Lifestyle
4 Tips Mencegah Bahaya Berdiri Terlalu Lama Pada Ibu Hamil

Kesehatan ibu hamil sangat perlu diperhatikan karena berkaitan pula dengan kesehatan janin. Tidak hanya meliputi makanan, aktivitas pun harus disesuaikan dengan kondisi tubuhnya. Salah satu yang paling sering disebutkan adalah tidak boleh berdiri terlalu lama. Apa bahaya berdiri terlalu lama saat hamil? Lantas, adakah tips untuk menghindari bahaya tersebut?
Apa saja bahaya berdiri lama saat hamil?
Berdiri terlalu lama pasti membuat Anda pegal, apalagi jika Anda sedang hamil. Tidak hanya itu, Hilda Hutcherson, MD, seorang ginekologi dan dosen kebidanan di Columbia University Medical Center, juga menyebutkan dampak lain berdiri lama pada ibu yang hamil.
“Berdiri lama saat hamil, terutama selama trimester terakhir, dapat menyebabkan sakit punggung bawah, pembengkakan dan nyeri di kaki,” jelasnya pada The Bump.
Sementara itu, studi yang diterbitkan dalam Occupational and Environmental Medicine tahun 2012 menemukan adanya bahaya lain berdiri lama pada ibu hamil.
Studi tersebut menunjukkan ibu hamil yang bekerja berjam-jam mengandalkan kakinya, seperti berdiri atau mengangkat barang dengan jam kerja lebih 40 jam seminggu berisiko melahirkan bayi yang lebih kecil.
Perbedaan ukuran lingkar kepala dan berat bayi ini terlihat pada trimester ketiga dan seterusnya. Namun, riset itu belum meneliti lebih lanjut apakah bahaya tersebut akan terus berpengaruh hingga bayi dilahirkan atau tidak.
Tips mencegah bahaya berdiri lama saat hamil

Sebagian besar wanita dapat terus bekerja selama masa kehamilan. Hal ini tentu menjadi sebuah tantangan.
Tak hanya saat bekerja yang mengharuskan mereka berdiri, perjalanan menuju tempat kerja juga membuat mereka membutuhkan tenanga untuk tetap berdiri dengan perut yang membuncit.
Misalnya saja, saat menunggu di halte tanpa tempat duduk atau ketika berada di dalam bus dan kereta.
Agar terhindar dari bahaya yang mungkin muncul ketika ibu hamil terlalu lama berdiri, ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan, seperti:
1. Cek kehamilan rutin
Chynthia Gyamfi, MD, seorang ginekolog di Presbyterian New York Hospital menyebutkan cara untuk menghindari dampak berdiri lama ibu hamil.
“Yang bisa dilakukan untuk menghindari bahaya terlalu lama berdiri saat hamil, yakni menyesuaikan jadwal kerja. Selain itu, teruslah memantau perkembangan janin lewat USG secara berkala,” tutur Gyamfi pada WebMD.
Agar jam kerja lebih ringan, Anda bisa membicarakan kondisi Anda pada pihak perusahaan. Jangan lupa rencanakan dan ajukan cuti melahirkan lebih awal agar memudahkan Anda.
2. Jangan memaksakan diri


Agar terhindar dari bahaya yang mungkin muncul akibat terlalu lama berdiri, ibu hamil harus mengenal tubuhnya dan jangan memaksakan diri. Utamakanlah untuk istirahat.
Jangan memaksakan diri bekerja di kantor jika merasa kelelahan. Jika memungkinkan, Anda bisa mengajukan untuk bekerja secara remote dari rumah. Jika tidak mungkin, ajukanlah cuti demi kesehatan Anda dan janin.
Jangan pula memaksakan diri berdiri lama, ketika menggunakan fasilitas umum. Wanita hamil menjadi golongan prioritas ketika menggunakan fasilitas umum.
Jika Anda merasa lelah, beritahu kondisi Anda pada petugas atau orang lain yang mungkin bisa membantu.
3. Perhatikan posisi tubuh saat melakukan sesuatu
Trik lain untuk meminimalisasi bahaya dari terlalu lama berdiri saat hamil adalah memperbaiki posisi tubuh. Dilansir dari Mayo Clinic, beraktivitas senyaman mungkin saat hamil bisa mencegah tubuh kelelahan.
Saat duduk, Anda bisa menggunakan bantal penyangga di belakang tubuh agar punggung tidak lelah. Sementara, apabila Anda diharuskan berdiri untuk waktu lama, carilah pijakan dan letakan satu kaki di atasnya. Lakukan secara bergantian supaya aliran darah tidak menumpuk dan kaki tidak lelah.
Perhatikan pula ketika Anda harus mengangkat barang yang letaknya lebih rendah. Jangan mengambil barang tersebut dengan posisi membungkuk, tapi tekuklah lutut Anda untuk mencapainya.
3. Gunakan alas kaki yang mendukung


Mencegah bahaya berdiri lama saat hamil juga bisa Anda lakukan dengan menggunakan alas kaki yang mendukung. Hindari sepatu hak tinggi yang membuat Anda mudah lelah. Jangan pula memilih alas kaki yang bagian bawahnya licin sehingga membuat Anda berisiko tergelincir.
Menggunakan sepatu yang tepat tentu akan mendukung Anda berdiri dengan nyaman serta tidak membuat kaki tidak cepat lelah.
4. Penuhi kebutuhan cairan Anda
Selain sering beristirahat, untuk mencegah timbulnya bahaya kelelahan karena berdiri terlalu lama saat hamil, Anda perlu memenuhi kebutuhan cairan. Minum air, jus, atau makan sup bisa membantu memenuhi kebutuhan cairan Anda selama beraktivitas.
Namun, kandungan kalori pada jus harus Anda perhatikan. Akan lebih baik jika jus itu buatan sendiri tanpa ditambahkan pemanis.
Kabartangsel.com
Tangerang4 minggu agoKinanthi Trans Solusi Layanan Sewa Bus Pariwisata Tangerang untuk Mobilitas Massal yang Efisien
Sport3 minggu agoFIFA World Cup 2026 Schedule: Complete Fixtures, Groups, Format, and Tournament Dates
Sport3 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026 Lengkap
Nasional4 minggu agoKementerian UMKM Terus Dorong Penguatan Kemitraan Global bagi Pelaku UMKM Indonesia
Nasional4 minggu agoWamen UMKM Helvi Moraza Dorong Bali Jadi Pusat Wellness Dunia
Nasional4 minggu agoPresiden Prabowo Lantik Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN, Trenggono dan Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala BGN, serta Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden
Sport4 minggu agoVeda Ega Pratama Kena Hukuman Long Lap Penalty, Misi Berat Menanti di Moto3 Hungaria 2026
Bisnis4 minggu agoIKPP Tangerang 50 Tahun Berkarya, Perkuat Kontribusi Lingkungan dan Sosial melalui Rekam Jejak Penghargaan Berkelanjutan


























