Connect with us

Lifestyle

4 Langkah Sederhana Menumbuhkan Rasa Empati Anak

Empati adalah kemampuan untuk mengolah rasa yang harusnya dimiliki semua orang, sekalipun itu anak-anak. Mengajarkan anak untuk berempati sejak dini sangat penting karena hal tersebut dapat membantu mereka dalam membangun dan menjalin hubungan dengan orang-orang di sekitarnya.

Jika Anda berpikir bahwa menumbuhkan empati pada anak itu susah, Anda salah besar. Faktanya, mengasah rasa empati anak dapat dilakukan sejak dini dengan cara-cara sederhana yang bisa Anda lakukan setiap saat. Coba berbagai cara di bawah ini untuk menumbuhkan rasa empati pada anak.

Empati adalah hal penting yang harus dimiliki semua orang

Empati adalah kemampuan untuk dapat menempatkan diri pada posisi orang lain dan memahami emosi dari perasaan orang tersebut. Memiliki rasa empati berarti Anda mampu untuk mengerti apa yang orang lain rasakan dan pikirkan. Tak hanya itu, rasa empati juga membuat Anda memahami kondisi orang lain, di mana Anda benar-benar merasakan dan memikirkan bagaimana ketika Andalah yang berada pada situasi tersebut.

Advertisement

Setiap orang, termasuk anak-anak, harusnya memiliki kemampuan untuk berempati. Penelitian telah menemukan bahwa empati adalah salah satu hal penting yang harus dimiliki setiap orang karena membantu membangun serta mempertahankan hubungan yang sehat dan bahagia dengan orang lain.

Tanpa adanya empati di dalam diri anak-anak, maka mereka cenderung akan bersikap tidak peduli dengan sekitarnya. Anak-anak juga tidak mau dan tidak bisa merasakan penderitaan yang dialami orang lain. Bahkan, anak juga bisa saja tidak menunjukkan rasa menyesal setelah menyakiti orang lain. Alhasil, anak akan lebih sering merendahkan, meremehkan, atau mengucilkan orang lain yang sedang mengalami kesulitan.

Jika buah hati Anda tumbuh tanpa rasa empati, ia akan sulit mendapatkan teman karena ia dijauhi atau tidak disukai teman-temannya. Apabila hal tersebut terus-terusan terjadi, tentu akan berpengaruh pada keadaan jiwanya saat dewasa. Saat anak Anda dewasa, ia akan jadi lebih mudah stres, cemas, depresi, hingga berniat melakukan bunuh diri.

Rasa empati sudah mulai terbentuk sejak bayi

perkembangan bayi 8 minggu

Anak-anak sudah mampu menunjukkan rasa empatinya sejak usia 8 hingga 10 bulan. Sejak usia tersebut, anak Anda umumnya sudah bisa menunjukkan bentuk empati mereka ketika melihat seseorang yang menangis.

Advertisement

Secara tak sadar, mereka akan memperlihatkan raut wajah yang tampak sedih juga. Meski begitu, tidak semua bayi dapat menunjukkan rasa empati ini karena setiap anak memiliki perkembangan yang berbeda-beda.

Berbagai cara menumbuhkan rasa empati pada anak

komunikasi dengan anak hubungan anak dengan orangtua

Empati bukanlah suatu hal yang bisa muncul dengan sendirinya sejak kita lahir. Sebaliknya, rasa ini akan muncul jika dipupuk sejak dini oleh orangtua atau lingkungan sekitar. Oleh sebab itu, dibutuhkan waktu yang lama untuk menumbuhkan rasa empati di dalam diri seseorang.

Nah, jika Anda bertanya-tanya bagaimana cara menumbuhkan rasa empati pada anak sejak dini, berikut beberapa tips yang bisa Anda coba:

1. Pastikan kebutuhan emosional anak Anda terpenuhi

Agar seorang anak dapat merasakan dan mengekspresikan rasa empatinya kepada orang lain, pastikan bahwa kebutuhan emosionalnya sendiri sudah dipenuhi terlebih dahulu. Jadi sebagai orangtua, pastikan Anda dapat memberikan dukungan emosional anak sebelum mereka memberikannya kepada orang lain.

Advertisement

Contohnya jika raut wajah anak menunjukkan kesedihan, Anda bisa mengatakan, “Ibu merasa cemas kalau lihat kamu sedih seperti ini terus. Jangan sedih, senyum dong biar cantiknya kelihatan..”

