Jakarta – Menteri Pertahanan Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima kunjungan kehormatan Duta Besar (Dubes) Inggris untuk Indonesia H.E. Owen Jenkins, Senin (9/11) di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta.
Menhan RI menyampaikan ucapan selamat datang dan bertugas di Indonesia kepada H.E. Owen Jenkins selaku Dubes Inggris yang baru, diharapkan kerjasama kedua negara akan semakin terus meningkat.
Kunjungan kepada Menhan RI ini juga dimaksudkan untuk mempererat dan meningkatkan hubungan dan kerjasama bilateral Indonesia dan Inggris yang sudah terjalin sangat erat di bidang industri pertahanan yang saling menguntungkan bagi kedua negara.
Kepala Biro Humas Setjen Kemhan Brigjen TNI I. E. Djoko Purwanto, S.E., M.M., menjelaskan bahwa pertemuan Menhan RI dan Dubes Inggris menjadi kesempatan yang baik bagi kedua pihak untuk membicarakan peningkatan kerjasama kedua negara khususnya di bidang pertahanan.
Turut mendampingi Menhan RI pada kesempatan tersebut, Dirjen Renhan Kemhan Mayjen TNI Dr. Budi Prijono, S.T., M.M. dan Ses Ditjen Strahan Kemhan Brigjen TNI Yudi Abrimantyo, S.IP., M. Sc. Sedangkan Dubes Inggris didampingi Athan Inggris Kolonel Mike Longstaff dan Christian Ayres, Staf Kerjasama Pertahanan Kedubes Inggris di Jakarta. (rls/fid)
Jabodetabek4 minggu agoProf Dede Rosyada Tegaskan Pengelolaan Yayasan Triguna dan Syarif Hidayatullah Telah Diserahkan ke Pemerintah Melalui UIN Jakarta
Jabodetabek4 minggu agoPenjelasan UIN Jakarta soal Insiden Kericuhan di Lingkungan Madrasah Pembangunan Pamulang Tangsel
Sport3 minggu agoFIFA World Cup 2026 Schedule: Complete Fixtures, Groups, Format, and Tournament Dates
Tangerang4 minggu agoKinanthi Trans Solusi Layanan Sewa Bus Pariwisata Tangerang untuk Mobilitas Massal yang Efisien
Sport3 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026 Lengkap
Nasional4 minggu agoKementerian UMKM Terus Dorong Penguatan Kemitraan Global bagi Pelaku UMKM Indonesia
Nasional4 minggu agoWamen UMKM Helvi Moraza Dorong Bali Jadi Pusat Wellness Dunia
Nasional4 minggu agoPresiden Prabowo Lantik Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN, Trenggono dan Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala BGN, serta Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden














