Connect with us

Nasional

Ketua PP ISNU Hery Haryanto Azumi: Pergolakan di Jantung NU Karena Urusan Arus Bawah

Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj bersama Rais Aam PBNU KH Ma’ruf Amin, Wakil Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar dan Sekjen Presidium MDHW Hery Haryanto Azumi

Krisis yang tengah melanda organisasi Islam terbesar di Indonesia Nahdlatul Ulama belakangan ini turut mengundang perhatian banyak kalangan dari jajaran elit politik nasional sampai masyarakat umum di warung-warung kopi. Salah satunya adalah Hery Haryanto Azumi, pemikir strategis ISNU yang banyak membuat terobosan pemikiran dan strategi untuk membawa manhaj NU dapat diterima masyarakat Indonesia secara nasional.

Dalam sebuah diskusi terbatas yang diselenggarakan oleh Yayasan Menggiring Arus Dunia di Bilangan Kemang Jakarta Selatan pada Senin 24 November 2025, Ketua PP ISNU ini mengatakan bahwa pergolakan di jantung NU ini tidak dapat dipisahkan dari agenda yang telah diperingatkan oleh KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) pada saat beliau menjadi Presiden untuk selalu “membangun dari bawah”.

“Masyarakat arus bawah adalah stakeholder utama NU dalam khidmahnya. Karena itu, orientasi pergerakan dan cara bergerak NU harus mencerminkan ketulusan masyarakat dalam memperjuangkan diri dan negaranya,” katanya.

”Urusan Arus Bawah ini telah menjadikan NU sebagai organisasi masyarakat terbesar yang sangat potensial bagi semua kekuatan politik di dalam negeri maupun internasional tetapi juga sangat mengkhawatirkan bagi sebagian kalangan jika kalangan elit NU gagal memproyeksikan organisasi dan kekuatannya kepada publik nasional dan global,” tegas Hery.

Advertisement

Menurut mantan Ketua Umum PMII ini, Pemerintah menganggap NU adalah mitra strategis untuk menjalankan agenda dan program nasional. “Dengan keanggotaan dan afiliasi lebih dari 100 juta orang, siapapun pemerintahnya pasti akan merasa perlu untuk terlibat dalam upaya pengembangan NU yang sesuai dengan orientasi politik dan pembangunan yang dicanangkannya,” tururnya.

Tanpa keterlibatan NU, jelas Hery agenda dan program Pemerintah akan menjadi kehilangan akar dan relevansinya. Demikian pula, masyarakat minoritas yang selama ini mendapatkan perlindungan dengan berkembangnya paham Islam yang moderat ala NU juga berkepentingan dengan eksistensi status quo NU yang mengayomi mereka dengan tulus.

“Terkadang elit NU abai dengan fakta ini dan mudah digoda dengan suatu tawaran politik tertentu yang membuatnya tercerabut dari legitimasi sosial yang selama ini telah membesarkannya dan sesekali juga keblinger dalam sikap arogan bahwa NU dapat dijadikan kuda tunggangan politik untuk mewujudkan ambisi tersebut,” tutur kader NU yang mendapat gelar kebangsawan Kandjeng Pangeran (KP) dari Kasunanan Surakarta ini.

Oleh karena itu, menurut inisiator Forum Satu Bangsa ini, NU harus kembali menegaskan diri sebagai aset nasional yang produktif dan adaptif. NU harus terus hadir sebagai pemberi solusi atas problematika dan kebuntuan fundamental dalam berbangsa dan bernegara. Dan seterusnya, kader dan warga NU harus terlibat aktif dalam kancah-kancah strategis yang penting tidak hanya untuk warga NU tetapi juga untuk semua warga bangsa tanpa melihat melihat latar belakang agama dan kelompoknya.

Advertisement

Dengan penegasan ini, Hery menegaskan bahwa pemerintah dan publik secara umum akan kembali yakin dengan arah pengembangan NU dan dapat terlibat aktif dalam berbagai program NU yang memiliki dampak bagi kemajuan bangsa dan negara secara umum.

“Ketika NU hadir dengan solusi, kewibawaannya akan pulih dan public trust akan memberikan leverage tertinggi bagi peran NU yang lebih besar tanpa harus meminta kepada negara. Namun jika elit NU terlalu sibuk berkonflik di dalam yang hilang bukan hanya doa-doa warga NU tetapi juga harapan dan mimpi publik tentang Indonesia yang mayoritas Muslim tetapi mampu menjadi epicentrum peradaban dunia baru”, tutur Ketua Dewan Pembina Yayasan Menggiring Arus Dunia ini.

