Ketua Yayasan Alwi Abduldjalil dan Hj RA Tuti Marini Habibie (Yayasan A.A & R.A. Habibie) Hj Alwini Karsum Habibie baru saja menghibahkan 6Ha tanah yang digunakan MAN Insan Cendeki (IC) Gorontalo kepada Kementerian Agama.
Penyerahan itu ditandai dengan penandatanganan akta hibah setelah ditandatangani oleh kedua belah pihak. Dari pihak Kementerian Agama diwakili oleh Sekjen Nur Syam.
Ditemui sebelum penandatanganan akta, Humas sempat berbincang dan berbagi pengalaman hidup dengan kakak kandung mantan Presiden BJ Habibie ini. Di usianya yang sudah menginjak 84 tahun, Ibu Alwini masih tampak sehat. Suaranya jelas dan keras, meski kedua kakinya sudah mulai dibantu dengan kursi roda.
“Waktu ibu saya meninggal, dia punya rumah delapan. Tapi ternyata yang dibawa hanya kain kafan. Ini yang menginspirasi kalau ada orang minta, saya kasih,” ujarnya berbagi rahasia tentang pentingnya sikap kedermawanan dalam menjalani kehidupan, Selasa (07/03) seperti dikutip dari siaranpers Kementerian agama.
“Sejak itu, saya jadi mengerti bahwa kalau meninggal tidak membawa apa-apa,” tambahnya mengajarkan pesan keikhlasan.
Pesan yang sama Ibu Alwini sampaikan dikala menyampaikan maksudnya untuk hibah tanah kepada Sekjen Nur Syam. Sebelum menandatangani akta hibah, Ibu Alwini mengatakan, “Saya ikhlas, hari ini serahkan sertifikatnya dan setelah itu tidak ada apa-apa lagi,” ujar Hj Alwini.
“Ini bersih semua saya kasih. Semua pajak sudah dibayar semua. Saya serahkan lillaahi ta’ala, mudah-mudahan jadi amal buat orang tua saya,” tambahnya.
Atas nama Kementerian Agama, Sekjen Nur Syam menyampaikan terima kasih kepada keluarga besar Habibie atas hibah tanah yang telah diberikan. “Keikhlasan yang ibu berikan, tentu menjadi amanah bagi Kemenag untukmengelola tanah ini sebaik baiknya untuk kemajuan Indonesia,” ucapnya.
“Kami yang dititipi, mudah-mudahan amanah dalam mengembangkan pendidikan,” imbuhnya.
MAN IC Gorontalo didirikan oleh mantan Presiden Habibie 20 tahun yang lalu, bersama dengan MAN IC Serpong di Kota Tangerang Selatan (tangsel). Hingga kini, banyak prestasi yang sudah diraih oleh madrasah yang saat ini menjadi binaan Kementerian Agama. Lulusannya juga banyak diterima di perguruan tinggi ternama, dalam dan luar negeri.
MAN IC juga saat ini menjadi contoh bagi pendidikan Indonesia. MAN IC terus berkembang hingga saat ini sudah ada 23 madrasah yang tersebar di beberapa provinsi.”Semua diilhami oleh program pendidikan yang dikembangkan dan diinspirasi Pak Habibie,” kata Nur Syam yang sebelumnya juga menjabat sebagai Dirjen Pendidikan Islam. (pr/fid)
Sport2 minggu agoJadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026
Sport2 minggu agoKlasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak
Nasional3 hari agoSiapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya
Sport2 minggu agoJadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib
Banten2 minggu agoHasil Dewa United vs PSS Sleman Berakhir 2-1 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27
Sport2 minggu agoPersijap Jepara vs Persib Bandung: Maung Bandung Menang 2-1
Sport4 hari agoJadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final
Banten2 minggu agoSTAI Syekh Manshur Gelar Bedah Buku “Manajemen Cinta Sebagai Hidden Kurikulum di Madrasah” dan “Ekosistem Mutu Pendidikan Islam Paradigma Baru Menuju Pendidikan Islam Berdampak”












