Lifestyle
Tape Singkong, Makanan Tradisional yang Baik untuk Tubuh

Salah satu kudapan khas Indonesia yang populer adalah tape singkong. Selain enak, makanan hasil fermentasi ini ternyata tinggi nutrisi, lho! Itu kenapa tape singkong diyakini punya sejumlah manfaat kesehatan yang tak boleh disepelekan. Penasaran apa saja? Yuk, intip jawabannya dalam ulasan berikut.
Proses pembuatan tape singkong
Tape adalah makanan yang dibuat dari fermentasi singkong. Singkong yang diolah menjadi tape adalah singkong yang manis, biasanya berwarna putih atau kuning.
Sebelum melalui proses fermentasi, singkong terlebih dahulu dicuci bersih dan dikukus hinga matang. Setelah itu, singkong ditaburi dengan ragi.
Proses fermentasi bisa dilakukan dengan cara membungkus singkong dalam daun pisang atau ditempatkan pada sebuah wadah khusus yang kedap udara selama 2-3 hari. Semakin lama proses fermentasi, maka tekstur singkong akan semakin empuk.
Proses fermentasi yang tepat akan menghasilkan tape yang rasanya manis sedikit asam dan beraroma alkohol. Rasa manis tape berasal dari ragi yang memecah karbohidrat dalam singkong menjadi gula sederhana. Inilah yang membuat makanan ini bisa terasa manis, meski tidak diberi gula. Namun, beberapa orang mungkin akan menambahkan sedikit gula supaya terasa lebih manis lagi.
Selain dimakan langsung, tape singkong juga bisa diolah menjadi beragam makanan lain yang lezat. Mulai dari bolu, brownies, kolak, puding, hingga campuran dalam es buah.
Nutrisi dalam tape singkong
Kudapan yang sering dijadikan oleh-oleh dari Jawa Barat ini faktanya tak kalah bergizi ketimbang makanan fermentasi lain seperti yogurt, keju, kefir, tahu, dan tempe.
Melansir Daftar Komposisi Bahan Makanan Indonesia yang diterbitkan oleh Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Ahli Gizi Indonesia (DPP PERSAGI), per 100 gram tape singkong mengandung sejumlah nutrisi yang meliputi:
- Kalori: 173
- Protein: 0,5 gram
- Lemak: 0,1 gram
- Karbohidrat: 42, 5 gram
- Kalsium: 30 gram
- Fosfor: 30 miligram
- Air: 56 gram
Manfaat tape singkong
Penting untuk dipahami bahwa literatur yang membahas manfaat tape singkong itu sendiri sangat terbatas. Masih dibutuhkan banyak penelitian lanjutan untuk memastikan keabsahannya.
Namun, proses fermentasi selama pembuatan tape singkong disinyalir berpotensi membawa manfaat untuk tubuh. Makanan fermentasi dapat membantu merangsang pertumbuhan berbagai bakteri baik (probiotik) di dalam usus. Meningkatkanya pertumbuhan bakteri baik di dalam usus akan memengaruhi kesehatan usus Anda secara menyeluruh.
Selain melancarkan pencernaan, bakteri baik juga membantu dalam proses penyerapan nutrisi dan meredakan gangguan pencernaan seperti diare, perut bergas (kembung), dan sembelit.
Probiotik juga dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mengurangi risiko sejumlah infeksi, seperti flu.
Jangan kebanyakan makan makanan fermentasi
Makanan fermentasi memang mengandung bakteri baik yang bermanfaat untuk tubuh. Namun, kebanyakan makan makanan fermentasi dapat membahayakan kesehatan Anda.Penumpukkan bakteri baik di dalam tubuh dapat menyebabkan perut Anda mudah bergas dan kembung.
Selain itu, kudapan ini juga menghasilkan produk sampingan berupa alkohol. Kadar alkohol yang terkandung di dalam tape singkong memang cuma sedikit. Meski begitu, jika tape dikonsumsi dalam porsi banyak tentu akan memengaruhi kesehatan tubuh Anda. Makanlah tape singkong dengan porsi yang wajar, tidak terlalu banyak maupun sedikit.
Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati, bukan? Jadi, bijaklah dalam memilih makanan yang akan Anda konsumsi.
Kabartangsel.com
Sport2 minggu agoHasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?
Sport2 minggu agoTimnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2
Pemerintahan2 minggu agoKadispora Tangsel Mengundurkan Diri, Pemkot Tangsel Pastikan Pelayanan Dispora dan Persiapan Porprov Banten 2026 Tetap Berjalan
Nasional2 minggu agoMutasi Polri 2 Oktober 2026: 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti
Sport2 minggu agoFAM Tuntut Penjelasan FIFA soal Perubahan Waktu Tambahan Indonesia vs Bangladesh
Nasional2 minggu agoPresiden Prabowo Subianto Angkat 26 Anggota Wantimpres, Ini Profil Lengkapnya
Sport2 minggu agoTamatlah Sudah Alkisah Kami: Malaysia Cetak 6 Gol ke Gawang Singapura, tapi Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup 2026
Sport1 minggu ago38 Peserta League Cup 2026/27








































