Lifestyle
5 Penyebab Terjadinya Benjolan di Jari Tangan dan Kaki

Bisul atau benjolan yang ada di jari tentu mengganggu penampilan dan tak jarang membuat aktivitas harian Anda tersendat. Sebelum mengetahui bagaimana cara mengatasinya, mari kenali dahulu apa saja yang menjadi penyebab benjolan di jari tangan dan kaki Anda.
Berbagai penyebab yang membuat benjolan di jari muncul
Bisul atau benjolan yang ada di jari Anda sebenarnya dapat menjadi pertanda bahwa sesuatu sedang terjadi di tubuh Anda. Maka itu, mengetahui penyebab dari kondisi ini dapat membantu Anda mencari tahu penyebab serta mendapatkan pengobatan yang tepat.
Beberapa penyebab munculnya benjolan di jari Anda.
1. Lendir kista
Sumber: Wheeless’ Textbook of OrthopaedicsLendir kista atau biasa disebut dalam dunia kesehatan sebagai pseudokista myxoid digital adalah benjolan yang ditemukan di ujung jari tangan atau kaki Anda. Biasanya, benjolan ini terlihat mengkilap dan membentuk lekukan di dekat kuku Anda.
Penyebab terjadinya kondisi yang menimbulkan benjolan di jari ini belum diketahui dengan pasti. Namun, orang yang menderita arthritis sendi pada ujung jari atau kaki lebih rentan mengalami kondisi ini.
Bahkan, menurut sebuah penelitian tahun 2010, sekitar 64-93% penderita osteoarthritis memiliki benjolan di jari tangan dan kaki mereka.
Anda pun tidak perlu khawatir karena normalnya lendir kista yang satu ini tidak akan berkembang menjadi sel kanker jahat. Akan tetapi, tidak ada salahnya untuk berkonsultasi dengan dokter agar dapat menghilangkannya dengan cara yang tepat.
2. Rambut yang tumbuh ke dalam

Sumber: Medical News TodaySelain lendir kista, penyebab benjolan di jari tangan atau kaki yang sering terjadi adalah rambut yang tumbuh ke dalam. Kondisi ini terjadi ketika helai rambut yang sudah Anda cabut malah tumbuh ke bawah, bukan ke atas, sehingga terperangkap di bawah kulit.
Akibatnya, tidak jarang berkembang menjadi kista sehingga menimbulkan benjolan di jari tangan atau kaki Anda. Jika infeksi tidak terjadi, benjolan tidak menyebabkan rasa sakit.
Akan tetapi, jika benjolan yang berisi cairan tersebut berwarna merah, terasa gatal, dan sakit ketika ditekan, kemungkinan besar kista tersebut sudah terinfeksi. Kondisi ini umumnya disebut folikulitis.
3. Kutil

Sumber: Medical News TodayPenyebab benjolan di jari tangan atau kaki yang paling umum sebenarnya adalah kutil. Kutil merupakan benjolan yang disebabkan oleh virus dan disebarkan melalui sentuhan tangan orang lain.
Normalnya, virus tersebut akan berkembang dua sampai enam bulan sampai mereka terbentuk menjadi kutil. Jika Anda mengalami beberapa gejala di bawah ini, kemungkinan besar benjolan di jari Anda disebabkan oleh kutil.
- Jari tangan atau kaki terdapat benjolan kecil dan berdaging.
- Berwarna kulit, putih, merah muda, atau cokelat.
- Jika disentuh akan terasa kasar.
- Terdapat bintik-bintik kecil berwarna hitam pada benjolan yang diakibatkan oleh pembuluh darah yang beku.
Akan tetapi, tidak perlu khawatir karena biasanya kutil tidak berbahaya dan akan menghilang dengan sendirinya. Namun, jika kondisi ini mengganggu penampilan, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter untuk mencari tahu cara menghilangkannya.
4. Ganglion

Sumber: Tom’s Physiotherapy BlogGanglion merupakan pembengkakan yang bersifat non-kanker pada sendi atau selubung penutup tendon. Biasanya, benjolan ini ditemukan pada pergelangan tangan, tetapi tidak menutup kemungkinan jari Anda juga terkena dampaknya.
Jika disentuh, kista ganglion memiliki tekstur yang lebih halus. Anda mungkin akan merasakan sensasi seperti sedang memegang balon air. Hal ini dikarenakan benjolan ini mengandung cairan jernih yang menyerupai gel lengket.
Tidak seperti penyebab benjolan di jari lainnya, ganglion menimbulkan rasa sakit terutama ketika benjolan tersebut menekan saraf Anda. Selain itu, kondisi ini juga dapat memengaruhi pergerakan sendi jari Anda.
Namun, tidak perlu cemas karena kista yang satu ini merupakan tumor jinak dan akan hilang seiring dengan berjalannya waktu meskipun tanpa perawatan. Jika Anda khawatir, cobalah berkonsultasi ke dokter untuk memastikan dan mengetahui cara mengatasi masalah ini.
5. Gigitan semut api


Semut yang berwarna merah ini memang memiliki gigitan yang dapat membuat Anda meringis kesakitan dan dampaknya cukup besar terhadap kulit Anda.
Pada saat semut api menggigit kulit Anda, racunnya akan diserap oleh kulit Anda dengan cepat. Dalam waktu 24 jam, racun tersebut akan menimbulkan benjolan yang dapat menyebabkan gatal. Gigitan semut bahkan dapat menyebabkan reaksi alergi. Maka itu, lebih baik segera diobati untuk menghindari efek lainnya yang dapat mengganggu kesehatan Anda.
Kabartangsel.com
Bisnis3 minggu agoLamiPak Indonesia Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di TOP CSR Awards 2026
Pemerintahan3 minggu agoPeringati Hari Lahir Pancasila, Benyamin Davnie Serukan Persatuan, Gotong Royong, dan Kepedulian Sosial
Pemerintahan3 minggu agoPemkot Tangsel Hadirkan 5.000 Titik Internet Gratis, Jangkau 379 Masjid dan 376 Musala
Pemerintahan3 minggu agoInternet Gratis Jangkau 379 Masjid dan 376 Musala, Pemkot Kini Hadirkan Aplikasi Tangsel Mengaji Berbasis AI
Bisnis4 minggu agoSepanjang 2025, Pelindo Petikemas Setor Rp1,73 Triliun
Sport4 minggu agoPersita Tangerang Evaluasi Total Usai Musim Kompetisi 2025/26, Ahmed Zaki Iskandar Siapkan Pembenahan Besar
Banten3 minggu agoBank Banten Dukung Gebyar Talenta Siswa dan Berikan Apresiasi Siswa Berprestasi
Cek Fakta3 minggu agoAwas Hoaks! Pemkot Tangsel Siap Melegalkan Miras demi Meningkatkan PAD






























