Connect with us

Lifestyle

5 Jenis Nutrisi dan Makanan Sehat untuk Penderita Thalasemia

Thalasemia adalah penyakit genetik yang diturunkan melalui darah keluarga. Penyakit thalasemia tidak ada obatnya, tapi berbagai gejala thalasemia dapat dikendalikan dengan terapi dan gaya hidup sehat. Salah satu hal yang harus diperhatikan untuk mengatasi thalasemia adalah soal pemilihan makanan. Pasalnya, penyakit ini sering kali menyebabkan masalah gizi pada penderitanya, sehingga dampaknya pun bisa lebih fatal. Lantas, apa saja pilihan makanan yang dianjurkan untuk penderita thalasemia?

Penderita thalasemia perlu memperhatikan konsumsi zat besi

makanan buah dan sayur yang baik dan bagus untuk pasien kanker ovarium

Orang dengan thalasemia rentan mengalami penumpukan zat besi dalam tubuh. Hal ini umumnya terjadi akibat prosedur pengobatan thalasemia berat, yaitu transfusi darah.

Orang dengan thalasemia ringan juga masih dapat menyerap zat besi dari makanan secara berlebihan. Sekalipun penyerapan zat besi dari makanan tidak tidak terjadi dalam jumlah besar, orang dengan thalasemia—baik ringan maupun berat—tetap perlu memperhatikan asupan zat besinya.

Advertisement

Kelebihan zat besi di dalam tubuh tentu bisa menyebabkan masalah pada organ vital Anda, seperti hati dan jantung.

Studi tahun 2010 yang diterbitkan dalam The New York Academy of Sciences melaporkan bahwa masalah gizi yang paling sering ditemui pada orang-orang dengan thalasemia adalah kekurangan vitamin A, D, E, zink, hingga asam folat. 

Masalah kekurangan gizi yang ditimbulkan penyakit ini mengakibatkan berbagai komplikasi thalasemia, seperti melemahnya sistem imun tubuh dan meningkatnya risiko terkena osteoporosis. Sementara itu, thalasemia pada anak dan remaja dapat menyebabkan gangguan tumbuh kembang serta gangguan pubertas.

Panduan makanan untuk penderita thalasemia

Untungnya, orang dengan thalasemia masih bisa menjalani hidup yang lebih sehat apabila dibarengi dengan makan makanan bergizi. Tentunya, pilihan menu makanan yang diberikan harus sesuai dengan kebutuhan gizi untuk penderita thalasemia.

Advertisement

Berikut adalah kandungan nutrisi pada makanan yang perlu diperhatikan untuk penderita thalasemia:

1. Zat besi

Makanan tinggi zat besi dirasa sebagai pilihan yang paling tepat untuk memenuhi kebutuhan gizi pasien thalasemia. Zat besi membantu produksi hemoglobin sekaligus juga membantu produksi sel darah merah. Namun, pemilihan makanan sumber zat besi untuk thalasemia harus mempertimbangkan kualitas dari jenis zat besinya itu sendiri.

Dalam Journal of the Academy of Nutrition and Dietetics, dijelaskan bahwa kebutuhan zat besi bagi thalasemia dibedakan menjadi dua.

Orang-orang dengan thalasemia yang tidak menjalani transfusi darah disarankan untuk mengurangi produk makanan yang mengandung banyak zat besi.

Advertisement

Sementara itu, pasien thalasemia yang harus rutin transfusi darah dan menjalani kelasi besi, tidak perlu untuk menjalani diet rendah zat besi. Pada kasus ini, diet rendah zat besi justru dianggap bisa menurunkan kualitas hidup orang dengan thalasemia.

Ingat, yang perlu dilakukan penderita thalasemia adalah mengurangi asupan zat besi, bukan menghindari sama seklai. Ketika Anda tidak mendapatkan asupan zat besi sama sekali, zink di dalam tubuh juga akan menurun.

Padahal, zink sangat penting untuk pembentukan kekebalan tubuh, menjaga kesehatan tulang, dan pertumbuhan.

Lalu, apa saja pilihan makanan yang perlu dikurangi untuk penderita thalasemia? Sebelumnya, Anda perlu mengetahui bahwa zat besi terbagi menjadi 2 jenis, yaitu heme dan nonheme. Zat besi heme lebih mudah terserap oleh tubuh, sementara jenis nonheme harus dicerna secara tuntas sebelum terserap oleh tubuh.

Advertisement

Untuk penderita thalasemia yang tidak menjalani transfusi darah, sebaiknya kurangi konsumsi makanan dengan kandungan zat besi jenis heme, seperti:

  • daging merah (sapi, kambing, domba, dan babi)
  • ikan salmon
  • dada ayam
  • kerang hijau

Sebagai pengganti, Anda bisa memilih makanan yang mengandung zat besi jenis nonheme untuk mencegah penumpukan zat besi berlebih, seperti:

  • tahu
  • produk berbahan dasar gandum (roti gandum, biskuit, sereal oat)
  • kacang merah
  • kacang lentil
  • brokoli
  • bayam
  • telur
  • kurma

Penderita thalasemia juga dapat memilih makanan atau minuman yang dapat membantu mengurangi proses penyerapan zat besi, seperti teh dan susu.

2. Zink

makanan untuk penderita thalasemia

makanan untuk penderita thalasemia

Nutrisi penting lain yang wajib terdapat dalam makanan untuk penderita thalasemia adalah zink. Mineral ini bermanfaat untuk memperlancar pertumbuhan, menjaga sistem kekebalan tubuh, serta menjaga kesehatan dan kekuatan tulang.

Zink merupakan mineral yang tidak bisa disimpan di dalam tubuh, sehingga kita harus mendapatkannya dari makanan harian. Asupan zink dapat Anda peroleh dari makanan dan minuman, seperti:

  • daging merah
  • kacang-kacangan
  • telur
  • keju
  • susu
  • sereal berbahan gandum

Namun perlu diingat bahwa konsumsi daging pada pasien thalasemia masih harus dibatasi karena kandungan zat besinya yang tinggi. Anda bisa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter mengenai takaran zink dan zat besi yang seimbang dalam menu harian Anda.

3. Vitamin D

protein untuk anak saat puasa

protein untuk anak saat puasa

Kekurangan vitamin D juga merupakan kondisi yang banyak ditemukan pada orang thalasemia. Padahal, vitamin D berperan untuk menyerap mineral pada jaringan tulang dan gigi, menjaga daya tahan tubuh, serta melawan berbagai macam penyakit yang mungkin timbul akibat sistem imun yang melemah karena thalasemia. Vitamin D juga dapat mengurangi aktivitas sistem yang mengontrol tekanan darah Anda.

Advertisement

Oleh karena itu, pastikan penderita thalasemia mendapatkan asupan makanan dengan vitamin D yang cukup untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan. Anda bisa mendapatkan vitamin D melalui makanan seperti:

  • telur
  • susu
  • yogurt
  • tuna
  • salmon
  • sereal
  • hati sapi
  • minyak ikan
  • jus jeruk

Produk susu merupakan pilihan asupan gizi yang tepat bagi orang dengan thalasemia untuk mengurangi penyerapan zat besi yang berlebihan dari makanan, namun tetap memberikan manfaat ke tubuh sebagai sumber kalsium untuk memperkuat tulang.

4. Vitamin E

manfaat minyak biji bunga matahari untuk kulit

manfaat minyak biji bunga matahari untuk kulit

Vitamin E memiliki fungsi antioksidan, yaitu menjaga kerusakan sel akibat radikal bebas, yang biasanya diproduksi ketika tubuh terpapar langsung dengan sinar UV, asap rokok, dan polusi yang menjadi penyebab utama berbagai penyakit kanker.

Vitamin E juga memiliki fungsi kekebalan, yaitu melindungi tubuh dari penyakit. Vitamin ini juga berperan untuk menjaga kesehatan dan fungsi berbagai sel dalam tubuh. 

Sumber vitamin E yang baik untuk thalasemia adalah produk makanan yang mengandung lemak sehat, seperti:

Advertisement
  • minyak sayur
  • minyak jagung
  • biji bunga matahari
  • sunflower oil 
  • kacang almond
  • kacang hazelnut
  • alpukat
  • produk susu
  • sereal
  • telur

5.  Vitamin C

manfaat makan buah

manfaat makan buah

Vitamin C adalah vitamin yang tak boleh Anda lewatkan dalam asupan makanan harian untuk penderita thalasemia. Vitamin ini penting untuk pertumbuhan dan perbaikan sel-sel dalam tulang, gigi, dan kulit. Vitamin C juga melindungi tubuh Anda dari berbagai infeksi karena mampu memelihara fungsi sistem kekebalan tubuh. 

Selain itu, vitamin C bekerja sebagai antioksidan yang membantu mencegah kerusakan sel akibat radikal bebas. Sumber makanan tinggi vitamin C adalah sayur dan buah-buahan, seperti jeruk, stroberi, pepaya, dan stroberi.

Vitamin C meningkatkan penyerapan zat besi yang memainkan peran penting dalam fungsi tubuh Anda. Zat besi membantu membuat hemoglobin, bagian dari sel darah merah yang membawa oksigen. Vitamin C juga membantu dalam produksi sel darah merah. Namun, hindari konsumsi makanan sumber vitamin C berbarengan dengan makanan sumber zat besi untuk penderita thalasemia. Ini untuk menghindari penyerapan zat besi yang berlebihan.

Advertisement

Source

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Nasional20 jam ago

4 Pernyataan Sikap MUI Soal Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Tangsel1 hari ago

Warga Kelurahan Kranggan Apresiasi Program Penataan Kawasan Kumuh Tangsel

Nasional1 hari ago

Sambut Konser Andrea Bocelli, Pemuda Ekonomi Syariah Dorong Sinergi Musik, Pendidikan, dan Ekonomi Kemanusiaan

Jabodetabek2 hari ago

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Asta Cita Prabowo Penting untuk Generasi Mendatang

Jabodetabek2 hari ago

Wakil Ketua Umum ISNU Fadli Yasir Sambut Baik Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Pemerintahan3 hari ago

Bali Tech Week 2026, Diskominfo Tangsel Dukung Transformasi Digital

Pemerintahan3 hari ago

Cegah TPPO, Pemkot Tangsel Terus Perkuat Edukasi dan Kewaspadaan Masyarakat

Pemerintahan3 hari ago

Diskominfo Tangsel Gandeng Onno W Purbo Gelar Pelatihan AI bagi Ibu-Ibu

Pemerintahan3 hari ago

Pemkot Tangsel Tunda Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya, Penutupan Jalan Belum Berlaku

Nasional3 hari ago

Prof Asep Saepudin Jahar: Santri Bukan Penonton, Harus Jadi Penggerak Perubahan Bangsa

Tips3 hari ago

Tempat Jual Beli Barang Bekas di Tangerang Selatan, Ini Pilihan untuk Mencari Barang Preloved

Banten4 hari ago

80 Santri Mathla’ul Huda Kunjungi Perpusda Banten

Pemerintahan4 hari ago

Pascaledakan Ruko Pasar Cimanggis, PIlar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Prioritaskan Keselamatan dan Pemulihan Pedagang

Pemerintahan5 hari ago

Pilar Saga Ichsan Resmikan Pos Gizi di Lengkong Gudang, Tangsel Perkuat Pencegahan Stunting

Pemerintahan5 hari ago

Aspal Jalan Rawa Buntu Dikupas, Dinas SDABMBK Tangsel Tangani Dua Titik Beton Rusak

Nasional6 hari ago

Syahganda Nainggolan Tegaskan Arah Baru Komunikasi Bakom RI yang Lebih Terbuka, Dialogis dan Kolaboratif

Sport6 hari ago

BRI Super League 2026/2027, Hasil Persib vs Persik Kediri Skor 1-0

Sport7 hari ago

Hasil Persib Bandung vs Persik Kediri Skor 0-0 di Babak Pertama

Sport7 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Minggu 18 Oktober 2026: Persebaya vs PSS Sleman, Persib vs Persik

Sport1 minggu ago

Hasil Akhir Persita vs Persija Skor 3-2, Macan Kemayoran Kalah Perdana

Sport3 minggu ago

38 Peserta League Cup 2026/27

Sport3 minggu ago

Hasil Drawing League Cup 2026/2027

Sport2 minggu ago

Hasil Sidang Komdis PSSI Tanggal 1, 7, dan 8 Oktober 2026: Persiraja Didenda Rp75 Juta

Sport3 minggu ago

Ranking FIFA Timnas Indonesia Terbaru Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI 23 September 2026: Persebaya dan Garudayaksa Didenda Rp100 Juta

Sport3 minggu ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Hasil Sidang Komdis PSSI 24-25 September 2026: Java United FC dan Persib Bandung Didenda

Sport3 minggu ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Garuda Menang 4-2

Sport3 minggu ago

FIFA ASEAN Cup 2026 Final Indonesia vs Thailand: Indonesia Juara, Menang Adu Penalti 4-2

Nasional1 minggu ago

Grand BAZNAS Awards 2026, UIN Jakarta Raih Penghargaan Lembaga Pendidikan Pendukung Zakat Terbaik

Sport2 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/2027 Usai Pekan ke-4, Persija Jakarta di Puncak

Pemerintahan3 minggu ago

Sampah Plastik Ditukar Bibit Tanaman, DLH Tangsel Dorong Kebiasaan Pilah Sampah

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-2027 Pekan ke-5, 16-18 Oktober

Sport3 minggu ago

League Cup 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Langsung ke Perempat Final

Sport3 minggu ago

Hasil Indonesia vs Thailand Berakhir Adu Penalti, Skor 2-2 hingga Extra Time

Pemerintahan3 minggu ago

Dinkes Tangsel Imbau Warga Waspadai Influenza A, Kenali Gejala dan Cegah Penularan

Sport3 minggu ago

Pembagian Grup League Cup I.League 2026/2027

Logo HUT ke-18 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Tahun 2026
Pemerintahan3 minggu ago

Karya Syifa Nabilah Azhari Jadi Pemenang Sayembara Logo HUT ke-18 Tangsel

Nasional3 minggu ago

Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran Rakabuming Raka, Gugatan Tak Diterima

Sport1 minggu ago

Dramatis! Persita Tangerang Hajar Persija Jakarta 3-2

Populer