Lifestyle
5 Penyebab Tidur Berlebihan yang Perlu Anda Waspadai

Rasa kantuk yang memberatkan mata kerap membuat Anda kesulitan berkosentrasi di siang hari. Padahal, rasanya Anda telah cukup tidur, atau berusaha cuci muka dan minum kopi. Kira-kira, apa yang menjadi penyebab Anda terus-menerus mengantuk dan ingin tidur berlebihan? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.
Hipersomnia, penyebab Anda tidur berlebihan
Anda patut waspada jika rasa kantuk tak tertahankan meski telah cuci muka atau minum kopi, bahkan Anda telah tidur cukup. Bisa jadi, kondisi ini menandakan hipersomnia atau tidur berlebihan di siang hari.
Hipersomnia tidak disebabkan oleh kurang tidur di malam hari atau kelelahan biasa. Hal ini terjadi karena adanya gangguan sistem saraf pusat dalam mengatur waktu terjaga dan terlelap. Akhirnya, Anda jadi tidur berlebihan di siang hari. Kondisi ini disebut dengan hipersomnia primer.
Meski begitu, Anda pula berbagai kondisi kesehatan yang menyebabkan Anda terus mengantuk sampai tidur berlebihan di siang hari. Kondisi ini disebut hipersomnia sekunder.
Salah satu tanda Anda mengalami hipersomnia adalah Anda tidur dalam waktu lama di siang hari, tapi tak juga merasa segar setelah bangun.
Penyebab lain Anda tidur berlebihan
Tidur berlebihan juga bisa disebabkan oleh berbagai masalah kesehatan yang mungkin Anda miliki. Inilah yang disebut dengan hipersomnia sekunder.
Beberapa masalah kesehatan yang menyebabkan Anda terus mengantuk dan ingin tidur, antara lain:
1. Gangguan pernapasan saat tidur atau sleep apnea
Menurut studi berjudul Excessive Daytime Sleepiness in Sleep Disorders, sleep apnea termasuk jenis gangguan tidur yang menjadi penyebab utama seseorang mengalami tidur berlebihan.
Sleep apnea menyebabkan seseorang berkali-kali berhenti bernapas sebagian atau sepenuhnya selama tidur. Kondisi ini biasanya diikuti dengan suara dengkuran yang keras dan menyebabkan Anda terbangun sesaat untuk mengambil napas.
Umumnya, sleep apnea tidak menyadari gangguan tidur yang dialaminya. Itu sebabnya, mereka merasa telah tidur cukup tapi tetap saja mengantuk.
2. Narkolepsi
Dalam beberapa kasus, hipersomnia bisa berbeda dengan rasa kantuk biasa. Narkolepsi bisa membuat Anda mengalami kelelahan ekstrem sehingga tidak mampu menghalau rasa kantuk. Akibatnya, Anda bisa jatuh tertidur begitu saja di tengah beraktivitas.
Gejala narkolepsi yang paling khas adalah hilangnya kekuatan dan rangsangan pada otot secara tiba-tiba. Kondisi ini dikenal dengan katapleksi.
Penyebab tidur berlebihan ini bahkan bisa menyebabkan orang mengalami halusinasi yang begitu jelas ketika tidur dan berlanjut hingga saat dia bangun.
3. Sindrom kaki gelisah
Sindrom kaki gelisah juga bisa menjadi salah satu penyebab Anda mengalami keinginan tidur yang berlebihan. Kondisi ini menyebabkan pergerakan anggota tubuh secara berlebihan sehingga tidur Anda mungkin terganggu.
Gangguan refleks tubuh ini ditandai dengan munculnya sensasi tidak nyaman yang memicu kaki terus bergerak secara menerus, terlebih saat sedang beristirahat atau tidur.
Oleh karena itu, sindrom kaki gelisah bisa menyebabkan gangguan saat tidur sehingga membuat penderitanya tidak memperoleh waktu tidur yang optimal dan merasakan kantuk berlebihan di siang hari.
4. Efek samping konsumsi obat-obatan
Rasa kantuk yang tak tertahankan dan menjadi penyebab Anda tidur secara berlebihan juga dipengaruhi oleh efek samping obat tertentu. Obat yang menyebabkan kantuk biasanya memiliki kandungan yang memengaruhi kerja hormon “pengatur tidur”, seperti serotonin, epinephrine, dan adenosin.
Kandungan obat yang umum memberikan efek rileks dan sedatif adalah etanol dan antihistamin seperti diphenhydramine, beta bloker seperti propranolol, dan obat-obatan antikolvusan.
Pola tidur yang terganggu, baik kurang ataupun berlebihan, sama-sama memiliki dampak buruk pada kesehatan. Gangguan hormon, kenaikan berat badan secara drastis, dan memburuknya penyakit kronis adalah beberapa di antaranya.
Bahkan, dalam situasi tertentu, tidur berlebihan bahkan berisiko mengancam keselamatan jiwa, misalnya mengalami sleep paralysis ketika sedang mengemudi.
Untungnya, hal ini bisa masih bisa ditangani. Anda bisa mengatasi tidur berlebihan dengan mengusahakan kondisi kamar yang nyaman hingga melaksanakan sesi terapi. Cobalah untuk berkonsultasi dengan dokter mengenai solusi dari masalah Anda. Bisa jadi, dokter akan meresepkan obat-obatan untuk membantu memperbaiki pola tidur Anda.
Kabartangsel.com
Serba-Serbi5 hari agoTeks Sumpah Pemuda
Nasional6 hari agoHery Haryanto Azumi Apresiasi Konser Andrea Bocelli, Serukan Solidaritas Palestina dan Perdamaian Dunia
Banten6 hari agoM Azzari Jayabaya Jadi Calon Tunggal Ketua Umum KADIN Banten
Banten5 hari agoAmal Jayabaya Siapkan 10 Program untuk Memajukan Pengusaha Banten
Serba-Serbi5 hari agoPrakiraan Cuaca Tangsel Hari Ini, Rabu 28 Oktober 2026: Setu Berpotensi Hujan Sedang
Pemerintahan5 hari agoPilar Saga Ichsan: Progres Venue Sepatu Roda Ciater Permai Capai 80 Persen, Siap untuk Porprov Banten 2026
Pemerintahan5 hari agoporprov2026.tangerangselatankota.go.id, Website Resmi PORPROV VII Banten 2026
Lifestyle5 hari agoKandungan dan Manfaat Susu Sapi untuk Keluarga











































