Connect with us

Lifestyle

5 Hal yang Harus Dilakukan saat Anda Disandera

Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di hari esok. Mungkin Anda sedang berada di perjalanan pulang kantor atau bepergian ke sebuah destinasi. Salah satu skenario terburuk dalam sebuah perjalanan adalah Anda disandera. Meskipun jauh dari pikiran, tapi ada baiknya kita selalu punya sikap antisipatif saat mengalami hal ini. Cari tahu hal yang harus dilakukan saat Anda disandera berikut ini.

Hal yang harus dilakukan saat disandera

Apapun profesi Anda, baik itu jurnalis, pekerja di lapangan, aktivis organisasi non-pemerintah, atau pegawai biasa, siapa saja bisa mengalami penculikan atau sandera. Pada detik-detik pertama Anda disekap, rasa syok dan panik akan menghampiri. Ada yang bisa berteriak dan ada yang diam. Reaksi ini alami terjadi sebagai tindakan perlawanan.

Berikut hal yang harus Anda lakukan saat disandera.

1. Berpikir cepat

Advertisement

hal yang harus dilakukan saat disandera

Hal pertama yang harus dilakukan saat disandera adalah berpikir cepat. Para penyandera biasanya punya senjata agar orang yang disandera tidak berani melarikan diri.

Namun, lihatlah situasinya. Jika ada celah untuk melarikan diri misalnya orang yang menyandera tidak memiliki senjata, sementara ada opsi untuk melarikan diri, lakukan segera. 

Jika ada kesempatan untuk melawan, lakukan secepatnya. Jika memungkinkan, minta tolong kepada orang di sekitar bisa menjadi langkah terbaik. Melakukan perlawanan dan berteriak minta tolong merupakan “senjata” perlawanan.

2. Amati penyandera

Hal lain yang harus dilakukan saat disandera adalah amati si penyandera. Ingat sebanyak mungkin soal gerak-gerik dan tampilan fisiknya, seperti apa suaranya, bagaimana ia bertindak, ataupun apa yang menjadi rencananya.

Advertisement

Rekaman di dalam pikiran ini akan sangat berguna jika suatu saat Anda melaporkan kejadian ini ke polisi.

Jika Anda disekap di dalam mobil dengan mata tertutup, cobalah sebisa mungkin rekam perjalanan Anda. Berapa kali perhentian, ada berapa belokan, dan variasi kecepatan.

Meskipun hanya bisa memperkirakan dan merasakan, walau tidak melihat, setidaknya Anda memiliki informasi jika ada waktu yang tepat untuk melarikan diri melalui rute perjalanan ini.

3. Observasi mandiri

apa itu depresiapa itu depresi

Observasi detail adalah hal ketiga yang harus dilakukan saat Anda disandera. Meskipun di tengah kondisi stres dan traumatis ini, sisakan kesadaran Anda untuk berpikir logis.

Bila Anda masih bingung bagaimana cara mengamati penyandera, coba lakukan observasi mandiri melalui pertanyaan sederhana seperti di bawah ini.

Advertisement
  • Ada berapa banyak orang yang menculik?
  • Apakah mereka bersenjata? Apa senjantanya?
  • Seperti apa kondisi fisik mereka?
  • Mereka terdengar seperti apa?
  • Berapa umur mereka?
  • Apakah mereka begitu siap dengan perencanaan ini?
  • Bagaimana kondisi emosi mereka?

Selain mengamati para penyandera, Anda juga perlu tahu soal kondisi lingkungan sekitar.

  • Ke mana diriku akan dibawa?
  • Di mana saya disandera?
  • Di mana pintu keluarnya?
  • Apakah ada kamera di sekitarku? 
  • Bagaimana pintu ruangan di kunci? 
  • Seperti apa pengamanan pada tempat saya disandera?

Observasi adalah hal yang harus dilakukan saat disandera. Melalui ini, Anda akan mengumpulkan banyak informasi.

4. Bangun komunikasi dengan penyandera

Meskipun rasanya enggan, tapi tak ada salahnya membangun komunikasi. Sulit memang, tetapi ini hal yang harus dilakukan saat Anda disandera. Bagaimanapun, setiap orang selalu punya banyak hal untuk dibicarakan. Anda bisa memulainya dengan berbincang seputar keluarga sebagai subjek universal. 

Bagaimana dengan topik lain? Tidak ada salahnya untuk mengembangkan pembicaraan, misalnya membahas hobi, olahraga, atau lainnya. Bila penyandera mulai menganggap Anda teman, cobalah dengarkan betul ketika ia bercerita.

Mungkin di sini ada cerita yang membuat Anda tersentuh dan paham mengapa penyandera berhadapan dengan situasi ini.

