Lifestyle
4 Macam Obat yang Efek Sampingnya Merusak Mata

Setiap obat, yang dijual bebas atau yang pakai resep dokter, punya aturan pakai dan dosisnya masing-masing. Kenapa? Aturan pakai dibuat sedemikian rupa dan harus dipatuhi setiap orang yang menggunakannya agar obat bekerja efektif. Selain itu, menaati aturan pakai obat juga menghindari Anda dari risiko efek samping yang justru berbalik merugikan kesehatan. Berikut adalah empat jenis obat yang efek sampingnya dapat merusak saraf mata jika digunakan sembarangan.
Obat yang dapat merusak mata jika digunakan sembarangan
Setiap obat di bawah ini dibuat khusus untuk mengobati penyakit atau masalah kesehatan tertentu, dan sudah terbukti aman. Namun, cara menggunakannya yang keliru atau sembarangan dapat membahayakan kesehatan mata.
1. Obat malaria
Obat malaria seperti chloroquine dan hydroxychloroquine dapat menyebabkan merusak lapisan saraf mata (retina) jika diminum lebih dari batasan dosis maksimalnya dalam sehari.
Asupan total dosis chloroquine yang lebih dari 300 gram per hari dapat meracuni retina. Untungnya, saat ini klorokuin sudah jarang digunakan karena ada jenis obat malaria lain yang lebih aman dan efektif.
Lain halnya dengan hydroxychloroquine yang masih umum digunakan untuk mengobati malaria. Maka jika Anda diresepkan obat ini, perhatikan dan taatilah aturan pakai serta takaran dosisnya.
Risiko kerusakan retina akibat pemakaian hydroxychloroquine dapat meningkat drastis apabila total dosis dalam tubuh sampai melebihi 1000 gram, atau pemberian dosis yang melebihi 6.5 mg/kg/hari.
Gejala yang dirasakan dapat berupa penurunan tajam penglihatan atau timbulnya bintik/bercak hitam pada area penglihatan.
Sebelum dokter meresepkan ini biasanya Anda akan disarankan untuk melakukan pemeriksaan tajam penglihatan, lapang pandang, dan kemampuan melihat warna.
2. Antiesterogen
Efek samping obat antiestrogen seperti tamoxifen untuk mengobati kanker jarang sampai bisa merusak mata. Apalagi jika pemberian dosis obat masih dalam takaran yang dapat ditoleransi tubuh, yaitu 20-40 mg per hari.
Namun, pemberian dosis tinggi yang melebihi 180 mg per hari selama satu tahun dapat menyebabkan retinopati. Gejalanya berupa penglihatan buram taraf ringan.
Sementara pada beberapa kasus ditemukan adanya peradangan pada batang saraf mata, yang menyebabkan penglihatan buram serius. Peradangan batang saraf mata juga dapat menyebabkan penurunan kemampuan membedakan warna, dan nyeri pada daerah belakang mata.
Menghentikan penggunaan obat dapat menghentikan proses peradangan, tapi harus dengan izin dan di bawah pengawasan dokter.
3. Obat TBC
Etambutol merupakan obat TBC (tuberkulosis) yang paling sering merusak batang saraf mata jika pemberian dosisnya melebihi 35 mg/kg berat badan. Kerusakan mata umumnya baru terasa setelah menjalani pengobatan selama 3-6 bulan.
Gejala yang timbul berupa penglihatan buram pada kedua mata tanpa disertai rasa nyeri dan gangguan penglihatan warna.
Menghentikan dosis obat dapat menyembuhkan sebagian besar gangguan tajam penglihatan dan gangguan penglihatan warna. Namun untuk itu Anda harus diskusi dulu dengan dokter. Hanya dokterlah yang bisa dan berhak menghentikan dosis obat Anda setelah mempertimbangkan beragam faktor.
Tes buta warna Ishihara dan pemeriksaan tajam penglihatan rutin sebelum dan selama pengobatan dapat membantu mendeteksi kerusakan lebih dini.
4. Obat epilepsi
Obat epilepsi (antikejang) seperti vigabatrin dapat mengganggu batang saraf mata, tapi jarang sampai menurunkan tajam penglihatan.
Masalah mata yang terjadi pada kurang lebih sepertiga pengguna obat ini adalah gangguan lapang pandang (berkurangnya luas area penglihatan). Gangguan lapang pandang yang dialami dapat berupa penyempitan pada seluruh area penglihatan ataupun hanya pada daerah hidung.
Sayangnya, penghentian penggunaan obat tidak akan mengembalikan lapang pandang yang sudah rusak. Pemeriksaan rutin luas lapang pandang setiap 3-6 bulan merupakan satu-satunya cara untuk mencegah kerusakan meluas.
Kabartangsel.com
Tangerang4 minggu agoKinanthi Trans Solusi Layanan Sewa Bus Pariwisata Tangerang untuk Mobilitas Massal yang Efisien
Sport3 minggu agoFIFA World Cup 2026 Schedule: Complete Fixtures, Groups, Format, and Tournament Dates
Sport3 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026 Lengkap
Nasional4 minggu agoKementerian UMKM Terus Dorong Penguatan Kemitraan Global bagi Pelaku UMKM Indonesia
Nasional4 minggu agoWamen UMKM Helvi Moraza Dorong Bali Jadi Pusat Wellness Dunia
Nasional4 minggu agoPresiden Prabowo Lantik Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN, Trenggono dan Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala BGN, serta Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden
Sport4 minggu agoVeda Ega Pratama Kena Hukuman Long Lap Penalty, Misi Berat Menanti di Moto3 Hungaria 2026
Bisnis4 minggu agoIKPP Tangerang 50 Tahun Berkarya, Perkuat Kontribusi Lingkungan dan Sosial melalui Rekam Jejak Penghargaan Berkelanjutan


























