Connect with us

Lifestyle

6 Langkah Mencegah Neuropati pada Diabetesi

Kerusakan sistem saraf atau neuropati pada diabetesi membuat produktivitas jadi tidak lancar. Biasanya hari-hari dipenuhi dengan kegiatan yang produktif, tetapi neuropati malah menghambat segalanya. 

Agar kondisi neuropati tidak menghambat aktivitas diabetesi, ketahui cara mencegah neuropati pada ulasan berikut.

Mencegah neuropati dengan langkah sederhana di kalangan diabetesi

kesalahan saat sarapan

Kerusakan sistem saraf (neuropati) merupakan komplikasi yang mungkin terjadi pada penderita diabetes atau diabetesi. Kondisi tersebut dikenal dengan neuropati diabetik.

Advertisement

Neuropati ini memberikan sensasi kesemutan hingga mati rasa. Hal ini disebabkan oleh kerusakan saraf sehingga luka sekecil apapun dapat menjalar dan menyebabkan infeksi pada tulang dan dapat menimbulkan kematian jaringan. Jika kondisinya sudah sedemikian parah, resiko yang tak bisa dihindari adalah amputasi jari kaki. 

Agar komplikasi ini tidak terjadi, penting mengelola diabetes untuk mencegah pengembangan neuropati. Maka itu, tengok beberapa cara untuk mencegah neuropati pada diabetesi.

1. Konsumsi vitamin Bmencegah virus coronamencegah virus corona

Kekurangan vitamin B, terutama vitamin B12 bisa meningkatkan risiko neuropati. Hal ini mungkin terjadi pada penderita diabetes. Defisiensi vitamin B12 dapat menyebabkan kondisi serius seperti kerusakan sistem saraf, degenerasi sumsum tulang belakang, hingga anemia serius.

Agar diabetesi bisa mencegah diri dari komplikasi neuropati, tak ada salahnya mengonsumsi suplemen vitamin B yang mengandung vitamin B1, B6, dan B12.  Suplemen ini mampu membantu merawat dan melindungi sistem saraf. Termasuk mengurangi peradangan dan kerusakan pada sistem saraf.

2. Kelola kadar gula darah

faktor risiko diabetes gestasional

faktor risiko diabetes gestasional

Lonjakan gula darah tinggi dalam waktu yang lama bisa berdampak pada diabetik neuropati. Menjaga kadar gula darah dapat mencegah dan menurunkan risiko komplikasi, salah satunya neuropati pada diabetesi.

Advertisement

Untuk pengelolaan diabetes, setiap diabetesi memiliki pola rekomendasi yang berbeda. Sebaiknya ikuti rekomendasi dokter untuk mengontrol kadar gula darah.

3. Olahraga

menurunkan gula darah

menurunkan gula darah

Olahraga ataupun menjalankan aktivitas fisik membantu mencegah neuropati pada penderita diabetes. Olahraga dapat menurunkan risiko komplikasi dan gejala neuropati.

Olahraga menuai manfaat secara keseluruhan, seperti menguatkan Anda secara fisik. Setidaknya orang dewasa perlu melakukan olahraga 150 menit setiap minggu. Memulainya tak pelu sulit kok, olahraga bisa dilakukan dengan jalan pagi secara teratur.

4. Berhenti merokok

mencegah neuropati

mencegah neuropati

Penting bagi para penderita diabetes untuk berhenti merokok sebagai upaya mencegah neuropati. Ketika Anda berhenti merokok, berarti Anda turut merawat jaringan pembuluh darah dan saraf untuk mendapatkan oksigen yang cukup.

Advertisement

Rokok menghasilkan radikal bebas di dalam tubuh yang dapat merusak sel-sel dan lapisan pembuluh darah. Ketika sel dan pembuluh darah rusak, maka sulit bagi Anda untuk mengontrol kadar gula darah, sehingga meningkatkan komplikasi neuropati.

5. Konsumsi makanan sehat

makanan untuk diabetes

makanan untuk diabetes

Jangan lupa untuk fokus pada konsumsi makanan sehat dengan nutrisi seimbang. Selalu sertakan buah-buahan, sayuran, ikan, protein tanpa lemak, dan makanan tinggi serat. Selalu ingat untuk mengonsumsi makanan rendah gula suapaya gula darah Anda tetap terkontrol.

