Connect with us

Lifestyle

Susah Menelan Obat Berbentuk Pil Padahal Sudah Dewasa? Ini Tipsnya!

Wajar jika anak kecil kesulitan menelan obat berbentuk pil atau tablet. Namun, bagaimana jika masalah ini terjadi ketika sudah dewasa? Nyatanya, banyak juga orang dewasa yang masih susah menelan obat bentuk tersebut. Sebenarnya, kenapa ya sudah dewasa tapi masih susah minum obat?

Kenapa saya masih susah menelan obat?

Usia bukan jaminan, ada banyak orang dewasa yang masih saja susah menelan obat dalam bentuk pil atau tablet. Bukan tanpa penyebab, kondisi ini bisa saja terjadi akibat beberapa hal berikut ini:

Disfagia

Orang yang memiliki kesulitan menelan pada dasarnya disebut dengan disfagia. Disfagia membuat seseorang susah menelan baik saat menelan pil, makanan padat, bahkan minuman.

Advertisement

Umumnya disfagia adalah dampak dari masalah kesehatan lain, seperti stroke, operasi, atau refluks saluran pencernaan. Namun, alasan susah menelan obat kebanyakan bukan karena kondisi disfagia ini.

Rasa takut

Jika sebelumnya memang disebabkan oleh ketidakmampuan menelan sesuatu, berbeda dengan alasan yang satu ini. Anda mungkin susah menelan obat yang berbentuk pil atau tablet karena takut tersedak.

Bila dipikir-pikir, Anda bisa menelan makanan padat dalam ukuran yang sama atau bahkan lebih besar daripada obat tersebut. Namun, kenapa giliran minum obat Anda tidak bisa?

Ya, tak seperti makanan yang bisa dikunyah, obat harus ditelan supaya tidak terasa pahit. Nah, hal ini sebenarnya membuat otak Anda tertekan dan menyebabkan timbulnya kecemasan saat menelan obat.

Advertisement

Menurut Stephen Cassivi seorang ahli bedah toraks di Mayo Clinic mengatakan bahwa menelan obat itu bisa jadi tantangan tersendiri untuk otak. Bagaimana caranya supaya tidak terkunyah tapi langsung masuk ke dalam kerongkongan.

Munculnya keraguan ini, membuat otot-otot di sekitar kerongkongan justru lebih tegang sehingga membuat obat jadi lebih sulit ditelan dan gagal masuk ke dalam. Bahkan Anda bisa saja refleks memuntahkan kembali obat tersebut.

Bagaimana supaya bisa lebih mudah menelan obat?

cara minum obat

1. Tetap tenang

Susah menelan obat akibat kondisi mental yang menghalangi ini perlu diselesaikan mulai dari pikiran terlebih dahulu. Ini memang terlihat klasik, tapi memang inilah akar masalahnya, dari cara seseorang berpikir, menimbulkan respon tubuh yang tidak sesuai.

Menurut Stephen Cassivi seorang ahli bedah toraks di Mayo Clinic, untuk mengatasi rasa takut ini, Anda harus berusaha rileks dan tenang dulu. Jangan sampai otot-otot kerongkongan menegang hingga obat susah masuk ke dalam.

Advertisement

Lalu, yakinkan diri bahwa Anda bisa menelan pil atau tablet tersebut dengan mudah. Pikirkan hal tersebut supaya Anda lebih terbiasa.

2. Benarkan posisi

Supaya lebih mudah, minum obat dalam posisi duduk tegak. Jangan sambil bersandar apalagi berbaring. Anda juga bisa memalingkan wajah ke samping agar obat lebih mudah masuk ke kerongkongan. Pasalnya, katup antara mulut dan kerongkongan dapat terbuka lebih lebar jika kepala sedang menengok ke samping.

3. Telan bersama makanan yang lunak

Dilansir dalam laman Harvard Health Publishing, Anda juga dapat mencoba menelan obat dengan meletakannya bersama puding, atau makanan lain yang bertekstur lukan. Teksturnya membuat Anda menelan pil dengan utuh. Anda dapat mencoba memotong pil agar berukuran lebih kecil juga untuk lebih memudahkan.

Akan tetapi, Anda tidak bisa sembarangan memotong obat atau membuka bungkus kapsul. Anda harus bertanya dahulu kepada apoteker boleh atau tidak. Sebab beberapa obat yang dilapisi lapisan enterik tidak boleh dipatahkan.

