Connect with us

Lifestyle

Vetsin Adalah MSG, Ini 4 Bahayanya Jika Dikonsumsi Berlebihan

Katanya, masak tanpa vetsin diibaratkan seperti masak tanpa garam, alias kurang sedap. Ya, penggunaan penyedap atau penguat rasa dalam masakan sehari-hari memang sudah bukan hal yang aneh lagi. Mulai dari ibu rumah tangga, pedagang kaki lima, hingga juru masak di restoran sering menambahkan vetsin agar masakan yang mereka buat lebih nikmat dan menggugah selerah.

Eits, tapi hati-hati. Kebanyakan mengonsumsi vetsin dapat menyebabkan berbagai efek samping berbahaya bagi tubuh Anda, lho.

Vetsin adalah nama lain MSG

Sebelum mengetahui efek samping vetsin, ada baiknya Anda berkenalan dulu dengan penyedap makanan satu ini. Sebenarnya, vetsin adalah nama lain dari micin/mecin atau monosodium glutamat alias MSG. Bagi masyarakat Indonesia, micin tentu bukan hal yang asing lagi.

MSG telah digunakan sebagai bahan penyedap masakan sejak puluhan tahun yang lalu. MSG ditambahkan ke dalam masakan untuk menghasilkan rasa gurih, mirip dengan glutamat yang diproduksi secara alami oleh bahan makanan segar, seperti tomat, asparagus, keju, susu, ikan, dan daging.

Advertisement

Efek samping terlalu banyak mengonsumsi vetsin

Pada dasarnya vetsin adalah bahan penyedap rasa yang aman dan berguna untuk makanan. Akan tetapi, sama halnya dengan berbagai bahan makanan lainnya, vetsin tidak boleh dikonsumsi berlebihan.

Beberapa efek samping yang mungkin terjadi karena terlalu banyak mengonsumsi makanan mengandung vetsin adalah:

1. Sakit kepala

Pernakah Anda merasa sakit kepala yang serasa menusuk setelah mengonsumsi makanan tertentu? Bisa jadi penyebab sakit kepala yang Anda rasakan karena Anda makan makanan yang terlalu banyak mengandung micin atau MSG.

Advertisement

Reseptor rasa pada sel lidah mirip dengan reseptor glutamat dalam sel otak. Nah, hal inilah yang jadi penyebab kenapa MSG mampu memicu berbagai aktivitas yang tidak normal pada saraf-saraf di otak Anda. Ketika saraf di otak terstimulasi secara berlebihan, maka Anda akan lebih mungkin untuk mengalami pusing dan sakit kepala.

Bila kondisi ini terus-terusan terjadi, dapat menyebabkan kematian sel-sel saraf di otak (neuron). Padahal, neuron berperan sangat penting untuk menjalankan fungsi otak.

2. Kenaikan tekanan darah

darah tinggi setelah melahirkan

Tak hanya itu, kandungan asam glutamat pada MSG juga diyakini bisa membuat pembuluh darah Anda menyempit dan melebar. Penyempitan dan pelebaran pembuluh darah ini dapat menyebabkan lonjakan tekanan darah yang signifikan. Alhasil, tekanan darah Anda jadi tinggi setelah mengonsumsi makanan yang mengandung MSG.

3. Chinese restaurant syndrome

kebanyakan makan mie instan

Chinese restaurant syndrome adalah sekumpulan gejala yang dialmi seseorang setelah mengonsumsi makanan dari restoran makanan Cina. Gejala tersebut berupa nyeri kepala, ruam kemerahan di kulit, lemas dan lesu, sensasi panas di tenggorkan, serta keringat berlebihan.

Advertisement

Kondisi ini diduga akibat penggunaan vetsin yang berlebih. Namun, masih dibutuhkan lebih banyak penelitian lanjutan untuk memastikan bahwa micin alias MSG dapat menyebabkan gejala Chinese restaurant syndrome. 

