Lifestyle
3 Bahaya Tembok Rumah Berjamur Bagi Kesehatan Tubuh

Jamur dapat ditemui di mana-mana, baik di dalam maupun luar ruangan. Bahkan, tembok rumah yang Anda kira bebas dari organisme tersebut pun bisa berjamur. Tentu ada bahaya yang mengintai dari tembok berjamur ini bagi kesehatan Anda, apa saja dampaknya?
Simak ulasan di bawah ini untuk mengetahui jawabannya.
Mengapa tembok rumah yang berjamur membahayakan kesehatan?

Menurut CDC, lingkungan yang lembap dapat menyebabkan tembok rumah Anda mudah berjamur.
Hal ini bisa menimbulkan berbagai dampak bagi kesehatan Anda. Terutama bagi orang yang sensitif atau sistem kekebalan tubuhnya lemah.
Jamur yang beterbangan di dalam ruangan dan menempel di dinding bisa terhirup dengan mudahnya saat Anda bernapas.
Beberapa jenis jamur dalam ruangan dapat menghasilkan racun yang larut dalam lemak dan diserap oleh lapisan usus, saluran udara, dan kulit.
Dalam jumlah yang kecil, spora jamur mungkin tidak akan mengganggu.
Namun, ketika sudah banyak tembok di rumah Anda yang tidak enak dipandang karena jamur, hal ini bisa berdampak buruk terhadap kesehatan.
Tembok yang berjamur biasanya berubah warna menjadi kecokelatan atau kehitaman. Jika kontaminasi jamur dalam rumah Anda meluas, kualitas udara di dalam ruangan pun semakin buruk.
Semua anggota keluarga yang ada di rumah berisiko mengalami reaksi alergi terhadap jamur dan masalah kesehatan lainnya.
Bahaya tembok rumah yang berjamur untuk kesehatan Anda
Tembok rumah yang berjamur cukup bahaya karena bisa berdampak buruk pada kesehatan Anda. Kondisi ini paling sering menyebabkan peradangan, alergi, dan infeksi.
Reaksi alergi merupakan kondisi yang paling umum setelah sering terpapar oleh udara yang mengandung spora jamur.
Selain itu, ada beberapa dampak kesehatan lain yang muncul saat tinggal di rumah dengan tembok yang berjamur, yaitu:
1. Sulit bernapas


Salah satu bahaya dari tembok rumah yang berjamur bagi kesehatan Anda adalah sulit bernapas.
Pada saat jamur tumbuh, terdapat spora, sel, dan senyawa organik yang asing ikut beredar di udara.
Ketiganya dapat menjadi alergen, iritan, dan menghasilkan senyawa racun yang berbahaya bagi tubuh, terutama untuk orang yang sangat sensitif.
Tidak hanya itu, tingkat kelembapan yang tinggi membuat proses penguraian jamur menjadi lebih cepat dan meningkatkan jumlah partikel di udara.
Akibatnya, partikel tersebut berisiko mengiritasi paru-paru, hidung, dan tenggorokan.
Jika Anda sudah mempunyai masalah pernapasan, seperti asma dan paru-paru kronis, jamur yang ada di rumah mungkin membuat kondisi Anda semakin parah.
2. Alergi


Berada di ruangan dengan tembok yang berjamur dan lembap membuat mata Anda gatal dan sering bersin-bersin?
Seperti yang dilansir dari laman Mayo Clinic, kondisi ini disebut sebagai alergi jamur. Sama seperti jenis alergi lainnya, alergi jamur juga muncul akibat reaksi sistem kekebalan tubuh yang berlebihan.
Jamur yang masuk ke tubuh Anda dikenali sebagai zat asing oleh sistem imun Anda. Hal ini membuat antibodi tubuh Anda pun berkembang dan berusaha untuk melawan jamur tersebut.
Setelah proses masuknya jamur telah berakhir, tubuh tetap memiliki antibodi yang merekam senyawa asing tersebut.
Akibatnya, setiap Anda berada di ruangan yang memiliki tembok berjamur, sistem imun Anda akan bereaksi dengan melepaskan zat histamin yang menimbulkan beberapa gejala, seperti:
- Hidung terasa gatal dan berair
- Mata berair
- Sering bersin
- Sakit tenggorokan
3. Masalah kesehatan lainnya


Tidak hanya mengganggu kesehatan paru-paru Anda, ada beberapa bahaya kesehatan lain dari tembok rumah yang berjamur.
Jamur bisa memproduksi mikroba dan bakteri yang dapat menimbulkan respon peradangan pada beberapa orang. Bahkan, kondisi tersebut meningkatkan risiko infeksi jamur dan bronkial yang bisa berujung pada masalah kesehatan, seperti:
- Bronkitis
- Rinosinusitis kronis
- Sinusitis akibat alergi jamur
Kondisi ini bisa membuat saluran pernapasan pada anak-anak yang sebelumnya sehat menjadi terganggu.
Tembok atau area di dalam rumah yang berjamur mungkin tidak akan menimbulkan masalah yang serius jika jumlahnya tidak banyak.
Akan tetapi, ketika tampilannya sudah sangat meluas, bersihkan area tersebut agar tidak berdampak ke kesehatan Anda.
Namun, akan jauh lebih baik jika Anda segera membersihkan tembok meski jamur yang menempel masih sedikit.
Selain itu, jagalah tembok rumah Anda agar tetap kering supaya terbebas dari jamur yang mungkin menempel.
Kabartangsel.com
Tangerang4 minggu agoKinanthi Trans Solusi Layanan Sewa Bus Pariwisata Tangerang untuk Mobilitas Massal yang Efisien
Sport3 minggu agoFIFA World Cup 2026 Schedule: Complete Fixtures, Groups, Format, and Tournament Dates
Sport3 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026 Lengkap
Nasional4 minggu agoKementerian UMKM Terus Dorong Penguatan Kemitraan Global bagi Pelaku UMKM Indonesia
Nasional4 minggu agoWamen UMKM Helvi Moraza Dorong Bali Jadi Pusat Wellness Dunia
Nasional4 minggu agoPresiden Prabowo Lantik Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN, Trenggono dan Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala BGN, serta Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden
Sport4 minggu agoVeda Ega Pratama Kena Hukuman Long Lap Penalty, Misi Berat Menanti di Moto3 Hungaria 2026
Bisnis4 minggu agoIKPP Tangerang 50 Tahun Berkarya, Perkuat Kontribusi Lingkungan dan Sosial melalui Rekam Jejak Penghargaan Berkelanjutan


