Nutrisi yang baik juga membantu tubuh tetap kuat dan bekerja baik. Termasuk menguatkan sistem saraf dan pembuluh darah, sehingga menurunkan risiko terjadinya neuropati. Selalu kelola berat badan melalui pola makan yang sehat dan olahraga teratur.

6. Relaksasimencegah neuropatimencegah neuropati

Lengkapi cara mencegah neuropati pada diabetesi dengan relaksasi, misalnya melalui meditasi maupun tai chi. Langkah ini dapat membantu tubuh menstabilkan detak jantung, tekanan darah, dan menghindari diri dari stres.

Stres yang melanda membuat penyakit kronis, seperti diabetes, menjadi sulit dikelola. Jadi, penting untuk mencari ketenangan dan relaksasi. Dengan melakukan teknik relaksasi, dapat membuat Anda mengelola diabetes dengan cara yang sehat, serta menghindari beragam komplikasinya.

Advertisement

Kabartangsel.com

Source

Pemerintahan2 jam ago

DSDABMBK Tangsel Bangun Median dan Dua U-Turn di Jalan Rawa Buntu

Nasional4 jam ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Sport7 jam ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport9 jam ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Bisnis10 jam ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Bisnis11 jam ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Bisnis11 jam ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis11 jam ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Bisnis11 jam ago

Payfazz Luncurkan EDC Mini

Bisnis11 jam ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Bisnis11 jam ago

PNM Peduli Hadirkan Trauma Healing untuk di NTT

Bisnis11 jam ago

Saatnya Generasi Muda Berinvestasi Lebih Mindful

Bisnis11 jam ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Bisnis11 jam ago

Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Didorong Naik Kelas, Kapasitas Ekspor-Impor Perlu Diperkuat

Bisnis11 jam ago

Jarwinn Solar Panel Dorong PLTS Hybrid dan BESS untuk Efisiensi Energi Dunia Usaha

Bisnis11 jam ago

Kepastian Investasi Perlu Diperkuat

Bisnis11 jam ago

Bank Jakarta Siap Bangun Biodigester Komunal Sampah Organik di Jakarta Utara

Bisnis11 jam ago

MPXL Berhasil Membalikkan Kinerja, Laba Bersih Tumbuh Menjadi Rp4,11 Miliar

Pemerintahan11 jam ago

Mengenal Tangsel Siaga 112, Layanan Darurat Terintegrasi untuk Masyarakat

Nasional12 jam ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Sport2 minggu ago

Jadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2

Sport2 minggu ago

Tiket FIFA ASEAN Cup 2026: Harga dan Cara Beli via Garuda ID

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM

Banten3 minggu ago

40 Guru Madrasah Dapat Beasiswa S1, STAI Syekh Manshur Apresiasi Program Madrasah Gemilang

Sport2 minggu ago

Daftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026

Nasional2 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Berikan Selamat kepada Suahasil Nazara atas Amanah Baru yang Diembannya

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga

Sport1 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Nasional2 minggu ago

Purbaya Yudhi Sadewa Dicopot Presiden Prabowo, Prof Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan

Politik3 minggu ago

WI Banten Dorong Perempuan Aktif di Dunia Politik

Obituari2 minggu ago

Kurniawan Zulkarnain: Intelektual Organik yang Tak Pernah Berhenti Gelisah Memikirkan Indonesia

Nasional3 minggu ago

LSAK Desak KPK Perjelas Status Uang Rp3,5 Miliar Terkait Kasus Batu Bara Kukar

Sport2 minggu ago

Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Tangerang Selatan3 minggu ago

IKPP Tangerang Mill Dukung Kolaborasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Mandiri Menuju Zero Waste 2028

Nasional2 minggu ago

Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menkeu: Ini Bentuk Kepercayaan Presiden dan Negara

Nasional2 minggu ago

Profil Prof Suahasil Nazara, Menkeu Baru Pengganti Purbaya Yudhi Sadewa

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Populer