Antara narasi dan video sama sekali tidak ada kaitannya. Video itu adalah bagian dari “Halloween Party” di Chimelong Ocean Park pada Oktober 2018. Sementara terkait narasi “Restoran di Nigeria memasak dan menyajikan daging manusia”, ternyata adalah penemuan dua tengkorak busuk yang ditaruh di salah satu kamar hotel akibat dari persaingan bisnis.
Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI
=============================================
Kategori : Konten yang Menyesatkan
=============================================
Akun KUKAR.ID (fb.com/kukarweb) mengunggah sebuah video dengan narasi:
“Mengerikkan!!! Sebuah Restoran Menyajikan Daging Manusia kepada Pelanggannya”
Di video yang unggah, terlihat seolah ada 2 orang yang sedang dipanggang. Terdapat juga narasi yang mengklaim adanya restoran di Negeria yang ditutup oleh pihak berwenang karena setelah penemuan kepala manusia.
Sumber : https://perma.cc/SJ5G-244L (Arsip) – Sudah dibagikan 352 kali saat tangkapan layar diambil.
=============================================
PENJELASAN
Berdasarkan hasil penelusuran, antara video dan narasi yang ada di video itu sama sekali tidak terkait.
Sosok yang seolah manusia yang tampak sedang dipanggang di video itu bukanlah manusia melainkan properti yang digunakan untuk acara “Halloween Party” di Chimelong Ocean Park, Zhuhai, Provinsi Guangdong, China yang dilaksanakan pada Oktober 2018.
Video yang serupa diunggah di akun instagram galaxychimelong pada tanggal 31 Oktober 2018 dengan narasi “Копчёный человечки”.
Video terkait acara “Halloween Party” di Chimelong Ocean Park bisa ditonton di kanal youtube SviatMe yang mengunggah video dengan judul “Halloween Party at Chimelong Ocean Park | Zhuhai, China | SviatMe” pada tanggal 27 Oktober 2018.
Sementara itu, terkait narasi yang mengiringi video yaitu :
“Restoran penyaji daging manusia digerebek dan 10 orang ditahan.
Restoran di Nigeria dilaporkan ditutup pihak berwenang, setelah diketahui memasak dan menyajikan daging manusia kepada para pelanggannya. Hal itu terungkap dari informasi penduduk setempat, yang melapor pada polisi bahwa ada sesuatu mencurigakan dan mengerikan di dalam dapur restoran itu. Berdasarkan informasi tersebut, polisi menggerebek restoran di hotel itu. Mereka kemudian menemukan penemuan mengerikan, yakni kepala manusia yang masih berlumuran darah dalam kantong plastik.”
Narasi berita ini tidak sepenuhnya salah, penemuan kepala manusia itu memang benar adanya, namun pemilik hotel, Bonaventure Mokwe menyatakan bahwa ia ada perselisihan tentang parkir motor antara dia dan beberapa penduduk asli Onitsha.
Menurut Mokwe, saingan bisnisnya menanam dua tengkorak busuk (serta senapan dan majalah) di salah satu kamar hotelnya, dan desas-desus tentang manusia yang dilayani para tamu adalah alasan palsu agar polisi bisa menggerebek hotel, menangkap Mokwe, mengadilinya untuk pembunuhan, dan akhirnya menghancurkan hotelnya.
REFERENSI
https://www.snopes.com/fact-check/nigerian-spam/
https://www.vanguardngr.com/2013/12/skulls-onitsha-hotel-room-story-citizen-mokwe/
https://www.instagram.com/p/Bpmh1MDA0O3/
https://www.youtube.com/watch?v=50Z_PCWqZ-k&feature=youtu.be
https://platform.instagram.com/en_US/embeds.js
Sport4 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026: Belanda vs Swedia, Jerman vs Pantai Gading, Ekuador vs Curacao, Tunisia vs Jepang, dan Spanyol vs Arab Saudi
Nasional4 minggu agoProf Asep Saepudin Jahar: Tahun Baru Islam 1448 H Momentum Hijrah Bangsa Menuju Integritas, Keadilan, dan SDM Unggul
Pemerintahan4 minggu agoSekda Bambang Noertjahjo Ingatkan ASN Tangsel Jaga Integritas dan Profesionalisme
Bisnis3 minggu agoPLN Luncurkan Circular Waste Initiative di Ragunan
Pemerintahan4 minggu agoPagar Alam Studi Tiru ke Tangsel, Pilar Saga Ichsan Paparkan Inovasi Digital dan Optimalisasi Pendapatan Daerah
Sport3 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026 Senin 22 Juni: Belgia vs Iran, Uruguay vs Cape Verde, Selandia Baru vs Mesir, Argentina vs Austria
Pemerintahan3 minggu agoPemkot Tangsel Alokasikan Bantuan Pendidikan Rp1,8 Juta per Siswa untuk 94 SMP Swasta pada Tahun Ajaran 2026/2027
Bisnis3 minggu agoDorong Operasional Logistik yang Ramah Lingkungan, Modena Group Beralih ke Kendaraan EV














