Indonesia menyerukan agar gencatan senjata di Aleppo Suriah segera tercapai dan meminta agar pemberian bantuan kemanusiaan menjadi prioritas bagi semua pihak.
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) dalam siaran persnya mengungkapkan Indonesia sangat khawatir dengan semakin memburuknya situasi kemanusiaan di Aleppo Suriah. Kemlu menuliskan, konflik di Suriah telah memakan banyak korban warga sipil, termasuk perempuan dan anak-anak.
“Indonesia serukan agar gencatan senjata segera dicapai dan meminta agar pemberian bantuan kemanusiaan menjadi prioritas bagi semua pihak,” demikian tulis Kemlu dalam siaran pers tersebut, Minggu (18/12/2016).
Kemlu menambahkan, Indonesia mendorong agar akses penuh dan tanpa hambatan segera diberikan bagi penyaluran bantuan kemanusiaan untuk warga Suriah di kota Aleppo dan wilayah Suriah lainnya – baik yang dilakukan oleh PBB maupun organisasi kemanusiaan internasional lainnya.
Tidak hanya itu, Kemlu menegaskan agar proses perundingan perdamaian secara inklusif dan bersifat nonsektarian antara pihak yang bertikai segera dimulai kembali.(rls)
Banten6 hari agoHasil Dewa United vs Brisbane Roar 4-0, Rafael Struick Cetak Gol ke Gawang Mantan Klub
Nasional2 minggu agoWapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Sejumlah Fasilitas Terdampak Gempa di Sikka NTT
Pemerintahan2 minggu agoTb. Asep Nurdin: TangselKota-CSIRT Perkuat Keamanan Layanan Digital Pemkot Tangsel
Pemerintahan2 minggu agoBenyamin Davnie: Pelayanan Publik Tangsel Harus Makin Mudah dan Cepat Lewat Teknologi
Nasional3 hari agoProfil 5 Calon Ketua Umum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin
Nasional3 hari agoRais Aam PBNU: Pengertian, Tugas, Wewenang, dan Kedudukannya di NU
Nasional2 minggu agoKunjungi Pengungsi Gempa Sikka, Wapres Gibran Rakabuming Raka Sampaikan Empati dan Permohonan Maaf
Nasional3 hari ago5 Calon Ketum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin











