Lifestyle
5 Kondisi Ini Bisa Menjadi Penyebab Kulit Anda Mengelupas

Dalam beberapa kasus, kulit yang mengelupas mungkin hanya berdampak pada penampilan fisik. Namun, pada sebagian lain, kondisi ini menimbulkan gejala lain yang mengganggu, seperti gatal, ruam, dan nyeri. Ada berbagai hal yang menjadi penyebab kulit mengelupas. Mari bahas satu per satu penyebabnya berikut ini.
Penyebab kulit mengelupas yang mungkin terjadi
Kulit mengelupas bisa disebabkan oleh kondisi, kelainan, atau penyakit tertentu. Untuk tahu penyebabnya, Anda mungkin perlu bantuan dokter. Selain menentukan diagnosis, dokter juga akan membantu Anda untuk mengobati sekaligus merawat kulit supaya tidak mengelupas lagi.
Dilansir dari Cleveland Clinic, ada berbagai penyebab yang bisa menyebabkan kulit mengelupas, meliputi:
1. Proses penyembuhan dari kerusakan kulit

Penyebab kulit mengelupas yang paling umum terjadi adalah kerusakan kulit. Kerusakan kulit yang mulai pulih biasanya menimbulkan kulit mengelupas, seperti:
Sunburn
Kondisi ini merupakan kondisi kulit terbakar, kemerahan, dan perih akibat terlalu lama terpapar sinar matahari atau sinar artifisial yang mengandung UV (ultraviolet). Selama proses penyembuhan, kulit yang mengelupas ini akan mengelupas dan digantikan dengan kulit baru yang lebih sehat.
Kulit terbakar
Salah satu kerusakan kulit yang jadi penyebab kulit mengelupas adalah paparan cairan atau permukaan panas dan kontak langsung dengan api. Bagian kulit yang terkena suhu panas ini akan berubah menjadi lenting berisi air, yang bisa pecah kapan saja. Setelahnya, kulit akan menjadi kering dan mengelupas.
Paparan bahan kimia
Tidak hanya gatal, bahan kimia tertentu dapat menyebabkan kulit terbakar setelah bersentuhan langsung dengan kulit. Contohnya, bahan kimia yang digunakan sebagai campuran pembersih rumah tangga atau produk kecantikan
2. Prosedur atau perawatan kosmetik


Penyebab kulit mengelupas yang umumnya dialami adalah karena perawatan kulit. Kondisi ini umumnya terjadi di area wajah.
Beberapa perawatan yang menyebabkan kulit wajah mengelupas, yakni perawatan jerawat dan jaringan parut dengan bahan retinol, retinoid, atau benzoil peroksida.
3. Kondisi medis atau efek samping perawatan dokter
Tak hanya masalah kesehatan, pengobatan tertentu juga bisa membawa efek samping yang menjadi penyebab kulit mengelupas, seperti:
Eksim
Gangguan autoimun ini menyebabkan kulit jadi ruam, gatal, kering, dan mengelupas setelah terpapar suatu zat iritan atau alergen, dan faktor lingkungan. Kulit yang mengelupas ini bisa terjadi di sekitar tangan, siku, paha, atau bagian lain di tubuh.
Edema
Edema adalah pembengkakan kulit yang biasanya terjadi akibat kondisi medis serius, contohnya gagal jantung atau penggumpalan darah. Kulit yang awalnya membengkak dan mulai mereda akan menimbulkan pengelupasan kulit.
Radiasi dan penggunaan obat
Pengobatan seperti radiasi dan penggunaan beberapa obat antinyeri berkepanjangan bisa jadi penyebab kulit kering mengelupas. Ini merupakan efek samping dari pengobatan yang dilakukan.
4. Infeksi menular


Banyak infeksi virus, bakteri, maupun jamur yang bisa menyebabkan kulit mengelupas, seperti:
Infeksi jamur
Kondisi ini meliputi banyak infeksi, seperti kurap atau kutu air. Jamur yang berkembang biak aktif di area kulit yang lembap dan kotor ini menimbulkan infeksi, dengan mengubah tekstur dan warna kulit.
Scarlet fever
Demam scarlet terjadi akibat infeksi bakteri. Bakteri ini kemudian menyebabkan munculnya ruam merah, lenting, sakit tenggorokan, dan demam tinggi. Masalah yang terjadi pada kulit tersebut akan membuat kulit mengelupas.
5. Penyakit genetik


Selain virus atau bakteri, kesalahan genetik juga bisa jadi penyebab kulit mengelupas, meski kasus ini jarang terjadi. Beberapa penyakit genetik yang menyebabkan kulit mengelupas, antara lain:
Penyakit Kawasaki
Penyakit Kawasaki merupakan penyakit peradangan serius yang sering terjadi pada anak-anak. Gejalanya menimbulkan pembuluh darah meradang di seluruh tubuh, demam, pembengkakan kelenjar getah bening, dan masalah pada kulit.
Peeling skin syndrome
Kelainan genetik ini sangat langka, biasanya dimiliki bayi setelah dilahirkan. Jika tak menyerang saat bayi, penyakit ini mungkin saja menyerang saat masa kanak-kanak. Kondisi ini menyebabkan kulit mengelupas, bisa pada tangan dan kaki atau seluruh tubuh.
Jika Anda menemukan kulit yang mengelupas pada bagian tubuh Anda disertai rasa sakit, ruam, atau gejala lain yang mengganggu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.
Kabartangsel.com
Sport3 minggu agoFIFA World Cup 2026 Schedule: Complete Fixtures, Groups, Format, and Tournament Dates
Sport3 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026 Lengkap
Nasional4 minggu agoWamen UMKM Helvi Moraza Dorong Bali Jadi Pusat Wellness Dunia
Nasional4 minggu agoKementerian UMKM Terus Dorong Penguatan Kemitraan Global bagi Pelaku UMKM Indonesia
Sport4 minggu agoVeda Ega Pratama Kena Hukuman Long Lap Penalty, Misi Berat Menanti di Moto3 Hungaria 2026
Bisnis4 minggu agoIKPP Tangerang 50 Tahun Berkarya, Perkuat Kontribusi Lingkungan dan Sosial melalui Rekam Jejak Penghargaan Berkelanjutan
Nasional4 minggu agoPresiden Prabowo Lantik Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN, Trenggono dan Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala BGN, serta Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden
Sport4 minggu agoShin Tae-yong Resmi Jadi Pelatih Kepala Persija Jakarta untuk Musim 2026/2027


