Meskipun dilanda emosi, janganlah memperdebatkan kenapa Anda diculik. Penting untuk menahan emosi meski Anda berada di situasi yang tertekan. Kontrol emosi sebisa mungkin dan tetap bersabar.

Advertisement

5. Kapan saya bisa selamat?

terapi cahaya cara mengatasi depresi menghilangkan depresi

terapi cahaya cara mengatasi depresi menghilangkan depresi

Semuanya tergantung kondisi. Ada yang membutuhkan negosiasi tertentu supaya Anda dilepas dan mungkin Anda tak mengerti apa tujuan penyanderaan ini. Namun, informasi bisa dikumpulkan ketika Anda mengobrol dan berbincang dengan penyandera atau yang lainnya. 

Biasanya orang yang disandera diliputi depresi dan pasrah diri. Mereka ingin keluar dari kondisi ini secepat mungkin mencari tempat aman. Jika waktu masih belum memungkinkan Anda untuk keluar dari penyanderaan ini, cobalah bersabar.

Bila nekat ingin keluar dari situasi, pelajari bagaimana cara keluar dari tempat ini dengan memperhatikan rute perjalanan. Meskipun taruhannya nyawa di balik kejadian traumatis ini.

Namun, tak ada salahnya untuk mempertimbangkan penyelamatan diri sebagai hal yang harus dilakukan jika Anda disandera. 

Advertisement

Jika Anda percaya film Papillon yang disutradarai Michael Noer, ini akan membawa keyakinan untuk mencoba beragam cara keluar dari penyanderaan. Setiap tindakan yang Anda coba memang ada risikonya. Namun, mana tahu keyakinan Anda membawa keselamatan.

Kabartangsel.com

Source

Advertisement
Pemerintahan2 jam ago

DSDABMBK Tangsel Bangun Median dan Dua U-Turn di Jalan Rawa Buntu

Nasional4 jam ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Sport8 jam ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport9 jam ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Bisnis11 jam ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Bisnis11 jam ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Bisnis11 jam ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis11 jam ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Bisnis11 jam ago

Payfazz Luncurkan EDC Mini

Bisnis11 jam ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Bisnis11 jam ago

PNM Peduli Hadirkan Trauma Healing untuk di NTT

Bisnis11 jam ago

Saatnya Generasi Muda Berinvestasi Lebih Mindful

Bisnis11 jam ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Bisnis11 jam ago

Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Didorong Naik Kelas, Kapasitas Ekspor-Impor Perlu Diperkuat

Bisnis11 jam ago

Jarwinn Solar Panel Dorong PLTS Hybrid dan BESS untuk Efisiensi Energi Dunia Usaha

Bisnis11 jam ago

Kepastian Investasi Perlu Diperkuat

Bisnis11 jam ago

Bank Jakarta Siap Bangun Biodigester Komunal Sampah Organik di Jakarta Utara

Bisnis11 jam ago

MPXL Berhasil Membalikkan Kinerja, Laba Bersih Tumbuh Menjadi Rp4,11 Miliar

Pemerintahan12 jam ago

Mengenal Tangsel Siaga 112, Layanan Darurat Terintegrasi untuk Masyarakat

Nasional12 jam ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Sport2 minggu ago

Jadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2

Sport2 minggu ago

Tiket FIFA ASEAN Cup 2026: Harga dan Cara Beli via Garuda ID

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM

Banten3 minggu ago

40 Guru Madrasah Dapat Beasiswa S1, STAI Syekh Manshur Apresiasi Program Madrasah Gemilang

Sport2 minggu ago

Daftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026

Nasional2 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Berikan Selamat kepada Suahasil Nazara atas Amanah Baru yang Diembannya

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga

Sport1 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Nasional2 minggu ago

Purbaya Yudhi Sadewa Dicopot Presiden Prabowo, Prof Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan

Politik3 minggu ago

WI Banten Dorong Perempuan Aktif di Dunia Politik

Obituari2 minggu ago

Kurniawan Zulkarnain: Intelektual Organik yang Tak Pernah Berhenti Gelisah Memikirkan Indonesia

Nasional3 minggu ago

LSAK Desak KPK Perjelas Status Uang Rp3,5 Miliar Terkait Kasus Batu Bara Kukar

Sport2 minggu ago

Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Tangerang Selatan3 minggu ago

IKPP Tangerang Mill Dukung Kolaborasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Mandiri Menuju Zero Waste 2028

Nasional2 minggu ago

Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menkeu: Ini Bentuk Kepercayaan Presiden dan Negara

Nasional2 minggu ago

Profil Prof Suahasil Nazara, Menkeu Baru Pengganti Purbaya Yudhi Sadewa

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Populer