Jabodetabek
Wakil Ketua Umum ISNU Fadli Yasir Sambut Baik Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Wakil Ketua Umum Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU), Fadli Yasir, menyambut baik konser Andrea Bocelli di Indonesia. Kehadiran penyanyi tenor kelas dunia tersebut dinilai sebagai momentum positif untuk memperkuat diplomasi kebudayaan Indonesia sekaligus memperluas interaksi masyarakat Indonesia dengan komunitas internasional. Seni dan musik memiliki ruang tersendiri dalam membangun hubungan antarmasyarakat yang melampaui batas geografis dan kebangsaan.
Menurut perspektif hubungan internasional, kebudayaan merupakan salah satu instrumen soft power yang dapat memperkuat daya tarik suatu negara di mata dunia. Musik tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga membuka ruang pertukaran nilai, pengalaman, dan ekspresi kebudayaan. Konser musisi internasional dapat menjadi kesempatan untuk memperkuat hubungan budaya, meskipun dampaknya terhadap diplomasi bergantung pada tindak lanjut dan kerja sama yang dibangun.
Fadli Yasir menilai, momentum ini relevan dengan posisi Indonesia yang menjalankan politik luar negeri bebas aktif serta berkomitmen berkontribusi terhadap perdamaian dunia.
“Diplomasi tidak hanya berlangsung melalui pertemuan antarpemerintah, tetapi juga dapat diperkuat melalui interaksi masyarakat, pertukaran seni, dan kolaborasi kebudayaan. Dalam konteks tersebut, musik dapat menjadi medium yang membantu membangun saling pengertian di tengah perbedaan identitas, agama, dan pandangan politik,” ujar Fadli Yasir melalui keterangannya, Jumat (23/10).
Sebagai organisasi yang menghimpun kaum sarjana Nahdlatul Ulama, ISNU memiliki relevansi dalam mendorong pemikiran terbuka, dialog lintas budaya, dan kontribusi intelektual bagi kehidupan masyarakat. Momentum konser Andrea Bocelli dapat menjadi refleksi bahwa kebudayaan dan seni perlu ditempatkan sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan sosial serta membangun komunikasi yang lebih inklusif. Indonesia sendiri memiliki kekayaan seni dan tradisi yang berpotensi diperkenalkan lebih luas melalui kolaborasi kebudayaan internasional.
Pada akhirnya, konser Andrea Bocelli dapat dimaknai lebih dari sekadar peristiwa hiburan, yakni sebagai kesempatan memperkuat apresiasi terhadap musik dan membuka ruang diplomasi kebudayaan.
“Musik memang tidak dapat menyelesaikan konflik geopolitik secara langsung, tetapi dapat membantu menumbuhkan empati, mempertemukan masyarakat, dan memperkuat pesan kemanusiaan. Indonesia memiliki peluang untuk mengembangkan momentum semacam ini menjadi kerja sama kebudayaan yang berkelanjutan, sehingga seni dapat berkontribusi nyata dalam membangun hubungan antarbangsa yang lebih harmonis,” tutupnya.
Sport1 hari agoHasil Persija vs Persik 2-1, Macan Kemayoran Tetap di Puncak Klasemen BRI Super League 2026/2027
Pemerintahan6 hari agoPemkot Tangsel Tunda Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya, Penutupan Jalan Belum Berlaku
Banten7 hari ago80 Santri Mathla’ul Huda Kunjungi Perpusda Banten
Pemerintahan6 hari agoCegah TPPO, Pemkot Tangsel Terus Perkuat Edukasi dan Kewaspadaan Masyarakat
Pemerintahan7 hari agoPascaledakan Ruko Pasar Cimanggis, PIlar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Prioritaskan Keselamatan dan Pemulihan Pedagang
Sport2 hari agoPrediksi Persija vs Persik Kediri di BRI Super League 2026/2027, Macan Kemayoran Diunggulkan
Pemerintahan6 hari agoDiskominfo Tangsel Gandeng Onno W Purbo Gelar Pelatihan AI bagi Ibu-Ibu
Jabodetabek4 hari agoDua Tahun Pemerintahan Prabowo, Asta Cita Prabowo Penting untuk Generasi Mendatang






































