Connect with us

Lifestyle

Tekanan Darah Rendah Setelah Operasi, Bahaya Atau Tidak, Sih?

Hampir semua tindakan operasi punya efek samping yang akan muncul setelanya. Biasanya efek samping yang paling umum adalah mual, muntah, hingga tekanan darah menurun. Anda mungkin kaget dan merasa waswas saat mengalami tekanan darah rendah setelah operasi. Sebetulnya, apakah ini hal yang normal atau justru perlu diwaspadai, ya?

Tekanan darah rendah setelah operasi, normalkah?

Beberapa jam pertama setelah operasi adalah masa-masa kritis yang mesti diwaspadai. Ketika seseorang mulai pulih dari efek anestesi dan pembedahan, tubuh akan mengalami beberapa perubahan. Salah satu hal yang harus mendapatkan pengawasan khusus adalah kadar tekanan darah pasien.

Reaksi tubuh pasien setelah operasi berbeda-beda. Ada yang mengalami tekanan darah naik setelah operasi, tapi ada juga yang justru mengalami hal sebaliknya, yakni tekanan darah rendah setelah operasi. Apakah ini hal yang normal atau justru tanda bahaya?

Advertisement

Beberapa jam setelah operasi, tekanan darah pasien akan terus dipantau supaya kadarnya tetap normal, yaitu berkisar pada angka 120/80 mmHg. Hal ini diperlukan bagi tim medis untuk menentukan kapan pasien bisa mendapatkan perawatan yang tepat pasca operasi.

Tekanan darah rendah setelah operasi adalah kondisi yang tidak normal yang harus cepat-cepat ditangani. Jika terus dibiarkan, hal ini dapat menyebabkan tubuh kekurangan oksigen. Dampak fatalnya, beberapa organ vital dalam tubuh akan mengalami kerusakan seperti pada jantung dan otak.

Segera konsultasikan ke dokter jika tekanan darah menurun setelah operasi. Terlebih jika disertai dengan gejala sebagai berikut:

Penyebab tekanan darah rendah setelah operasi

Ada 4 hal utama yang jadi penyebab tekanan darah rendah setelah operasi, yakni:

Advertisement

1. Efek obat bius

Obat bius, yang digunakan untuk membuat Anda tertidur selama operasi, dapat memengaruhi tekanan darah. Pada beberapa pasien, obat bius dapat menyebabkan tekanan darah menurun secara drastis.

Sebagai solusinya, dokter akan menyuntikkan obat-obatan tertentu melalui infus. Harapannya, tekanan darah Anda dapat kembali normal dan tidak mengganggu fungsi organ tubuh.

2. Penurunan volume darah

Berkurangnya jumlah darah dalam tubuh, atau disebut dengan hipovolemia, adalah salah satu penyebab tekanan darah rendah setelah operasi yang paling umum. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh perdarahan hebat selama operasi.

Meskipun Anda hanya melakukan operasi kecil atau tidak mengalami perdarahan yang berlebihan, volume darah masih bisa menurun karena proses penguapan. Semakin besar sayatan saat operasi, maka semakin banyak pula air yang menguap dari permukaan jaringan tubuh.

Advertisement

Hilangnya cairan tubuh tersebut menyebabkan jumlah plasma darah jadi menurun. Dokter biasanya akan memberikan cairan atau darah lewat infus langsung ke pembuluh darah untuk menambah jumlah darah pasien.

3. Infeksi bakteri atau virus

Tekanan darah yang menurun drastis setelah operasi juga dapat disebabkan oleh sepsis. Sepsis adalah peradangan dalam tubuh akibat masuknya bakteri, jamur, atau virus ke dalam tubuh dan meracuni darah.

Infeksi akibat sepsis bisa menyebabkan dinding pembuluh darah kecil bocor ke jaringan lain. Itulah sebabnya, sepsis termasuk kondisi darurat medis yang dapat mengancam jiwa, sehingga harus ditangani secepat mungkin.

Untuk mengatasi tekanan darah rendah setelah operasi akibat sepsis, dokter biasanya akan memberikan obat vasopresor. Jenis obat ini akan membantu mengencangkan pembuluh darah sehingga aliran darah Anda jadi normal kembali.

Advertisement

4. Masalah jantung

Ketika tekanan darah menurun pasca operasi, bisa jadi ada masalah pada jantung Anda. Salah satunya karena serangan jantung (infark miokard), yaitu matinya jaringan otot jantung akibat kekurangan suplai darah. Kondisi ini dapat terjadi sesaat setelah operasi atau bisa juga sudah Anda alami sebelumnya.

