km 65, Ciawi, Bogor, Jawa Barat, yang diresmikan pada 15 Nopember 2008 menjadi hal yang menggembirakan bagi jutaan umat Islam di Indonesia. Percetakan yang digagas dan diresmikan oleh Mantan Menteri Agama M Maftuh Basyuni diharapkan mampu memenuhi pengadaan dan meminimalisasi kesalahan penulisan Alquran.

Namun harapan untuk program satu rumah umat Islam dapat memiliki satu Alquran, dalam perjalannya segera masuk ‘liang kubur’ alias mati tak terurus. Menteri agama periode Kabinet Indonesia Bersatu Jilid I, Maftuh tidak habis pikir percetakan Alquran milik Kementerian Agama (Kemenag) segera ‘dikubur’ dan mesin-mesinnya yang bernilai Rp 28 miliar segera jadi besi tua.

“Ya, jadi mesin besi karatan dan besi tua,” ungkap Maftuh seperti dilansir Antara, Rabu malam.

(foto)
Percetakan Alquran Kemenag 2016 Merdeka.com/Nuryandi

Advertisement

Menurut Maftuh ada pihak di lingkungan Kementerian Agama yang tidak suka dengan percetakan Alquran berjalan dengan baik. Alasannya kata dia, bila percetakan itu berjalan bagus tentu ke depan pengadaan Alquran tidak lagi dilakukan dengan tender. Jika dengan tender, tentu ada komisinya.

“Ujungnya, ya komisi,” sebut Maftuh yang saat itu pembicaraan kerasnya didengar penulis biografinya, Lingga Akbar.

Untuk cetakan pertama, yang secara operasional mulai berproduksi pada Mei 2009, LPQ berhasil mencetak 1,5 juta Alquran. Selama bulan Ramadan, biasanya jumlah pesanan meningkat melebihi bulan lain.

“Saya mencari mesin cetak terbaik. Saat itu, saya minta rekomendasi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan,” kenang Maftuh dengan nada meninggi.

Advertisement

(foto)
Percetakan Alquran Kemenag 2016 Merdeka.com/Nuryandi

Dibangun di atas lahan seluas 1.530 meter persegi dengan biaya hingga Rp 30 miliar dari anggaran negara, LPQ dilengkapi berbagai alat percetakan modern. Kapasitas produksinya sampai 1,5 juta eksemplar per tahun.

Saat Merdeka.com mendatangi LPQ di Ciawi memang tidak banyak aktivitas di sana. Pos penjagaan pintu masuk kompleks LPQ pun tampak sepi. Tidak ada kegiatan apa pun di kompleks percetakan yang terletak satu area di Wisma Ciawi milik Kemenag dan suara-suara mesin percetakan pun tidak terdengar.

Ketua Unit Percetakan Alquran, Fakhruddin menjelaskan memang saat ini tidak ada produksi untuk mencetak karena pada 2015 pihaknya tidak mendapatkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan baru diberikan anggaran pada 2016. Dia juga menceritakan manajemen UPQ saat ini menjadi Unit Pelaksana Teknis (UPT) Direktorat Jenderal Bimas Islam Kementerian Agama berdasarkan Peraturan Menteri Agama No. 27/2013 tertanggal 28 Maret 2013.

Advertisement

(foto)
Percetakan Alquran Kemenag 2016 Merdeka.com/Nuryandi

“Kenapa dibilang 2015 tidak memproduksi Alquran karena memang kita tidak mendapat anggaran APBN 2015 dan baru anggarkan pada 2016 itu pun masih ada kendala pegawai, pengelola DIPA (Daftar Isian Pelaksana Anggaran),” kata Fakhruddin ketika ditemui di kantor UPQ, Jalan Raya Puncak, Km 65, Ciawi, Bogor, Jawa Barat, Kamis (18/8).

Mesin-mesin cetak yang terdapat di percetakan pun kata dia, sudah kembali bisa digunakan dan siap untuk mencetak Alquran pada Oktober mendatang. “Mesin cetak yang dibilang pak Maftuh akan dikubur itu tidak benar, kita sudah service dan sudah siap digunakan, tinggal menunggu kertas saja yang kita tenderkan,” ungkap Fakhruddin sambil menunjukkan beberapa mesin cetak di ruang percetakan Alquran.

Karena percetakan Alquran sudah diurus oleh Dirjen Bimas Islam, kata Fakhruddin manajemen percetakan pun berubah. Mulai dari pegawai yang akan mencetak Alquran hingga hafiz yang mengoreksi isi Alquran tersebut.

Advertisement

“Karena manajemen berubah ya otomatis kita harus rombak semua dan itu alasan saat ini tidak ada aktivitas. Kita perlu merekrut kembali pegawai yang akan bekerja di sini, yang kapasitasnya masing-masing 80 persen PNS dan 20 persen swasta,” tutur Fakhruddin.

(foto)
Percetakan Alquran Kemenag 2016 Merdeka.com/Nuryandi

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Machasin juga membantah bahwa mesin cetak LPQ tidak jalan. Menurut dia, sampai saat ini mesin-mesin yang ada masih beroperasi.

“Mesin cetak utama siap operasi, tetapi kapasitasnya tidak didukung dengan mesin-mesin untuk finishing. Sekarang sedang dilakukan proses pembelian mesin-mesin pendukung supaya kapasitas produksinya bisa lebih cepat,” jelas Machasin ditemui di Kantor Kemenag, Jakarta Pusat.

