Tangsel
Waspada, Tangsel Rawan Curanmor

Kepala Kepolisian Resor Kota Tangerang Komisaris Besar Irfing Jaya menyatakan wilayah Tangerang Selatan saat ini paling rawan kejahatan. Jenis kejahatan yang paling tinggi adalah pencurian sepeda motor.
“70 Persen kejahatan di wilayah hukum Tangerang terjadi di Tangerang Selatan,” katanya, Jumat, 25 Oktober 2013.
Frekuensi kejahatan, kata dia, mencapai 2-3 kasus perharinya terjadi di Kecamatan Pondok Aren dan Serpong yang merupakan wilayah paling rawan tindak kejahatan tersebut. Lokasi yang paling sering terjadi sasaran tindaka kejahatan itu adalah kawasan perumahan mewah di Serpong serta perumahan elit lainnya.
Maraknya aksi kejahatan membuat pihaknya kewalahan menjangkau luasnya wilayah Kota Tangsel. Karena jumlah personil polisi Polres Kota Kabupaten Tangerang yang membawahi 20 Polsek berada 33 kecamatan di Kota Tangsel dan Kabupaten Tangerang sekitar 1.400 orang dari ideal kebutuhannya 2.500 personil.
“Jumlah personil kita masih kurang untuk menjangkau wilayah Kota Tangsel yang kasus kejahatannya terus meningkat,” kata Irfing.
Untuk menekan tindak kejahatan di Tangsel. Perlu segera dibangun kantor Polres Kota Tangsel yang terpisah dari kantor Polres Kota Kabupaten Tangerang. Setidaknya, dengan adanya kantor Polres Tangsel yang tersendiri di wilayah Tangsel, berbagai bentuk kejahatan diwilayah tersebut bisa ditangani secepatnya.
“Lokasi tanah untuk dibangun Polres Tangsel berada di Bumi Serpong Damai (BSD). Ibu Airin (Wali Kota Tangsel) sudah mengusulkan pembangunan kantor Polres Tangsel,” kata Irfin.
Berdasarkan data 2012 Polres Kota Kabupaten Tangerang, wilayah Serpong dan Pondok Aren, Kota Tangsel paling tinggi jumlah tindak kejahatan, dibanding 29 wilayah di Kabupaten Tangerang. Kasus tindak pidana di Kabupaten Tangerang dan Kota Tangsel selama 2012 mencapai 6.017 kasus. Sedangkan jumlah kejahatan selama tahun 2011 lebih tinggi dari tahun 2012 sebanyak 6.456 kasus.
Data kasus tahun 2012 periode bulan Januari- Desember, Polsek Serpong mengungkap 302 kasus dari jumlah total 936 kasus curanmor. Sedangkan tahun 2011 terdapat sebanyak 689 kasus dan yang terungkap hanya 132 kasus curanmor. Sementara di Polsek Pondok Aren, tahun 2012 dari jumlah total curanmor 447 kasus, polisi mengungkap 139 kasus. Adapun pada tahun 2011 hanya mengungkap 97 kasus dari 708 laporan curanmor. (Tmp/kt)
Sport2 minggu agoHasil Sidang Komdis PSSI Tanggal 1, 7, dan 8 Oktober 2026: Persiraja Didenda Rp75 Juta
Sport2 minggu agoHasil Sidang Komite Disiplin PSSI 23 September 2026: Persebaya dan Garudayaksa Didenda Rp100 Juta
Sport2 minggu agoHasil Sidang Komdis PSSI 24-25 September 2026: Java United FC dan Persib Bandung Didenda
Nasional1 minggu agoGrand BAZNAS Awards 2026, UIN Jakarta Raih Penghargaan Lembaga Pendidikan Pendukung Zakat Terbaik
Sport2 minggu agoKlasemen BRI Super League 2026/2027 Usai Pekan ke-4, Persija Jakarta di Puncak
Sport2 minggu agoJadwal BRI Super League 2026-2027 Pekan ke-5, 16-18 Oktober
Sport1 minggu agoDramatis! Persita Tangerang Hajar Persija Jakarta 3-2
Sport1 minggu agoHasil Persita Tangerang vs Persija Jakarta Imbang 1-1 di Babak Pertama

