3. Kerusakan hati

penyakit hati (liver) hepatitis sirosis

Apabila dikonsumsi berlebihan, MSG dapat menyebabkan peradangan pembuluh darah, kerusakan sel darah merah, dan bahkan kematiaan pada sel-sel di hati. Studi juga menunjukkan bahwa bahan penyedap makanan ini dapat memicu produksi senyawa kimia di tubuh yang menyebabkan peradangan.

Di sisi lain, sebagian besar makanan yang mengandung MSG cenderung memiliki kandungan lemak trans yang tinggi. Studi menunjukkan bahwa perpaduan MSG dan lemak trans ini dapat menyebabkan penyakit perlemakan hati non alkohol. Perlemakan hati non alkohol sendiri merupakan bentuk penyakit yang berpotensi serius. Jika tidak ditangani dengan tepat, kondisi ini dapat menyebabkan sirosis dan gagal hati.

4. Diabetes

beda jenis diabetes

Kerusakan hati yang disebabkan karena terlalu banyak mengonsumsi makanan yang mengandung MSG juga bisa memicu terjadinya resistensi insulin. Resistensi insulin adalah kondisi yang terjadi ketika pankreas Anda memproduksi insulin, namun sel-sel di tubuh tidak menggunakan seperti yang seharusnya. Akibatnya, terjadilah penumpukan gula dalam darah.

Advertisement

Jenis resistensi insulin ini sama dengan yang terjadi pada penyakit diabetes tipe 2. Jika tidak mendapatkan penanganan yang tepat, kondisi ini dapat menyebabkan kadar gula darah tinggi, tubuh terasa lemas dan tidak bertenaga, serta nafsu makan yang meningkat.

Gunakan vetsin secukupnya saja

msg penyedap rasa

Penting untuk diketahui bahwa vetsin tidak selalu menjadi penyebab langsung berbagai efek samping yang sudah disebutkan di atas.

Terlepas dari banyaknya kontroversi seputar bahasa MSG bagi kesehatan, Food and Drug Adminstration (FDA) Amerika Serikat atau yang setara dengan Badan POM di Indonesia, telah menyatakan MSG sebagai bahan makanan yang aman digunakan seara umum dengan label resmi GRAS. WHO dan Kementarian Kesehatan RI pun sudah menyepakati hal tersebut.

Dalam banyak kasus, berbagai efek samping vetsin juga bisa dipicu oleh banyak faktor lainnya. Misalnya, karena Anda menerapkan gaya hidup yang tidak sehat, seperti merokok, minum alkohol, jarang olahraga, serta makan makanan yang berlemak tinggi.

Advertisement

Jadi, jangan langsung menganggap bahwa vetsin berbahaya. Asalkan tidak dikonsumsi secara berlebihan, vetsin adalah bahan penyedap makanan yang aman. Meski begitu, Anda juga diminta untuk selalu waspada terhadap efek samping kesehatan yang mungkin terjadi akibat makan MSG. Terutama bagi Anda yang memang sensitif terhadap makan makanan yang mengandung MSG.

Cara mencegah efek samping vetsin

bahan alternatif msg

Satu-satunya cara ampuh untuk mencegah efek samping vetsin adalah membatasi atau bahkan tidak mengonsumsinya sama sekali.

Kalau Anda sedang makan di restoran atau di pinggir jalan, mintalah kepada penjual atau pramusaji supaya tidak menambahkan MSG ke dalam makanan yang Anda pesan. Sementara saat Anda memasak sendiri di rumah, usahakan sebisa mungkin untuk tidak menggunakan MSG.

Agar makanan tetap sedap dan menggugah selera, Anda bisa menambahkan MSG alami dari bahan-bahan yang ada di dapur. Beberapa di antaranya seperti bawang bombay, asparagus, oregano, jamur, daging saping, ayam, bebek, seafood dan lain sebagainya. Garam laut dan garam Himalaya juga bisa Anda gunakan sebagai pengganti MSG yang sehat.

Advertisement

Anda juga sebaiknya menghindari mengonsumsi makanan cepat saji, makanan beku (frozen food), dan makanan kalengan karena ketiga jenis makanan ini biasanya banyak mengandung MSG. Pastikan Anda selalu memeriksa label komposisi bahan dan nutrisi yang ada pada kemasan sebelum membelinya.

