Connect with us

Lifestyle

Tanda, Obat, dan Peluang Sembuh

Perkembangan kanker tenggorokan umumnya dibagi menjadi 4 tahapan yang dimulai dari stadium 1. Nah, pada fase awal ini penyakit kanker kemungkinan masih memiliki peluang kesembuhan yang lebih tinggi. Berikut ulasan lebih lengkapnya mengenai kanker tenggorokan stadium 1.

Apa artinya jika saya didiagnosis kanker tenggorokan stadium 1?

sariawan di tenggorokan

Secara umum, stadium 1 menunjukkan sel kanker masih berada di lokasi awalnya muncul. Artinya sel kanker masih berada di area tenggorokan, dan belum menyebar ke kelenjar getah bening atau jaringan sekitar lainnya. Ukuran tumor pada stadium awal juga masih terbilang kecil, kurang dari 2 sentimeter.

Mengetahui stadium kanker penting untuk memahami seberapa parah penyakit kanker yang dimiliki pasien. Dengan begitu, dokter dapat menentukan rencana perawatan dan memperkirakan prognosis (peluang kesembuhan) pasien.

Advertisement

Angka harapan hidup kanker tenggorokan stadium 1

mengatasi tenggorokan kering

mengatasi tenggorokan kering

Angka kelangsungan hidup (survival rate) adalah gambaran perkiraan berapa lama seorang pasien kanker di tahapan tertentu berpeluang hidup dalam kurun waktu 5 tahun setelah pertama kali didiagnosis.

Menurut National Cancer Insititue (NCI), angka harapan hidup pasien kanker faring stadium 1 selama lima tahun adalah 84,4%. Sementara angka harapan hidup pasien kanker laring stadium 1 selama lima tahun adalah 77,4 persen.

Penting dipahami bahwa angka ini bukan patokan pasti berapa lama sisa umur hidup pasien setelah terdiagnosis kanker. Angka ini merupakan gambaran seberapa besar kemungkinan pengobatan kanker akan berhasil.

Meski begitu, peluang harapan hidup setiap pasien kanker juga dapat berbeda-beda. Hal ini tergantung pada usia, kondisi kesehatan secara umum, jaringan yang terpengaruh, hingga faktor psikologis pasien.

Advertisement

Pada prinsipnya, semakin awal kanker terdiagnosis maka semakin tinggi pula peluang pasien untuk bertahan hidup setelah perawatan. Seseorang yang terkena kanker kanker tenggorokan stadium 1 sangat mungkin untuk sembuh total dari penyakit ini.

Itu sebabnya deteksi dini perlu. Apalagi jika Anda yang berisiko tinggi terkena kanker tenggorokan, misalnya karena aktif merokok, minum alkohol, suka menyirih, memiliki GERD, terinfeksi HPV oral, dan/atau punya riwayat genetik bawaan dari keluarga.

Dengan deteksi dini, sel abnormal yang ditemukan di tenggorokan dapat ditanggulangi supaya tidak semakin berkembang jadi berbahaya.

Cara mendeteksi kanker tenggorokan stadium 1

Tenggorokan Sakit Saat Menelan Bisa Jadi Gejala Odinofagia

Tenggorokan Sakit Saat Menelan Bisa Jadi Gejala Odinofagia

Deteksi dini kanker tenggorokan stadium 1 dapat dilakukan dengan periksa rutin ke dokter telinga, hidung, dan tenggorokan (THT) setidaknya 1 tahun sekali. Biasanya orang-orang yang berisiko tinggi terkena kanker tenggorokan dianjurkan lebih sering untuk periksa ke dokter dibanding mereka yang sehat walafiat.

Advertisement

Bila keluarga terdekat seperti orangtua, saudara kandung, kakek, dan nenek, terkena kanker tenggorokan, Anda juga sebaiknya rutin periksa ke dokter. Sebab, faktor genetik turunan keluarga ikut ambil peran sebagai penyebab kanker tenggorokan.

Untuk mendeteksi kanker tenggorokan stadium 1, dokter dapat melakukan sejumlah pemeriksaan seperti:

1. Endoskopi

Endoskopi adalah prosedur medis yang dilakukan dengan cara memasukkan kabel tipis dan fleksibel melalui mulut. Kabel ini dilengkapi sebuah kamera kecil yang akan memperlihatkan gambar video ke monitor. Hal ini memudahkan dokter melihat dari dekat keadaan tenggorokan Anda.

Setelah kabel berhasil dimasukkan, dokter dapat mencari ada tidaknya luka terbuka atau benjolan yang tidak biasa di tenggorokan. Prosedur endoskopi dapat dilakukan dengan atau tanpa pembiusan. Anda akan diberikan anestesi cair untuk dikumur. Anestesi ini akan mencegah refleks muntah dan membuat tenggorokan Anda kebas.

Advertisement

Selain di tenggorokan, prosedur ini dapat dilakukan di anus, uretra, atau lambung. Lama prosedur biasanya antara 15 – 30 menit.

2. Laringoskopi

Dokter juga dapat melakukan laringoskopi untuk melihat bagian belakang tenggorokan, kotak suara, dan pita suara. Sama seperti endoskopi, prosedur ini menggunakan selang tipis yang fleksibel dengan lampu dan lensa kamera di bagian ujungnya.

Dokter akan memasukkan selang ini melalui hidung menuju bagian belakang mulut. Lewat layar monitor, dokter dapat melihat keadaan kotak suara dan pita suara dengan lebih jelas.

