Connect with us

Lifestyle

Takut Suntik Insulin Karena Anggapa Berikut? Yuk, Ketahui Kebenarannya!

Ketika mendapatkan vonis diabetes, seseorang terkadang merasa enggan untuk memulai pengobatan dengan menggunakan insulin. Alasannya beragam, mulai dari takut suntik insulin alias takut jarum hingga merasa bahwa dirinya masih cukup sehat untuk hanya minum obat oral. Padahal, ada kalanya obat-obatan tak lagi mampu membantu menurunkan kadar gula darah apabila sel beta dalam pankreas tidak lagi mampu memproduksi insulin.

Pasien diabetes sebenarnya tidak selalu membutuhkan suntik insulin atau minum obat sekalipun. Apabila terdeteksi sejak dini, diabetes dapat dikendalikan hanya dengan melalui perubahan gaya hidup yang lebih sehat dan secara rutin menjalankan aktivitas fisik. Nah, sayangnya, penyakit diabetes adalah penyakit yang tidak menimbulkan gejala. Akibatnya, seseorang pun baru dapat terdiagnosis bila keadaannya sudah memburuk.

Ditemui di acara temu media dalam rangka menyambut Hari Diabetes Sedunia di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, dr. Mochammad Pasha, Sp.PD dari Rumah Sakit Pusat Pertamina (13/11) mengatakan bahwa umumnya dua tahun sebelum terdiagnosis, pasien diabetes biasanya sudah mengalami penurunan fungsi sel beta (sel penghasil hormon insulin) sebesar 50 persen. Apabila keadaan itu dibiarkan tanpa pengobatan atau perubahan gaya hidup, lama-kelamaan sel beta akhirnya akan mati sehingga tidak lagi memproduksi insulin. Kalau sudah begini, pasien diabetes akan membutuhkan terapi intensif insulin.

Insulin lebih efektif untuk menurunkan kadar gula darah

Advertisement

Tak semua orang dengan besar hati mau melakukan suntik insulin sekalipun sudah membutuhkannya. Beberapa tetap memaksa penggunaan obat minum karena dirasa lebih mudah dan lebih simpel. Pada kenyataannya, penggunaan insulin dianggap lebih mampu untuk menurunkan angka HbA1C, yaitu indikator kendali gula darah selama tiga bulan.

“Menurut sebuah studi yang membandingkan obat oral diabetes dan penggunaan insulin terhadap penurunan kadar HbA1C, insulin diketahui memiliki tingkat efektivitas yang paling baik dalam menurunkan HbA1C dibandingkan dengan obat oral,” ujar dr. Pasha. Hal ini tidak terlalu mengherankan mengingat insulin sebenarnya adalah hormon alami yang diproduksi oleh tubuh.

Pernyataan itu sejalan dengan yang diungkapkan oleh Prof. DR. dr. Sidartawan Soegondo, Sp.PD-KEMD., FACE, seorang dokter penyakit dalam yang telah lama menangani kasus diabetes mellitus. “Minum obat diabetes itu tidak seperti makan cabai rawit (yang pedasnya langsung terasa saat itu juga). Efeknya tidak begitu minum, (gula darah) langsung turun. Makannya sekarang, turunnya bisa dua minggu lagi. Beda dengan insulin. Kalau insulin, efeknya bisa langsung saat itu juga. Dua jam, tiga jam setelah suntik, bisa turun,” paparnya saat ditemui pada kesempatan yang sama.

Beberapa ‘katanya’ membuat Anda takut suntik insulin? Ini dia kebenarannya

takut jarum suntik

Meski diketahui bahwa insulin lebih efektif dibandingkan meminum obat, beberapa orang masih takut suntik insulin karena berbagai alasan atau mungkin karena mendengar anggapan yang berkembang. Berikut beberapa alasan orang Indonesia masih takut suntik insulin menurut pemaparan dr. Mochammad Pasha, Sp.PD.

Advertisement

1. Takut suntik insulin

Zaman dulu bayangan alat suntik memang cukup menakutkan. Namun, kini penderita diabetes sebenarnya tak perlu terlalu takut suntik insulin karena bentuknya tak lagi seperti jarum suntik tradisional. Bentuknya yang seperti pulpen dan jarum yang lebih tipis membuat rasa sakit yang ditimbulkan nyaris tidak ada.

Penggunaan pena insulin ini juga lebih mudah, begitu pula untuk pengukuran dosisnya sehingga kesalahan pemberian dosis lebih dapat diminimalisir.

2. Takut hipoglikemia

Beberapa pasien jadi memiliki perasaan takut suntik insulin salah satu sebabnya adalah episode hipoglikemia yang pernah mereka alami. “Hipoglikemia memang salah satu efek samping penggunaan insulin,” aku dr. Pasha. Namun, sebenarnya hal ini bisa dicegah apabila pasien mendapatkan edukasi yang baik.

Kondisi hipoglikemia akibat insulin biasanya terjadi apabila pasien melewatkan waktu makan atau mungkin pengukuran dosis yang salah. Selain itu, olahraga yang terlalu berat juga bisa menyebabkan kondisi hipoglikemia. Dengan memberikan perhatian khusus pada sebab terjadinya hipoglikemia tersebut, kondisi ini bisa dicegah.

Advertisement

3. Anggapan bahwa menggunakan insulin adalah akhir dari segalanya

Beberapa orang merasa gagal dalam mengobati penyakitnya sehingga terdapat penolakan ketika dokter menganjurkan mereka menggunakan insulin. Memang, down saat mendengar kabar bahwa kita memiliki penyakit yang tak bisa disembuhkan adalah hal yang wajar. Namun, jangan terlalu lama bersedih sehingga lupa berbuat sesuatu.