Terkait dengan pergolakan aktual di jantung NU, Hery menyatakan bahwa kepengurusan ini harus ditutup secara husnul khatimah dengan konsensus dan keterbukaan. Agenda pribadi tidak boleh mengalahkan agenda publik dan biarkan semua orang tahu apa yang harus dibenahi dari NU dan apa yang dapat mereka bantu untuk perbaikan tersebut.

“Para ulama sepuh harus diberikan kesempatan untuk memberi nasehat dan arahan agar apapun yang terjadi setelahnya tidak lepas dari konsensus publik tersebut, bukan desakan-desakan dari kekuatan tertentu belaka”, pungkas Hery.

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sport7 hari ago

League Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final

Sport7 hari ago

Pembagian Grup League Cup I.League 2026/2027

Sport7 hari ago

Hasil Drawing League Cup 2026/2027

Sport7 hari ago

38 Peserta League Cup 2026/27

Nasional1 minggu ago

Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran Rakabuming Raka, Gugatan Tak Diterima

Logo HUT ke-18 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Tahun 2026
Pemerintahan1 minggu ago

Karya Syifa Nabilah Azhari Jadi Pemenang Sayembara Logo HUT ke-18 Tangsel

Sport1 minggu ago

Ranking FIFA Timnas Indonesia Terbaru Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

FIFA ASEAN Cup 2026 Final Indonesia vs Thailand: Indonesia Juara, Menang Adu Penalti 4-2

Sport1 minggu ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Garuda Menang 4-2

Sport1 minggu ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Hasil Indonesia vs Thailand Berakhir Adu Penalti, Skor 2-2 hingga Extra Time

Pemerintahan1 minggu ago

Dinkes Tangsel Imbau Warga Waspadai Influenza A, Kenali Gejala dan Cegah Penularan

Pemerintahan1 minggu ago

Sampah Plastik Ditukar Bibit Tanaman, DLH Tangsel Dorong Kebiasaan Pilah Sampah

Pemerintahan1 minggu ago

Benyamin Davnie Sambangi CFD BSD, Warga Berolahraga hingga Berburu Kuliner UMKM

Tangerang Selatan2 minggu ago

Raker Karang Taruna Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Program Harus Tepat Sasaran

Pemerintahan2 minggu ago

Program Bantuan Jaminan Sosial BAZNAS Diluncurkan, Pilar Saga Ichsan Dorong Perlindungan Pekerja Rentan Tangsel Menuju Kemandirian Ekonomi

Nasional2 minggu ago

Mutasi Polri 2 Oktober 2026: 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti

Nasional2 minggu ago

Kapolri Suyudi Ario Seto Mutasi 88 Pati dan Pamen Polri, 19 Kapolda Diganti Termasuk Kapolda Banten

Nasional2 minggu ago

Prabowo Lantik Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Bakom RI

Nasional2 minggu ago

Presiden Prabowo Subianto Angkat 26 Anggota Wantimpres, Ini Profil Lengkapnya

Nasional2 minggu ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Sport2 minggu ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final

Nasional2 minggu ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Sport2 minggu ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Sport2 minggu ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Bisnis2 minggu ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Bisnis2 minggu ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Bisnis2 minggu ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Bisnis2 minggu ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Sport2 minggu ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Bisnis2 minggu ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis2 minggu ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Bisnis2 minggu ago

Payfazz Luncurkan EDC Mini

Nasional2 minggu ago

Profil dan Biografi Komjen Suyudi Ario Seto, Calon Kapolri Pilihan Prabowo

Nasional2 minggu ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Bisnis2 minggu ago

Saatnya Generasi Muda Berinvestasi Lebih Mindful

Nasional2 minggu ago

Profil Suyudi Ario Seto, Putra Pandeglang Banten Disetujui DPR Jadi Calon Kapolri

Sport3 minggu ago

Daftar Sanksi Komdis PSSI Kompetisi BRI Super League dan Pegadaian Championship 2026/27, Hasil Sidang 8–16 September

Nasional2 minggu ago

Pernyataan Lengkap Suyudi Ario Seto Usai Disetujui DPR RI untuk Jadi Kapolri

Populer