Connect with us

Lifestyle

6 Bahaya Akibat Penyakit Maag Kronis Maupun Akut yang Tidak Diobati

Hampir semua orang pernah mengalami maag tanpa mereka sadari. Ya, maag adalah sekumpulan gejala seperti perut mulas, mual, kembung, dan nyeri serta panas di dada (heartburn). Saking umumnya, banyak orang justru menyepelekan gejala maag, yang awalnya akut sering waktu berubah menjadi kronis dan menimbulkan bahaya. Memangnya, apa saja akibat dari penyakit maag yang tidak diobati dengan tepat? Yuk, cari tahu jawabannya berikut ini.

Bahaya akibat penyakit maag dan kronis yang tidak diobati

apa itu penyakit maag

Maag yang menyerang dapat muncul oleh berbagai hal. Mulai dari pola makan yang buruk, kebiasaan merokok dan minum alkohol, atau penyakit lain yang mendasari, seperti gastritis (radang lambung), GERD, atau tukak lambung.

Pada gejala maag ringan, biasanya menghindari pemicu dapat dijadikan perawatan. Namun, pada orang yang penyebab maagnya adalah masalah medis tertentu, perawatan perlu dikombinasikan dengan obat-obatan.

Advertisement

Jika tidak, maag baik akut atau kronis bisa menimbulkan penyakit lain yang berbahaya akibat peradangan atau luka yang semakin memburuk.

Beberapa masalah kesehatan yang timbul akibat penyakit maag akut dan kronis karena tidak diobati, antara lain:

1. Esofagitis (akibat penyakit maag paling umum)

Maag kronis atau akut bisa menimbulkan bahaya, seperti esofagitis. Ini menandakan adanya peradangan yang dapat merusak jaringan di kerongkongan.

Penyakit akibat maag yang tidak diobati dengan tepat ini akan mengganggu fungsi kerongkongan, yakni memindahkan makanan atau cairan dari mulut ke perut. Akhirnya, esofagitis akan menimbulkan gejala kesulitan menelan, nyeri di dada, dan kesulitan menelan.

Advertisement

2. Striktur esofagus

Salah satu gejala maag, yakni heartburn, biasanya disebabkan oleh asam lambung berlebihan yang naik ke kerongkongan dan mengiritasi lapisan mukosa (selaput lendir). Bila heartburn terjadi berulang kali, iritasi akan semakin parah dan membuat kerongkongan jadi terluka.

Luka tersebut nantinya akan mempersempit ruang di kerongkongan dan inilah yang disebut striktur esofagus. Komplikasi akibat penyakit maag ini, biasanya akan menimbulkan gejala, meliputi:

  • Kesulitan menelan (disfagia)
  • Makanan tersangkut di tenggorokan karena ruang yang sempit
  • Nyeri dada

Gejala yang muncul tentu saja bisa menyulitkan seseorang untuk mendapatkan nutrisi dari makanan atau minuman dengan baik, sehingga berisiko menyebabkan kekurangan gizi. Bila kondisi ini sudah terjadi, dokter akan merekomendasikan proses pembedahan untuk memperlebar kerongkongan dan tenggorokan.

3. Stenosis pilorus

Antara lambung dan usus kecil terdapat katup berotot yang disebut dengan stenosis pilorik. Katup ini bertugas untuk menahan makanan yang di lambung dicerna lebih dulu, lalu dialirkan ke usus.

Akibat penyakit maag akut atau kronis yang terjadi terus-menerus, asam lambung yang berlebihan akan menebalkan katup berotot ini. Kondisi ini akan menyebabkan jalur makanan untuk sampai ke usus jadi menyempit.

Advertisement

Orang dengan komplikasi maag ini akan menimbulkan gejala muntah setelah makan, lapar-terus-menerus, dan dehidrasi.

Penyakit yang timbul akibat maag akut maupun kronis ini bisa menimbulkan bahaya. Alasannya, karena bisa menyebabkan seseorang sulit mendapatkan nutrisi dan berdampak pada perkembangan dan kesehatan tubuh secara menyeluruh.

