Citizen Journalism
3 Alasan Memilih Tinggal di Tangsel

Secara administratif, kota Tangsel memang masih baru. Tercatat hari lahir kota Tangsel adalah 26 November 2008. Tapi, jangan membayangkan Tangsel seperti kota-kota lainnya di Provinsi Banten. Kota ini sudah sangat berkembang karena didukung oleh kawasan seperti Bintaro, BSD, Alam Sutera, Lippo Karawaci, dll.
Saya pindah ke daerah Tangsel, tepatnya Pamulang 2, sejak 2 Januari 2008. Mengapa saya memilih tinggal di kota ini setelah jadi anak kos sekitar 4 tahun di Cipulir? Berikut 3 alasannya :
Harga rumah yang masih terjangkau
Awalnya saya ingin menuliskan faktor jarak ke tempat kerja sebagai alasan pertama, tapi kalau karena jarak mestinya saya cari rumah saja di Jakarta Selatan. Kenapa mesti jauh-jauh ke Tangsel. Alasan utamanya adalah harga rumah saat itu masih terjangkau oleh kantong buruh kantoran seperti saya. Bedanya bisa 4 – 5 kali lipat harga rumah di pinggiran Jakarta Selatan dengan tipe dan luas tanah yang sama. DP hanya 10% dan bisa diangsur beberapa kali hingga akad kredit. Meskipun sekarang harganya sudah meroket juga.
Pilihan transportasi menuju Jakarta
Sebagai seorang karyawan Yang bekerja di Jakarta, pilihan transportasi menjadi pertimbangan tersendiri. Sebelum memilih Tangsel, saya sudah survey ke beberapa tempat. Dari rumah, terdapat beberapa pilihan angkutan menuju Jakarta. Pertama KRL, karena rumah lumayan dekat dari stasiun kereta seperti Sudimara dan Rawa Buntu. Ada juga trans BSD dan trans Bintaro. Keduanya sudah pernah saya coba jika sedang tidak ingin naik KRL. Jika ingin bawa kendaraan sendiri dan menikmati macet, tol BSD tidak begitu jauh dari rumah. Yang belum pernah saya coba adalah bawa motor ke kantor. Membayangkannya saja saya sudah tidak sanggup… Hehehe.
Fasilitas yang lengkap
Judulnya memang Pamulang 2, mungkin ada yang bertanya fasilitas apa sih yang ada di sana selain deretan Alfamart dan Indomaret. Jangan salah, tempat saya dekat dengan kawasan Bintaro, BSD, dan Alam Sutera. Tinggal pilih mau menikmati fasilitas apa, kemudian menengok isi dompet. Kalau sekadar jalan-jalan dengan biaya minim sih ada banyak mall besar di Tangsel, ada hutan kota yang hijau dan luas, ada jalur sepeda yang menantang, dll. Mau main air, tinggal ke Ocean Park BSD. Mau nonton bioskop tinggal ke Teras Kota, mau makan atau wisata kuliner, mau ke rumah sakit, semuanya ada di Tangsel. Sekolah untuk anak-anak pun terdapat banyak pilihan sekolah dengan kualitas terjamin, seperti Al Azhar, Insan Cendekia, Swiss German University, dan masih banyak lagi.
Nah, demikianlah 3 alasan saya memilih tinggal di Tangsel. Mudah-mudahan bisa membantu mereka yang sedang mencari lokasi untuk tinggal di sekitar Jakarta. Saran saya, setelah membaca jangan lupa survei langsung dan rasakan atmosfernya. Cocok atau tidak dengan Anda. Selamat mencari…
Sumber: Kirman Syam
Bisnis2 hari agoLamiPak Indonesia Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di TOP CSR Awards 2026
Pemerintahan2 hari agoPeringati Hari Lahir Pancasila, Benyamin Davnie Serukan Persatuan, Gotong Royong, dan Kepedulian Sosial
Pemerintahan3 hari agoPemkot Tangsel Hadirkan 5.000 Titik Internet Gratis, Jangkau 379 Masjid dan 376 Musala
Pemerintahan3 hari agoInternet Gratis Jangkau 379 Masjid dan 376 Musala, Pemkot Kini Hadirkan Aplikasi Tangsel Mengaji Berbasis AI
Cek Fakta3 hari agoAwas Hoaks! Pemkot Tangsel Siap Melegalkan Miras demi Meningkatkan PAD
Sport3 hari agoPersib Bandung dan Borneo FC Samarinda Wakili Indonesia di ASEAN Club Championship Shopee Cup 2026/27
Sport3 hari agoMoto3 Italia 2026: Veda Ega Pratama Finish ke-8, Hakim Danish Amankan Podium ke-3
Sport3 hari agoKapten Persita Tangerang Minta Maaf Gagal Penuhi Target BRI Super League 2025/26

















