Ciputat
Veri Muhlis Dorong Pemberdayaan Pasar Tradisional

Sore menjelang malam, lalu lintas seputar pasar Cimanggis Ciputat padat seperti biasa. Jalan yang menghubungkan Pamulang-Ciputat itu sedikit terganggu dengan wara-wiri orang belanja. Wajar! Pasar tersebut memang mulai beraktifitas pukul 17.00 WIB sampai 06.00 pagi.
Di tengah kepadatan itu, Veri Muhlis yang merupakan Ketua Perhimpunan Menata Tangsel sempatkan diri belanja. Sembari memilih barang belanjaan, ia bertanya soal perkembangan pasar.
“Masih lumayan ramai pak. Rata-rata pembeli di sini langganan kami. Ada tukang warteg, tukang sayur, pemilik warung makanan, dan lain-lain. Yang belanja untuk kebutuhan rumah tangga juga ada,” kata salah satu pedagang daging ayam, Nurmala (35), menjawab pertanyaan Veri, Sabtu (21/9).
Namun, Nurmala mengeluhkan kondisi pasar yang selama ini masih belum tertata rapi. Terutama pada saat hujan, genangan air kerap mengganggu para pedagang dan pembeli.
“Ya beginilah kondisinya. Becek, kumuh, ditambah bau sampah yang menyengat. Kalau hujan pembeli sepi,” tuturnya.
Menanggapi keluhan itu, Veri berjanji menyampaikannya ke pihak yang berwenang. Ia akan mendorong pemerintah untuk mengoptimalkan penataan pasar.
“Target pemerintah Tangsel, tahun 2015 semua pasar selesai dibenahi. Tapi kita akan dorong agar masalah ini jadi prioritas utama. Kalau bisa pertengahan 2014 sudah rampung,” ujar Veri.
Menurut Calon Anggota DPRD Provinsi Banten ini, dorongan itu dilakukan mengingat peranan pasar sangat sentral. Berbagai aktivitas ekonomi rakyat, terutama kelas menengah ke bawah, dilakukan di tempat ini.
“Pasar merupakan cerminan ekonomi rakyat. Kegiatan pasar adalah kegiatan ekonomi rakyat. Karenanya, memberdayakan pasar berarti memberdayakan rakyat,” tegasnya.
Selain sebagai tempat transaksi ekonomi, lanjut Veri, pasar juga berfungsi sebagai modus interaksi sosial-budaya. Pembeli dan pedagang dari latar belakang berbeda terlibat dalam hubungan penuh keakraban.
“Antara pedagang dan pembeli dapat terjalin ikatan emosional. Kita bisa tawar menawar, saling kalkulasi demi mencapai titik temu kepuasan masing-masing,” pungkasnya. (red/kt)
Sport2 minggu agoHasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?
Sport2 minggu agoTimnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2
Pemerintahan2 minggu agoKadispora Tangsel Mengundurkan Diri, Pemkot Tangsel Pastikan Pelayanan Dispora dan Persiapan Porprov Banten 2026 Tetap Berjalan
Nasional2 minggu agoMutasi Polri 2 Oktober 2026: 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti
Sport2 minggu agoFAM Tuntut Penjelasan FIFA soal Perubahan Waktu Tambahan Indonesia vs Bangladesh
Nasional2 minggu agoPresiden Prabowo Subianto Angkat 26 Anggota Wantimpres, Ini Profil Lengkapnya
Sport2 minggu agoTamatlah Sudah Alkisah Kami: Malaysia Cetak 6 Gol ke Gawang Singapura, tapi Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup 2026
Sport1 minggu ago38 Peserta League Cup 2026/27






