4. Barret esofagus dan kanker esofagus

Memiliki maag akut atau kronis, menempatkan Anda pada bahaya jika tidak mengobatinya dengan baik. Dilansir dari laman American Cancer Society, gejala maag akibat penyakit GERD dapat menimbulkan bahaya karena meningkatkan risiko penyakit Barret esofagus dan kanker kerongkongan.

GERD adalah kondisi yang menyebabkan asam lambung naik ke kerongkongan. Asam yang dihasilkan lambung tidak menimbulkan masalah di perut karena perut memiliki lapisan pelindung. Namun ini akan menjadi masalah ketika asam lambung mengenai kerongkongan.

Advertisement

Semakin sering kerongkongan terpapar asam lambung, sel-sel skuamosa yang melapisi kerongkongan akan terkikis dan digantikan oleh sel-sel kelenjar yang biasanya ada di usus manusia. Kondisi ini akan menyebabkan penyakit Barret esofagus.

Kebanyakan orang dengan kondisi ini mengalami gejala serupa dengan GERD, yakni nyeri dan panas di dada hingga tenggorokan disertai perut mulas.

Seiring waktu, sel-sel kelenjar di kerongkongan pada orang yang memiliki Barret esofagus menjadi abnormal karena terus terpapar asam lambung. Akhirnya, sel-sel tumbuh tanpa bisa dikendalikan dan menyebabkan kanker.

Pada tahap awal perkembangan kanker, tidak ada gejala yang ditimbulkan. Gejala baru akan muncul ketika kanker sudah memasuki stadium lanjut. Gejala yang mungkin terjadi meliputi batuk, suara serak, susah menelan, dan heartburn.

Advertisement

5. Perdarahan dan kanker lambung

Gastritis atau radang lambung merupakan penyakit yang menimbulkan gejala maag. Akibat tidak diobati dengan tepat, penyakit yang menimbulkan gejala maag ini bisa menyebabkan perdarahan di lambung.

Bila sudah menimbulkan perdarahan, gejala lain yang mengiringi maag adalah feses berwarna hitam disertai nyeri perut parah.

Pada beberapa kasus, peradangan dapat memicu perubahan sel-sel normal dan berlanjut menjadi kanker lambung.

Tips menghindari komplikasi penyakit akibat maag

obat maag paling ampuh

obat maag paling ampuh

Meski umum terjadi, Anda tidak boleh menyepelekan gejala maag yang menyerang. Segera cari tahu penyebabnya, dan jadikan pemicunya sebagai pantangan agar maag tidak kembali kambuh.

Advertisement

Bila gejala maag dirasa cukup ringan, Anda bisa meredakannya dengan minum air jahe dan menjaga pola makan. Jahe mengandung zat antioksidan dan anti-inflamasi yang bisa mengurangi peradangan sekaligus menghilangkan mual dan muntah.

Jangan lupa untuk memperbaiki pola makan, seperti menghindari makanan pedas, asam, dan tinggi lemak, serta tidak lagi tidur setelah makan.

Bila cara ini tidak berhasil, cobalah untuk minum obat maag tanpa resep yang dijual di apotek, seperti antasida. Jika tidak juga membaik dan mengganggu aktivitas, konsultasi ke dokter. Dengan perawatan dokter, Anda bisa menghindari bahaya komplikasi akibat maag akut maupun kronis.