Anda mungkin akan diberikan obat tertentu yang berfungsi untuk mengeringkan produksi liur dalam hidung dan tenggorokan. Dokter juga dapat memberikan anestesi lokal supaya tenggorokan Anda mati rasa selama pemeriksaan.

Advertisement

3. Tes pencitraan

Tes pencitraan seperti rontgen dengan sinar X, CT scan, MRI, dan PET scan juga bisa dilakukan dokter untuk mendeteksi kanker tenggorokan stadium 1. Prosedur ini biasanya akan dilakukan oleh radiolog atau dokter spesialis radiologi.

Dokter atau perawat biasanya akan memberi tahu Anda apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan sebelum menjalani pemeriksaan ini. Supaya mendapatkan hasil yang optimal, pastikan Anda mengikuti anjuran yang diberikan dokter.

4. Biopsi

Biopsi adalah prosedur medis untuk mengambil sampel jaringan yang diduga dapat berkembang sebagai penyakit, seperti kanker. Ketimbang berbagai prosedur medis yang sudah disebutkan sebelumnya, biopsi dinilai cukup akurat untuk melihat ada tidaknya sel kanker dalam tubuh.

Kebanyakan orang berpikir bahwa orang yang menjalani tes biopsi sudah pasti terkena kanker. Faktanya, hal ini tidaklah tepat. Prosedur ini bertujuan untuk memastikan kondisi apa yang sebenarnya sedang Anda alami. Jadi, tak melulu kanker, prosedur ini juga dapat mendiagnosis penyakit lainnya.

Advertisement

Pilihan pengobatan kanker tenggorokan stadium 1

operasi kanker tenggorokan

operasi kanker tenggorokan

Pengobatan kanker tenggorokan stadium 1 umumnya masih tergolong ringan. Dokter biasanya akan menganjurkan pasien untuk menjalani operasi pengangkatan tumor yang ada di tenggorokan.

Operasi dapat dilakukan dengan atau tanpa sayatan. Setelah operasi selesai, Anda mungkin akan mengalami sejumlah efek samping seperti sensasi nyut-nyutan di tenggorokan, sulit menelan, hingga suara serak. Berbagai efek samping tersebut seharusnya akan segera mereda dalam hitungan hari atau minggu.

Bila diperlukan, dokter juga akan menyarankan Anda menjalani kemoterapi. Kemoterapi adalah pengobatan kanker dengan memberikan menggunakan obat-obatan berdosis tinggi, lewat suntikan langsung ke pembuluh darah atau diminum dengan air. Semua obat kemoterapi pada dasarnya berfungsi untuk memperlambat perkembangan sel kanker atau menghentikan pertumbuhannya.

Kabartangsel.com

Advertisement

Source

Pemerintahan30 detik ago

DSDABMBK Tangsel Bangun Median dan Dua U-Turn di Jalan Rawa Buntu

Nasional2 jam ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Sport6 jam ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport7 jam ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Bisnis9 jam ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Bisnis9 jam ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Bisnis9 jam ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis9 jam ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Bisnis9 jam ago

Payfazz Luncurkan EDC Mini

Bisnis9 jam ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Bisnis9 jam ago

PNM Peduli Hadirkan Trauma Healing untuk di NTT

Bisnis9 jam ago

Saatnya Generasi Muda Berinvestasi Lebih Mindful

Bisnis9 jam ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Bisnis9 jam ago

Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Didorong Naik Kelas, Kapasitas Ekspor-Impor Perlu Diperkuat

Bisnis9 jam ago

Jarwinn Solar Panel Dorong PLTS Hybrid dan BESS untuk Efisiensi Energi Dunia Usaha

Bisnis9 jam ago

Kepastian Investasi Perlu Diperkuat

Bisnis9 jam ago

Bank Jakarta Siap Bangun Biodigester Komunal Sampah Organik di Jakarta Utara

Bisnis9 jam ago

MPXL Berhasil Membalikkan Kinerja, Laba Bersih Tumbuh Menjadi Rp4,11 Miliar

Pemerintahan9 jam ago

Mengenal Tangsel Siaga 112, Layanan Darurat Terintegrasi untuk Masyarakat

Nasional10 jam ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Sport2 minggu ago

Tiket FIFA ASEAN Cup 2026: Harga dan Cara Beli via Garuda ID

Sport2 minggu ago

Jadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Banten3 minggu ago

40 Guru Madrasah Dapat Beasiswa S1, STAI Syekh Manshur Apresiasi Program Madrasah Gemilang

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM

Sport2 minggu ago

Daftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026

Nasional2 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Berikan Selamat kepada Suahasil Nazara atas Amanah Baru yang Diembannya

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga

Sport1 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Nasional2 minggu ago

Purbaya Yudhi Sadewa Dicopot Presiden Prabowo, Prof Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan

Politik3 minggu ago

WI Banten Dorong Perempuan Aktif di Dunia Politik

Obituari2 minggu ago

Kurniawan Zulkarnain: Intelektual Organik yang Tak Pernah Berhenti Gelisah Memikirkan Indonesia

Nasional3 minggu ago

LSAK Desak KPK Perjelas Status Uang Rp3,5 Miliar Terkait Kasus Batu Bara Kukar

Sport2 minggu ago

Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Tangerang Selatan3 minggu ago

IKPP Tangerang Mill Dukung Kolaborasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Mandiri Menuju Zero Waste 2028

Nasional2 minggu ago

Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menkeu: Ini Bentuk Kepercayaan Presiden dan Negara

Nasional2 minggu ago

Profil Prof Suahasil Nazara, Menkeu Baru Pengganti Purbaya Yudhi Sadewa

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Populer