2. Ajari anak Anda cara mengatasi emosi negatif

Setiap orang pasti pernah mengalami emosi negatif seperti rasa marah dan cemburu. Namun, jangan biarkan anak Anda menunjukkan emosi negatif ini terus-terusan. Mulai sejak dini, Anda harus mengajari anak Anda cara mengatasi emosi negatif dengan cara yang positif.

Ketika anak Anda memukul temannya, jangan langsung memarahinya. Sebaiknya pisahkan pertengkaran tersebut dan tunggu sampai anak Anda agak tenang.

Nah, setelah dirasa sudah tenang, pelan-pelan ajak anak Anda dan temannya untuk berbicara tentang apa yang mereka rasakan masing-masing. Dengarkan penjelasan mereka dengan seksama. Setelah itu berilah pemahaman kepada anak bagaimana cara mengekspresikan perasaan mereka dengan cara yang lebih adaptif.

Advertisement

Contohnya, Anda bisa memberi penjelasan seperti, “Kamu kayanya kesal sekali ketika Budi mengambil mobil-mobilan mu. Ibu pikir itu sebabnya kamu akhirnya memukul Budi. Tak perlu memukul, karena kamu bisa bicara baik-baik kepada Budi.”

Sampaikan juga cara yang sebaiknya dilakukan anak Anda, “Kamu bisa loh, bilang ke Budi pelan-pelan kalau sekarang sudah gilaran kamu untuk main, dan kamu bisa kasih mobilnya nanti setelah kamu selesai main”

3. Tanyakan, “Bagaimana perasaanmu?”

Ketika anak tak mau mengalah dan secara tidak sengaja memukul teman atau saudara kandungnya, Anda perlu menjelaskan bahwa perilaku seperti itu dapat menyakiti orang lain secara fisik atau emosional.

Cobalah mengatakan sesuatu seperti, “Bagaimana perasaanmu jika seseorang mengambil mainanmu?” atau “Bagaimana perasaanmu jika seseorang memukulmu?”

Advertisement

Sebutkan tentang perasaan itu dan bantu anak Anda memahami emosi dan perasaan tersebut.

Jika anak Anda berperilaku baik terhadap seseorang, seperti mencoba menghibur teman yang menangis, katakan, “Kamu baik sekali karena sudah khawatir tentang kondisi teman mu, Ibu yakin teman mu pasti merasa senang lagi setelah kamu menghiburnya.”

Sementara jika anak Anda berperilaku tidak baik atau negatif, katakan, “Ibu tahu kamu mungkin merasa sangat marah, tapi apa yang kamu lakukan tadi justru membuat temanmu sedih karena kamu mengambil mainannya secara paksa. Kamu ngga mau ‘kan liat teman mu sedih?”

4. Berikan contoh yang baik

Anak adalah peniru yang ulung. Segala hal baik dan buruk yang ia tunjukkan tak terlepas dari caranya meniru perilaku orangtua atau orang-orang di sekitarnya. Oleh karena itu, untuk menumbuhkan rasa empati anak, pastikan Anda juga memberikan contoh yang baik.

Advertisement

Tunjukkan padanya menjadi orang yang sopan, bersikap baik dan penuh kasih terhadap semua makhluk hidup. Dengan membantu anggota keluarga, teman, tetangga, dan bahkan orang lain yang mengalami kesulitan, Anda sudah mengajari si kecil bagaimana menjadi orang yang berempati.

Kabartangsel.com

Source

Advertisement
Properti2 hari ago

Citra Garden Serpong, Hunian Modern di Kawasan Strategis Tangerang

Techno2 hari ago

3 Cara Kerja eSIM XL untuk Koneksi Tanpa Kartu Fisik

Pemerintahan4 hari ago

HUT ke-81 RI, Perangkat Daerah Pemkot Tangsel Adu Kekompakan Lewat Beragam Lomba

Nasional4 hari ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Langsung Kondisi Warga Kampung Waso dengan Sepeda Motor

Nasional4 hari ago

Kunjungi Pengungsi Gempa Sikka, Wapres Gibran Rakabuming Raka Sampaikan Empati dan Permohonan Maaf

Nasional4 hari ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Sejumlah Fasilitas Terdampak Gempa di Sikka NTT

Pemerintahan4 hari ago

Benyamin Davnie: Pelayanan Publik Tangsel Harus Makin Mudah dan Cepat Lewat Teknologi

Pemerintahan5 hari ago

TARA C-MORE, Daycare Ramah Anak di Pemkot Tangsel

Pemerintahan5 hari ago

Melalui Tangsel Mengaji, Pilar Saga Dorong Peran Guru Ngaji Diperkuat untuk Bentuk Karakter Generasi Muda di Era Digital