Semakin lemah otot jantung, maka jantung akan makin sulit memompa darah ke seluruh tubuh secara maksimal. Akibatnya, aliran darah ke seluruh tubuh jadi melambat dan mengakibatkan tekanan darah rendah.

Tekanan darah rendah setelah operasi juga dapat disebabkan oleh denyut jantung pasien yang terlalu lambat. Ada banyak hal yang bisa jadi penyebabnya, misalnya minum obat beta-blocker yang digunakan sebagai obat penyakit jantung atau hipertensi, pengaruh obat bius, atau obat pereda nyeri.

Kabartangsel.com

Advertisement

Source

Pemerintahan3 jam ago

Pilar Saga Ichsan Resmikan Pos Gizi di Lengkong Gudang, Tangsel Perkuat Pencegahan Stunting

Pemerintahan3 jam ago

Aspal Jalan Rawa Buntu Dikupas, Dinas SDABMBK Tangsel Tangani Dua Titik Beton Rusak

Nasional1 hari ago

Syahganda Nainggolan Tegaskan Arah Baru Komunikasi Bakom RI yang Lebih Terbuka, Dialogis dan Kolaboratif

Sport2 hari ago

BRI Super League 2026/2027, Hasil Persib vs Persik Kediri Skor 1-0

Sport2 hari ago

Hasil Persib Bandung vs Persik Kediri Skor 0-0 di Babak Pertama

Sport2 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Minggu 18 Oktober 2026: Persebaya vs PSS Sleman, Persib vs Persik

Sport2 hari ago

Hasil Akhir Persita vs Persija Skor 3-2, Macan Kemayoran Kalah Perdana

Sport2 hari ago

Kekalahan Perdana Persija Jakarta di BRI Super League 2026-2027, Persita Menang Dramatis 3-2

Sport3 hari ago

Dramatis! Persita Tangerang Hajar Persija Jakarta 3-2

Sport3 hari ago

Hasil Persita Tangerang vs Persija Jakarta Imbang 1-1 di Babak Pertama

Sport3 hari ago

Persita Tangerang vs Persija Jakarta: Jadwal, Prediksi Skor, dan Head to Head di BRI Super League 2026/27

Sport3 hari ago

Jadwal BRI Super League Hari Ini, Sabtu 17 Oktober 2026: Garudayaksa FC vs Arema FC dan Persita vs Persija Jakarta

Nasional4 hari ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Dukung Ruang Ekspresi bagi Anak-Anak Disabilitas

Nasional4 hari ago

Grand BAZNAS Awards 2026, UIN Jakarta Raih Penghargaan Lembaga Pendidikan Pendukung Zakat Terbaik

Nasional5 hari ago

Reshuffle Kabinet: Prabowo Subianto Lantik 4 Wamen, Kepala BNPB, dan Pimpinan BPGMN

Sport6 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026-2027 Pekan ke-5, 16-18 Oktober

Sport6 hari ago

Klasemen BRI Super League 2026/2027 Usai Pekan ke-4, Persija Jakarta di Puncak

Sport6 hari ago

Hasil Sidang Komdis PSSI Tanggal 1, 7, dan 8 Oktober 2026: Persiraja Didenda Rp75 Juta

Sport6 hari ago

Hasil Sidang Komdis PSSI 24-25 September 2026: Java United FC dan Persib Bandung Didenda

Sport6 hari ago

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI 23 September 2026: Persebaya dan Garudayaksa Didenda Rp100 Juta

Nasional3 minggu ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Sport3 minggu ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final

Nasional3 minggu ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Sport3 minggu ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Bisnis3 minggu ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Bisnis3 minggu ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Bisnis3 minggu ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis3 minggu ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Sport3 minggu ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Bisnis3 minggu ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Bisnis3 minggu ago

Payfazz Luncurkan EDC Mini

Sport3 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Bisnis3 minggu ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Sport3 minggu ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Bisnis3 minggu ago

Saatnya Generasi Muda Berinvestasi Lebih Mindful

Nasional3 minggu ago

Profil dan Biografi Komjen Suyudi Ario Seto, Calon Kapolri Pilihan Prabowo

Bisnis3 minggu ago

PNM Peduli Hadirkan Trauma Healing untuk di NTT

Sport2 minggu ago

38 Peserta League Cup 2026/27

Sport2 minggu ago

Hasil Drawing League Cup 2026/2027

Nasional3 minggu ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Populer