Lifestyle
3 Pengobatan Alternatif untuk Osteopenia (Kepadatan Tulang Menurun)

Pernahkah Anda mendengar osteopenia? Kondisi ini berbeda dengan osteoporosis. Seseorang yang didiagnosis osteopenia berarti mengalami penurunan kepadatan tulang di bawah normal. Supaya osteopenia tidak bertambah buruk, pasien bisa menjalani pengobatan alternatif. Apa saja pengobatannya?
Pengobatan alternatif untuk osteopenia
Walaupun berbeda, osteopenia dan osteoporosis saling berkaitan. Ketika seseorang mengalami osteopenia, itu artinya tulang orang tersebut mengalami peralihan dari sehat menuju osteoporosis.
Untuk mengetahuinya, pasien perlu melakukan tes dual-energy x-ray absorptiometry (DXA) untuk mengukur kandungan mineral pada tulang.
Menurut Dr. Mauren Conelly dari Harvard Medical School, jika tes menunjukkan osteopenia, pasien perlu menjalani tes kepadatan mineral setiap dua atau lima tahun sekali. Tujuannya, tidak hanya mengamati kondisi tulang tapi mencegah kemungkinan terjadinya osteoporosis.
Osteopenia bisa diobati, namun beberapa dokter khawatir jika pemberian obat osteopenia akan berlebihan. Kemungkinan dokter akan merekomendasikan pengobatan alternatif untuk osteopenia, seperti:
1. Diet dan suplemen

Kekurangan vitamin D sangat umum dialami oleh pasien dengan osteopenia. Vitamin ini diperlukan untuk membangun tulang dan otot yang kuat. Tanpa vitamin D, tubuh tidak dapat menyerap kalsium secara efektif, yakni nutrisi yang juga penting untuk tulang.
Fungsi penting dari vitamin ini perlu dicukupi oleh pasien osteopenia. Anda bisa mendapatkannya dari makanan, seperti ikan, telur, dan produk susu. Vitamin ini juga bisa didapat dari suplemen, dengan catatan penggunaannya harus di bawah pengawasan dokter.
Agar pengobatan alternatif untuk osteopenia ini hasilnya maksimal, pasien perlu paparan sinar matahari pagi. Sinar matahari yang mengandung sinar UVB ternyata dapat membantu tubuh mengolah vitamin D.
2. Mengikuti olahraga taichi


Tai chi adalah gabungan seni dan olahraga yang berfokus untuk menjaga keseimbangan tubuh. Gerakannya dilakukan dengan tenang dan perlahan, tidak seperti senam aerobik yang cepat. Saat melakukan gerakan, pasien harus mengatur napas dan pikirannya tetap tenang layaknya sedang bermeditasi.
Sebuah studi dalam jurnal Osteoporosis International menyebutkan bahwa gerakan tai chi dapat menyehatkan tulang, karena bisa merangsang pertumbuhan dan kepadatan tulang.
Bila pengobatan alternatif untuk osteopenia ini dilakukan secara rutin, pasien dapat menjaga keseimbangan tubuhnya dengan baik. Dengan begitu, pasien tidak lagi rentan terjatuh dan tidak memberikan tekanan berlebihan atau masalah pada tulang.
3. Minum teh hijau


Pada penelitian yang sama, hasil latihan taichi akan maksimal jika pasien juga minum teh hijau. Periset menjelaskan bahwa kombinasi keduanya memberikan dampak positif pada tulang. Kandungan katekin—senyawa antioksidan—pada teh hijau dan tai chi dapat menunda degenerasi tulang dan cedera pada otot.
Menjalani gaya hidup yang sehat juga diperlukan
Selain mengikuti pengobatan alternatif di bawah pengawasan dokter, penerapan gaya hidup sehat juga diperlukan oleh pasien osteopenia. Jaga berat badan Anda tetap terkendali dan hentikan kebiasaan merokok serta minum alkohol.
Bila berat badan Anda terus naik, tekanan pada tulang akan semakin besar sehingga melemahkan tulang. Jangan lupa sesuaikan kegiatan yang Anda lakukan dengan kondisi tubuh.
Sebaiknya kurangi pekerjaan yang mengharuskan Anda mengangkat benda yang berat. Kemudian, istirahat yang cukup supaya tubuh Anda bugar dan sehat secara menyeluruh.
Kabartangsel.com
Bisnis3 minggu agoLamiPak Indonesia Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di TOP CSR Awards 2026
Pemerintahan3 minggu agoPeringati Hari Lahir Pancasila, Benyamin Davnie Serukan Persatuan, Gotong Royong, dan Kepedulian Sosial
Pemerintahan3 minggu agoPemkot Tangsel Hadirkan 5.000 Titik Internet Gratis, Jangkau 379 Masjid dan 376 Musala
Pemerintahan3 minggu agoInternet Gratis Jangkau 379 Masjid dan 376 Musala, Pemkot Kini Hadirkan Aplikasi Tangsel Mengaji Berbasis AI
Bisnis4 minggu agoSepanjang 2025, Pelindo Petikemas Setor Rp1,73 Triliun
Sport4 minggu agoPersita Tangerang Evaluasi Total Usai Musim Kompetisi 2025/26, Ahmed Zaki Iskandar Siapkan Pembenahan Besar
Banten3 minggu agoBank Banten Dukung Gebyar Talenta Siswa dan Berikan Apresiasi Siswa Berprestasi
Cek Fakta3 minggu agoAwas Hoaks! Pemkot Tangsel Siap Melegalkan Miras demi Meningkatkan PAD






