Kabartangsel.com

Advertisement

Source

Pemerintahan5 jam ago

Benyamin Davnie Sambangi CFD BSD, Warga Berolahraga hingga Berburu Kuliner UMKM

Tangerang Selatan2 hari ago

Raker Karang Taruna Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Program Harus Tepat Sasaran

Pemerintahan2 hari ago

Program Bantuan Jaminan Sosial BAZNAS Diluncurkan, Pilar Saga Ichsan Dorong Perlindungan Pekerja Rentan Tangsel Menuju Kemandirian Ekonomi

Nasional2 hari ago

Mutasi Polri 2 Oktober 2026: 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti

Nasional2 hari ago

Kapolri Suyudi Ario Seto Mutasi 88 Pati dan Pamen Polri, 19 Kapolda Diganti Termasuk Kapolda Banten

Nasional3 hari ago

Prabowo Lantik Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Bakom RI

Nasional3 hari ago

Presiden Prabowo Subianto Angkat 26 Anggota Wantimpres, Ini Profil Lengkapnya

Pemerintahan3 hari ago

Gantikan Mukroni, H Ika Resmi Jadi Plt Kepala Dispora Tangsel

Pemerintahan3 hari ago

Alasan Mukroni Mundur dari Jabatan Kadispora Tangsel

Pemerintahan3 hari ago

Kadispora Tangsel Mengundurkan Diri, Pemkot Tangsel Pastikan Pelayanan Dispora dan Persiapan Porprov Banten 2026 Tetap Berjalan

Pemerintahan3 hari ago

Ular Sanca Masuk Permukiman Warga di Rempoa, Damkar Tangsel Lakukan Evakuasi

Pemberitahuan3 hari ago

Perizinan Tangsel Makin Mudah, SIMPONIE V3 Hadir dengan Fitur Ramah Difabel dan Real-Time

Tangsel ONE: Satu Akses, Satu Data, Satu Tangsel
Pemerintahan3 hari ago

Tangsel One Tambah Fitur Baru, Warga Tangsel Bisa Cari Loker hingga Cek Harga Pasar

Sport3 hari ago

FAM Tuntut Penjelasan FIFA soal Perubahan Waktu Tambahan Indonesia vs Bangladesh

Sport3 hari ago

Tamatlah Sudah Alkisah Kami: Malaysia Cetak 6 Gol ke Gawang Singapura, tapi Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Sport3 hari ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Sport3 hari ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Otomotif3 hari ago

iCAR V27, SUV Listrik Bergaya Offroad untuk Perjalanan Kota dan Luar Kota

Opini4 hari ago

Anak Remaja Makin Jarang Bercerita? Jangan-Jangan yang Dibutuhkan Bukan Nasihat, tetapi Kehadiran

Nasional4 hari ago

Perombakan Kabinet Merah Putih, Berikut Daftar Lengkap Pejabat yang Dilantik Prabowo

Sport2 minggu ago

Tiket FIFA ASEAN Cup 2026: Harga dan Cara Beli via Garuda ID

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM

Sport2 minggu ago

Daftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Nasional3 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Berikan Selamat kepada Suahasil Nazara atas Amanah Baru yang Diembannya

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga

Nasional4 hari ago

Siapa Suyudi Ario Seto, Pengganti Kapolri Listyo Sigit Prabowo? Ini Profil dan Riwayat Jabatannya

Sport5 hari ago

Jadwal Timnas Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Tayang dan Skenario Lolos ke Final

Sport2 minggu ago

Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Obituari3 minggu ago

Kurniawan Zulkarnain: Intelektual Organik yang Tak Pernah Berhenti Gelisah Memikirkan Indonesia

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Banten2 minggu ago

Hasil Dewa United vs PSS Sleman Berakhir 2-1 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27, Sabtu 19 September: Persebaya vs Garudayaksa FC, PSM Makassar vs Persita, Bhayangkara FC vs Isenmulang Kalteng FC, dan Persija Jakarta vs Java United FC

Sport2 minggu ago

Persijap Jepara vs Persib Bandung: Maung Bandung Menang 2-1

Nasional2 minggu ago

25 Merek Beras Fortifikasi Diduga Bermasalah, Mentan Andi Amran Sulaiman: Tarik, Cabut Izin, Proses Hukum!

Bisnis3 minggu ago

ParagonCorp dan BRIN Eksplorasi Mikroalga Lokal

Populer