Advertisement

Pada 2015, Kementerian Agama telah mengalokasikan anggaran pengadaan kitab suci agama Islam dengan jumlah 1,5 juta eksemplar. Jumlah itu terdiri dari 700.000 mushaf Alquran, 500.000 juz Amma, serta 300.000 Alquran dan terjemahannya.

(foto)
Percetakan Alquran Kemenag 2016 Merdeka.com/Nuryandi

“Insya Allah mesin cetak milik Unit Percetakan Alquran (UPQ) ini akan mulai jalan kembali untuk mencetak 35.000 mushaf Alquran yang akan dimulai pada bulan September 2016 setelah bahan-bahan cetak tersedia seperti kertas yang sekarang sedang ditenderkan,” tutup Machasin.

“.

Advertisement

——

(3) Pertanyaan oleh salah satu anggota FAFHH.

======

Sumber: https://web.facebook.com/groups/fafhh/permalink/852730848392785/

Advertisement

Copyright ©

Bisnis7 jam ago

Transformasi Digital Perseroda PITS, SIPITS Mobile Raih Radar Banten Award 2026

Banten1 hari ago

STAI Syekh Manshur Gelar Bedah Buku “Manajemen Cinta Sebagai Hidden Kurikulum di Madrasah” dan “Ekosistem Mutu Pendidikan Islam Paradigma Baru Menuju Pendidikan Islam Berdampak”

Sport3 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Sport3 hari ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Sport3 hari ago

Persijap Jepara vs Persib Bandung: Maung Bandung Menang 2-1

Sport3 hari ago

Hasil Borneo FC vs Bali United 1-0 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27

Banten3 hari ago

Hasil Dewa United vs PSS Sleman Berakhir 2-1 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27

Sport4 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Tangerang Selatan4 hari ago

PMI Tangsel Salurkan 16.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Kelurahan Keranggan

Nasional4 hari ago

IKA Trisakti Hadirkan Trisakti Peduli untuk Gerakkan Alumni Turut Pulihkan Bencana di Indonesia

Sport5 hari ago

Hasil PSM Makassar vs Persita Tangerang 2-2 di Pekan Ketiga BRI Super League 2026/27

Sport5 hari ago

Hasil Pertandingan PSM Makassar vs Persita Tangerang, Pendekar Cisadane Unggul 1-0 di Babak Pertama

Sport5 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/27, Sabtu 19 September: Persebaya vs Garudayaksa FC, PSM Makassar vs Persita, Bhayangkara FC vs Isenmulang Kalteng FC, dan Persija Jakarta vs Java United FC

Pemerintahan5 hari ago

58 Daerah Tertarik Replikasi, Tangsel Siapkan Penandatanganan Kerja Sama Sistem Integrasi Geospasial Informasi Tanah dan Pajak

Sport5 hari ago

Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Sport6 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM

Sport6 hari ago

Jadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga

Sport6 hari ago

Tiket FIFA ASEAN Cup 2026: Harga dan Cara Beli via Garuda ID

Sport6 hari ago

Jadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2

Sport6 hari ago

Daftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026

Sport3 minggu ago

Bali United vs PSS Sleman: Prediksi Skor dan Duel Sengit Pekan Pertama Super League 2026/27

Sport3 minggu ago

Hasil Bali United vs PSS Sleman 2-1 di Pekan Pertama BRI Super League 2026/2027

Sport3 minggu ago

Laga Perdana BRI Super League 2026/27: Jadwal dan Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC

Sport3 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27, Sabtu 5 September: Persik Kediri vs Dewa United, PSIM Yogyakarta vs Persita, Bhayangkara FC vs Persebaya, dan Borneo FC Samarinda vs Persija Jakarta

Sport3 minggu ago

Hasil Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Menang 4-0 di Pekan Perdana BRI Super League 2026/2027

Sport3 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Jumat, 4 September: Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC, Bali United vs PSS Sleman

Sport3 minggu ago

PSIM Yogyakarta vs Persita Tangerang: Pendekar Cisadane Punya Rekor Apik di Bantul

Banten2 minggu ago

40 Guru Madrasah Dapat Beasiswa S1, STAI Syekh Manshur Apresiasi Program Madrasah Gemilang

Sport6 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM

Sport6 hari ago

Jadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2

Sport6 hari ago

Tiket FIFA ASEAN Cup 2026: Harga dan Cara Beli via Garuda ID

Sport6 hari ago

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport6 hari ago

Jadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga

Nasional1 minggu ago

Purbaya Yudhi Sadewa Dicopot Presiden Prabowo, Prof Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan

Sport6 hari ago

Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026

Sport6 hari ago

Daftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026

Nasional1 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Berikan Selamat kepada Suahasil Nazara atas Amanah Baru yang Diembannya

Politik2 minggu ago

WI Banten Dorong Perempuan Aktif di Dunia Politik

Nasional2 minggu ago

LSAK Desak KPK Perjelas Status Uang Rp3,5 Miliar Terkait Kasus Batu Bara Kukar

Tangerang Selatan2 minggu ago

IKPP Tangerang Mill Dukung Kolaborasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Mandiri Menuju Zero Waste 2028

Populer