Ingatlah bahwa insulin sebenarnya merupakan hormon alami yang diproduksi tubuh kita, bukan obat. Jadi, insulin bukanlah hal baru bagi tubuh Anda. Bedanya kini, Anda membutuhkan sedikit usaha untuk membuat tubuh Anda kembali “akrab” dengan insulin.

4. Tidak bisa melakukan suntik insulin sendiri

Beberapa orang mungkin memiliki kesulitan untuk melakukan suntik insulin secara mandiri. Penyebabnya mungkin karena gangguan penglihatan akibat munculnya tanda-tanda komplikasi mata pada diabetesi. Akibatnya, kekhawatiran itu membuat mereka takut suntik insulin.

Di sinilah keluarga berperan penting dalam kelancaran pengobatan yang dianjurkan. Orang dengan diabetes yang sudah tergolong berat membutuhkan pengobatan seumur hidupnya. Dukungan dari keluarga tentu sangat berarti bagi mereka. Ingatlah bahwa berkumpul bersama dengan anggota keluarga secara lengkap tentu merupakan hal yang sangat berharga. Itu sebabnya bekerja sama untuk menyukseskan pengobatan sangat penting.

Advertisement

5. Mahal

Sakit itu katanya mahal apalagi jika harus mengonsumsi obat seumur hidup. Bayangkan berapa pengeluaran yang diperlukan untuk segala macam pengobatannya? Untungnya, menurut dr. Mochammad Pasha, program pemerintah di Indonesia saat ini, yaitu JKN, telah menanggung pengobatan untuk diabetes, termasuk insulin. Artinya, selama Anda mematuhi apa yang dokter Anda anjurkan dan sesuai prosedur, hal ini tentu tidak perlu membuat Anda takut suntik insulin.

Kabartangsel.com

Source

Advertisement
Nasional13 jam ago

Syahganda Nainggolan Tegaskan Arah Baru Komunikasi Bakom RI yang Lebih Terbuka, Dialogis dan Kolaboratif

Sport15 jam ago

BRI Super League 2026/2027, Hasil Persib vs Persik Kediri Skor 1-0

Sport16 jam ago

Hasil Persib Bandung vs Persik Kediri Skor 0-0 di Babak Pertama

Sport22 jam ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Minggu 18 Oktober 2026: Persebaya vs PSS Sleman, Persib vs Persik

Sport1 hari ago

Hasil Akhir Persita vs Persija Skor 3-2, Macan Kemayoran Kalah Perdana

Sport2 hari ago

Kekalahan Perdana Persija Jakarta di BRI Super League 2026-2027, Persita Menang Dramatis 3-2

Sport2 hari ago

Dramatis! Persita Tangerang Hajar Persija Jakarta 3-2

Sport2 hari ago

Hasil Persita Tangerang vs Persija Jakarta Imbang 1-1 di Babak Pertama

Sport2 hari ago

Persita Tangerang vs Persija Jakarta: Jadwal, Prediksi Skor, dan Head to Head di BRI Super League 2026/27

Sport2 hari ago

Jadwal BRI Super League Hari Ini, Sabtu 17 Oktober 2026: Garudayaksa FC vs Arema FC dan Persita vs Persija Jakarta

Nasional3 hari ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Dukung Ruang Ekspresi bagi Anak-Anak Disabilitas

Nasional3 hari ago

Grand BAZNAS Awards 2026, UIN Jakarta Raih Penghargaan Lembaga Pendidikan Pendukung Zakat Terbaik

Nasional4 hari ago

Reshuffle Kabinet: Prabowo Subianto Lantik 4 Wamen, Kepala BNPB, dan Pimpinan BPGMN

Sport5 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026-2027 Pekan ke-5, 16-18 Oktober

Sport5 hari ago

Klasemen BRI Super League 2026/2027 Usai Pekan ke-4, Persija Jakarta di Puncak

Sport5 hari ago

Hasil Sidang Komdis PSSI Tanggal 1, 7, dan 8 Oktober 2026: Persiraja Didenda Rp75 Juta

Sport5 hari ago

Hasil Sidang Komdis PSSI 24-25 September 2026: Java United FC dan Persib Bandung Didenda

Sport5 hari ago

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI 23 September 2026: Persebaya dan Garudayaksa Didenda Rp100 Juta

Sport2 minggu ago

League Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final

Sport2 minggu ago

Pembagian Grup League Cup I.League 2026/2027

Nasional3 minggu ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Sport3 minggu ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final

Nasional3 minggu ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Sport2 minggu ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Bisnis3 minggu ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Bisnis3 minggu ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Bisnis3 minggu ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis3 minggu ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Sport3 minggu ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Bisnis3 minggu ago

Payfazz Luncurkan EDC Mini

Sport3 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Bisnis3 minggu ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Bisnis3 minggu ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Sport2 minggu ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Bisnis3 minggu ago

Saatnya Generasi Muda Berinvestasi Lebih Mindful

Nasional3 minggu ago

Profil dan Biografi Komjen Suyudi Ario Seto, Calon Kapolri Pilihan Prabowo

Bisnis3 minggu ago

PNM Peduli Hadirkan Trauma Healing untuk di NTT

Sport2 minggu ago

Hasil Drawing League Cup 2026/2027

Nasional3 minggu ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Nasional3 minggu ago

Profil Suyudi Ario Seto, Putra Pandeglang Banten Disetujui DPR Jadi Calon Kapolri

Populer