Pemerintahan5 hari ago

Tb. Asep Nurdin: TangselKota-CSIRT Perkuat Keamanan Layanan Digital Pemkot Tangsel

Pemerintahan7 hari ago

Tasyakuran HUT ke-81 RI, Benyamin Davnie Ajak Masyarakat Tangsel Perkuat Kebersamaan

Pemerintahan1 minggu ago

Tingkatkan Kompetensi Digital, Warga Tangsel Belajar Content Creator dan Coding di Masjid

Pemerintahan1 minggu ago

Penurunan Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI di Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Generasi Muda Harapan Bangsa

Pemerintahan1 minggu ago

HUT ke-81 RI, Benyamin Davnie: Kedaulatan Dimulai dari Optimalisasi Potensi Tangsel

Pemerintahan1 minggu ago

HUT ke-81 RI, Benyamin Davnie Ajak Warga Tangsel Perkuat Persatuan dan Kontribusi untuk Pembangunan

Pemerintahan1 minggu ago

Parade Tank Meriahkan HUT ke-81 RI di Tangsel, Ribuan Warga Antusias Menyaksikan

Pemerintahan1 minggu ago

Pemkot Tangsel Gelar Renungan Suci di TMP Seribu

Pemerintahan1 minggu ago

Benyamin Davnie Ajak Warga Tangsel Urus Tanah Warisan, Ada Diskon BPHTB 81 Persen

Pemerintahan1 minggu ago

Jelang Porprov VII Banten 2026, Tangsel Percepat Finalisasi Venue dan Akomodasi

Pemerintahan1 minggu ago

Jelang HUT ke-81 RI, Pemkot Tangsel Terus Matangkan Persiapan Upacara Kemerdekaan

Sport2 minggu ago

Daftar 18 Klub Peserta Super League 2026/2027, Lengkap dengan Kode Tim

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap Super League 2026/2027 Pekan Pertama, 4-6 September 2026

Sport2 minggu ago

18 Tim Peserta BRI Super League 2026/2027

Bisnis2 minggu ago

Kolaborasi Tokio Marine Life dan BAZNAS Jakarta Ciptakan Peluang Inklusif

Serba-Serbi2 minggu ago

Cara Cek Desil DTSEN BPS dengan NIK

Bisnis2 minggu ago

Puluhan Praktisi Sustainability Studi Banding ke Bogasari Flour Mills Jakarta

Pemerintahan1 minggu ago

Parade Tank Meriahkan HUT ke-81 RI di Tangsel, Ribuan Warga Antusias Menyaksikan

Pemerintahan1 minggu ago

Pemkot Tangsel Gelar Renungan Suci di TMP Seribu

Pemerintahan3 minggu ago

Cegah Banjir, Pemkot Tangsel Keruk Sungai Ciputat di Kawasan Pondok Hijau

Banten2 minggu ago

Dewa United Siapkan Kekuatan Baru di Super League 2026/2027

Sport2 minggu ago

Jadwal Brisbane Roar vs Dewa United dan Persija Jakarta

Pemerintahan1 minggu ago

Benyamin Davnie Ajak Warga Tangsel Urus Tanah Warisan, Ada Diskon BPHTB 81 Persen

Sport2 minggu ago

Persita Tangerang Datangkan Tyronne del Pino di BRI Super League 2026/2027

Sport2 minggu ago

Jadwal Dewata Challenge Series 2026: Bali United, Persib Bandung, dan Sabah FC

Bethsaida Hospital Gading Serpong Luncurkan Urology & Nephrology Clinic untuk Penanganan Batu Saluran Kemih, Ginjal, dan Prostat
Tangerang3 minggu ago

Bethsaida Hospital Gading Serpong Luncurkan Urology & Nephrology Clinic untuk Penanganan Batu Saluran Kemih, Ginjal, dan Prostat

Pemerintahan3 minggu ago

PPID Tangsel Perkuat Layanan Informasi Publik, Benyamin Davnie: Wujudkan Pemerintahan yang Transparan dan Responsif

Pemerintahan2 minggu ago

Tangkal Hoaks di Era AI, Diskominfo Tangsel dan NU Perkuat Literasi Digital

Hukum2 minggu ago

Polsek Kelapa Dua Gelar Razia dan Imbauan Kamtibmas Malam Hari

Pemerintahan1 minggu ago

HUT ke-81 RI, Benyamin Davnie: Kedaulatan Dimulai dari Optimalisasi Potensi Tangsel

Nasional2 minggu ago

Di Silatnas Majelis Alumni IPNU, Hery Haryanto Azumi Serukan Muktamar NU ke-35 Jadi Ruang Kegembiraan, Persaudaraan, dan Gagasan

Populer