Tak Terima Keponakan Dihamili, Pemuda di Pondok Aren Tangsel Dikeroyok

By on Minggu, 10 November 2019

Tak terima dikeroyok keluarga pacar, Wawan Kurniawan melaporkan empat pelaku ke Polsek Pondok Aren.

Pengeroyokan bermula ketika korban Wawan Kurniawan menghamili pacarnya, SW. Namun, Wawan yang didatangi pihak keluarga SW untuk dimintai pertanggung jawabkan perbuatannya tidak berada dilokasi.

“Jadi pada hari Selasa 30 Oktober sekitar pukul 22.00 Wib orang tua dari SW yakni NR datang kerumah korban untuk mencari korban dan membicarakan pernikahan. Namun, korban tidak ada dirumah. Selanjutnya, NR menitip pesan untuk mengundang korban untuk datang kerumah NR,” papar Kapolsek Pondok Aren, Kompol Afroni Sugiarto, Jum’at, (8/11/2019).

Kata Kapolsek, pesan tersebut sampai ke Wawan. Dan, keesokan harinya Wawan bersama keluarga datang ke rumah orang tua SW. Namun bukannya disambut dengan baik, pihak keluarga dari SW justru menyambutkan dengan bogem mentah dari pihak keluarga. Wawan dikeroyok oleh empat pelaku dari pihak keluarg yakni J, AY, Y dan AS.

“Pelaku datang dan langsung memukuli korban dengan menggunakan tangan kosong dan menendang. Akibatnya korban mengalami luka dibagian mata sebelah kanan robek, luka robek dibagian kepala atas sebelah kanan, dagu robek, bibir atas robek, badan memar dan bengkak, kaki biru dan bengkak akibat ditendang dengan kaki. Atas kejadian tersebut Korban melaporkan perbuatan tersebut ke Polsek Pondok Aren,” ucapnya.

Atas perbuatannya itu, Polsek Pondok Aren menangkap pelaku pengeroyokan di wilayah Ciledug, Kota Tangerang.

“Pelaku sedang berada di dalam rumah saat dilakukan penangkapan. Dan, pelaku mengakui telah mengeroyok Wawan. Selanjutnya, pelaku dibawa ke Polsek Pondok Aren untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” tandasnya. (rmb)