Pemerintahan
Tahun 2013, APBD Tangsel Naik Jadi 2 Triliun
Pemerintah Kota (Pemkota) Tangerang Selatan (Tangsel) bulan November 2012 mendatang bakal mensahkan APBD tahun 2013. Jumlahnya dipastikan meningkat hingga mencapai Rp2 triliun.
“Kita sudah serahkan KUA-PPAS (Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara) kepada DPRD dan ditargetkan pada akhir bulan November, APBD 2013 bisa disahkan,” kata Sekretaris Daerah kota Tangsel Dudung E Diredja, Senin (15/10).
Meningkatnya APBD tahun 2013, menurutnya terjadi akibat grafik pertumbuhan ekonomi di daerah hasil pemekaran Kabupaten Tangerang tersebut.
Diketahui, peningkatan terus terjadi sejak tahun 2009 yaitu Rp191,7 miliar dan APBD Perubahan tahun 2012 menjadi Rp1,985 triliun.
Oleh karena itu, pihaknya pun meminta kepada seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang ada untuk dapat memaksimalkan dalam hal penggunaan anggaran.
Mengingat APBD Perubahan Tangerang Selatan tahun 2012, telah disahkan pertengahan tahun sehingga akan memberikan waktu kepada SKPD untuk melaksanakan kegiatannya. “Pengelolaan keuangan terus kita perbaiki disamping menggenjot pendapatan asli daerah yang terus meningkat setiap tahunnya,” kata Dudung.
Ia menambahkan, sektor utama penghasilan dari meningkatnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Tangerang Selatan berasal dari sektor perdagangan dan jasa. Disamping itu, Dudung mengatakan kalau sektor pariwisata kini juga terus dikembangkan lantaran bisnis kuliner kian hari terus menjamur di Tangsel.
“Kita juga harus akui bila pajak dari sektor BPHTB (Bea Pajak Hak Tanah dan Bangunan) juga turut menjadi penyumbang kas daerah terbesar,” tambahnya.
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Tangsel Bambang P Rachmady memaparkan APBD Perubahan tahun 2012 di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) meningkat hingga Rp30 miliar. Peningkatan ini diketahui usai draft KUA-PPAS diserahkan dan Alokasi terbesar masih tetap digelontorkan untuk perbaikan infrastruktur, pelayanan kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan masyarakat.
“Kenaikan Rp30 miliat ini cukup signifikan dengan umur Tangerang Selatan yang baru beranjak ke empat tahun dan alokasi terbesar dan prioritas masih untuk perbaikan infrastruktur,” terangnya.
Masih menurut Bambang, dipenghujung tahun lalu telah ditetapkan bahwa APBD 2012 Kota Tangsel mencapai Rp1,5 Triliun. Namun, dalam praktek penggunaanya di APBD 2011 terdapat silpa sebesar Rp430 miliar dan akhirnya dimasukan ke dalam APBD Perubahan 2012.
Terkait dengan kenaikan ini, Badan Anggaran DPRD masih akan terus membahasnya setelah Pemkot Tangsel menyerahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang APBD Perubahan 2012. “Artinya, total APBD murni 2012 Kota Tangsel mencapai angka sekitar Rp1,985 triliun,” tutupnya. (Micom/kabartangsel.com)
Sport2 minggu agoJadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026
Sport2 minggu agoKlasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak
Nasional4 hari agoSiapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya
Sport5 hari agoJadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final
Sport2 minggu agoPersijap Jepara vs Persib Bandung: Maung Bandung Menang 2-1
Banten2 minggu agoSTAI Syekh Manshur Gelar Bedah Buku “Manajemen Cinta Sebagai Hidden Kurikulum di Madrasah” dan “Ekosistem Mutu Pendidikan Islam Paradigma Baru Menuju Pendidikan Islam Berdampak”
Nasional5 hari agoG30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia
Sport5 hari agoJadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

