Advertisement

Lapisan ini merupakan lapisan khusus yang memperlambat penyerapan di dalam tubuh. Lapisan ini dibuat agar penyerapan obat di dalam tubuh terjadi secara bertahap dengan waktu yang lebih lama tidak langsung diserap semua dengan cepat.

Selain puding, beberapa orang  juga ada yang minum obat dengan buah seperti pisang. Namun, pastikan juga terlebih dahulu dengan apoteker apakah obat tersebut menimbulkan interaksi obat dengan kandungan dalam buah. Sebab, beberapa obat ada yang bisa menimbulkan interaksi tersebut sehingga keefektifan obat bisa menurun atau jadi lebih kuat dari yang seharusnya.

Kabartangsel.com

Source

Advertisement
Nasional38 menit ago

Syahganda Nainggolan Tegaskan Arah Baru Komunikasi Bakom RI yang Lebih Terbuka, Dialogis dan Kolaboratif

Sport2 jam ago

BRI Super League 2026/2027, Hasil Persib vs Persik Kediri Skor 1-0

Sport3 jam ago

Hasil Persib Bandung vs Persik Kediri Skor 0-0 di Babak Pertama

Sport9 jam ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Minggu 18 Oktober 2026: Persebaya vs PSS Sleman, Persib vs Persik

Sport21 jam ago

Hasil Akhir Persita vs Persija Skor 3-2, Macan Kemayoran Kalah Perdana

Sport1 hari ago

Kekalahan Perdana Persija Jakarta di BRI Super League 2026-2027, Persita Menang Dramatis 3-2

Sport1 hari ago

Dramatis! Persita Tangerang Hajar Persija Jakarta 3-2

Sport1 hari ago

Hasil Persita Tangerang vs Persija Jakarta Imbang 1-1 di Babak Pertama

Sport1 hari ago

Persita Tangerang vs Persija Jakarta: Jadwal, Prediksi Skor, dan Head to Head di BRI Super League 2026/27

Sport1 hari ago

Jadwal BRI Super League Hari Ini, Sabtu 17 Oktober 2026: Garudayaksa FC vs Arema FC dan Persita vs Persija Jakarta

Nasional3 hari ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Dukung Ruang Ekspresi bagi Anak-Anak Disabilitas

Nasional3 hari ago

Grand BAZNAS Awards 2026, UIN Jakarta Raih Penghargaan Lembaga Pendidikan Pendukung Zakat Terbaik

Nasional3 hari ago

Reshuffle Kabinet: Prabowo Subianto Lantik 4 Wamen, Kepala BNPB, dan Pimpinan BPGMN

Sport5 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026-2027 Pekan ke-5, 16-18 Oktober

Sport5 hari ago

Klasemen BRI Super League 2026/2027 Usai Pekan ke-4, Persija Jakarta di Puncak

Sport5 hari ago

Hasil Sidang Komdis PSSI Tanggal 1, 7, dan 8 Oktober 2026: Persiraja Didenda Rp75 Juta

Sport5 hari ago

Hasil Sidang Komdis PSSI 24-25 September 2026: Java United FC dan Persib Bandung Didenda

Sport5 hari ago

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI 23 September 2026: Persebaya dan Garudayaksa Didenda Rp100 Juta

Sport2 minggu ago

League Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final

Sport2 minggu ago

Pembagian Grup League Cup I.League 2026/2027

Nasional2 minggu ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Sport3 minggu ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final

Nasional3 minggu ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Bisnis3 minggu ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Sport2 minggu ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Bisnis3 minggu ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Bisnis3 minggu ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Bisnis3 minggu ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Sport3 minggu ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Bisnis3 minggu ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Sport3 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Bisnis3 minggu ago

Payfazz Luncurkan EDC Mini

Bisnis3 minggu ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Sport2 minggu ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Bisnis3 minggu ago

Saatnya Generasi Muda Berinvestasi Lebih Mindful

Nasional2 minggu ago

Profil dan Biografi Komjen Suyudi Ario Seto, Calon Kapolri Pilihan Prabowo

Bisnis3 minggu ago

PNM Peduli Hadirkan Trauma Healing untuk di NTT

Nasional3 minggu ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Nasional2 minggu ago

Profil Suyudi Ario Seto, Putra Pandeglang Banten Disetujui DPR Jadi Calon Kapolri

Nasional2 minggu ago

Pernyataan Lengkap Suyudi Ario Seto Usai Disetujui DPR RI untuk Jadi Kapolri

Populer