Vetsin, MSG, atau micin sering dicantumkan dengan nama lain seperti monosodium L-glutamate monohydrate, sodium glutamate monohydrate, glutamic acid, MSG monohydrate, atau monosodium salt.

Kabartangsel.com

Source

Advertisement
Nasional10 jam ago

Syahganda Nainggolan Tegaskan Arah Baru Komunikasi Bakom RI yang Lebih Terbuka, Dialogis dan Kolaboratif

Sport12 jam ago

BRI Super League 2026/2027, Hasil Persib vs Persik Kediri Skor 1-0

Sport13 jam ago

Hasil Persib Bandung vs Persik Kediri Skor 0-0 di Babak Pertama

Sport19 jam ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Minggu 18 Oktober 2026: Persebaya vs PSS Sleman, Persib vs Persik

Sport1 hari ago

Hasil Akhir Persita vs Persija Skor 3-2, Macan Kemayoran Kalah Perdana

Sport1 hari ago

Kekalahan Perdana Persija Jakarta di BRI Super League 2026-2027, Persita Menang Dramatis 3-2

Sport1 hari ago

Dramatis! Persita Tangerang Hajar Persija Jakarta 3-2

Sport2 hari ago

Hasil Persita Tangerang vs Persija Jakarta Imbang 1-1 di Babak Pertama

Sport2 hari ago

Persita Tangerang vs Persija Jakarta: Jadwal, Prediksi Skor, dan Head to Head di BRI Super League 2026/27

Sport2 hari ago

Jadwal BRI Super League Hari Ini, Sabtu 17 Oktober 2026: Garudayaksa FC vs Arema FC dan Persita vs Persija Jakarta

Nasional3 hari ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Dukung Ruang Ekspresi bagi Anak-Anak Disabilitas

Nasional3 hari ago

Grand BAZNAS Awards 2026, UIN Jakarta Raih Penghargaan Lembaga Pendidikan Pendukung Zakat Terbaik

Nasional4 hari ago

Reshuffle Kabinet: Prabowo Subianto Lantik 4 Wamen, Kepala BNPB, dan Pimpinan BPGMN

Sport5 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026-2027 Pekan ke-5, 16-18 Oktober

Sport5 hari ago

Klasemen BRI Super League 2026/2027 Usai Pekan ke-4, Persija Jakarta di Puncak

Sport5 hari ago

Hasil Sidang Komdis PSSI Tanggal 1, 7, dan 8 Oktober 2026: Persiraja Didenda Rp75 Juta

Sport5 hari ago

Hasil Sidang Komdis PSSI 24-25 September 2026: Java United FC dan Persib Bandung Didenda

Sport5 hari ago

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI 23 September 2026: Persebaya dan Garudayaksa Didenda Rp100 Juta

Sport2 minggu ago

League Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final

Sport2 minggu ago

Pembagian Grup League Cup I.League 2026/2027

Nasional3 minggu ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Sport3 minggu ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final

Nasional3 minggu ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Bisnis3 minggu ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Sport2 minggu ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Bisnis3 minggu ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Bisnis3 minggu ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis3 minggu ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Sport3 minggu ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport3 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Bisnis3 minggu ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Bisnis3 minggu ago

Payfazz Luncurkan EDC Mini

Bisnis3 minggu ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Sport2 minggu ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Bisnis3 minggu ago

Saatnya Generasi Muda Berinvestasi Lebih Mindful

Nasional3 minggu ago

Profil dan Biografi Komjen Suyudi Ario Seto, Calon Kapolri Pilihan Prabowo

Bisnis3 minggu ago

PNM Peduli Hadirkan Trauma Healing untuk di NTT

Nasional3 minggu ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Nasional3 minggu ago

Profil Suyudi Ario Seto, Putra Pandeglang Banten Disetujui DPR Jadi Calon Kapolri

Sport2 minggu ago

Hasil Drawing League Cup 2026/2027

Populer