Connect with us

Lifestyle

7 Tips Cerdik Melatih Anak Agar Mau Merapikan Mainan Sendiri

Tentu menyenangkan rasanya, melihat anak asyik bermain dengan mainannya. Masalah baru muncul ketika si kecil sudah selesai bermain, tapi tidak mau merapikan mainannya. Untungnya, ada beberapa tips yang dapat Anda lakukan untuk mengajarkan anak merapikan mainan secara mandiri.

Merapikan mainan adalah salah satu kebiasaan yang perlu ditanamkan pada buah hati sejak usia prasekolah. Selain mengajarkan tanggung jawab, kegiatan ini juga berguna untuk mendukung perkembangan anak dan melatihnya untuk menyelesaikan masalah.

Lalu, apa saja tips yang perlu dilakukan para ibu dan ayah?

Cara jitu mengajarkan anak merapikan mainan

Advertisement

Mengajari anak untuk beres-beres tidaklah mudah. Maka dari itu, Anda perlu membuat si kecil paham pentingnya membereskan mainan dan menjadikan kegiatan ini terasa menyenangkan. Dengan cara ini, anak lambat laun akan melakukan tanggung jawabnya secara mandiri.

Sebagai langkah awal, berikut sejumlah tips yang dapat Anda lakukan:

1. Menanamkan pentingnya merapikan mainan

Anak-anak pada dasarnya tidak suka beres-beres. Jika anak tidak mengerti pentingnya merapikan mainan, ia tidak akan termotivasi untuk melakukannya.

Jadi, sebelum Anda mengajarkan anak merapikan mainan, coba tanamkan dahulu pentingnya kegiatan ini.

Advertisement

Sebagai contoh, katakan pada anak bahwa orang lain bisa terpeleset jika mainannya dibiarkan berantakan. Atau, katakan bahwa mainan yang tidak dirapikan bisa hilang dan tidak asyik dimainkan lagi.

Carilah alasan yang paling berkaitan dengan anak Anda.

2. Merapikan mainan pada sore hari

Anak-anak, terutama yang masih balita, akan cepat merasa bosan bila harus merapikan mainannya setiap kali selesai bermain.

Oleh sebab itu, cobalah mengajak anak Anda membereskan mainannya pada sore hari ketika ia betul-betul tidak ingin bermain lagi.

Advertisement

Jadikan ini sebagai rutinitas harian sehingga anak Anda terbiasa merapikan mainannya. Kebiasaan yang dilakukan sejak kecil akan membekas seiring waktu.

Saat anak sudah cukup besar, ia pun akan mempunyai kesadaran untuk merapikan mainan sendiri.

3. Menjadi orangtua yang fleksibel

Jika anak membuat sesuatu yang rumit dan belum selesai hingga waktu beres-beres, katakan padanya untuk menyelesaikannya besok.

Sebisa mungkin, jangan biarkan anak mengatur waktu main sendiri, tapi tetap hargai keinginannya untuk menyimpan mainan yang belum selesai tersebut.

Advertisement

Sediakan tempat untuk menyimpan mainan yang akan diselesaikan besok, lalu ajaklah anak merapikan mainan bersama. Langkah ini akan mengajarkan anak tanggung jawab tanpa membatasi kreativitasnya yang sedang berkembang.

aktivitas anak

aktivitas anak

4. Menjadikan beres-beres mainan terasa menyenangkan

Ada banyak hal yang dapat membuat kegiatan beres-beres terasa menyenangkan. Jika si kecil menyukai musik dan bernyanyi, coba ajak ia merapikan mainan sambil menyetel lagu-lagu kesukaannya. Atau lebih baik lagi, buatlah lagu beres-beres ala Anda berdua.

Selain itu, Anda juga bisa membuat kegiatan ini menjadi sebuah permainan. Atur alarm ponsel Anda selama 15 menit, lalu ajak ia untuk adu cepat merapikan mainan hingga alarm berbunyi. Anak tentu akan membereskan mainannya dengan penuh semangat.

5. Merapikan mainan satu per satu

Seperti dilansir dari laman Growing Health Minds, anak-anak lebih mudah teralihkan perhatiannya bila harus mengerjakan tugas yang besar.

Advertisement

Jadi, Anda perlu menguraikan pekerjaan besar anak menjadi tugas yang lebih kecil, contohnya dengan merapikan mainan satu demi satu. Sebagai awalan, berikan tugas yang mudah dahulu, misalnya menaruh balok ke dalam kotak.

Sementara itu, Anda dapat merapikan kepingan puzzle atau mainan lain yang lebih rumit. Anda bisa menyesuaikan tugas anak sesuai perkembangan usianya.

6. Menyediakan tempat penyimpanan untuk setiap mainan

Saat merapikan mainan bersama anak, pastikan ada tempat penyimpanan untuk setiap mainan yang ia miliki. Pasalnya, si kecil justru akan kebingungan bila tidak ada tempat yang memadai sehingga mainannya hanya tersimpan di sudut kamar.

Sediakan tempat penyimpanan yang bervariasi seperti keranjang, rak pendek, atau kotak mainan.

Advertisement

Kotak mainan terkadang bisa berbahaya, jadi pilihlah kotak tanpa sudut yang tajam. Pastikan kotak berukuran lebih kecil dari tubuh anak sehingga anak tidak masuk ke dalamnya.

7. Memuji anak atas hasil kerjanya

Setelah anak merapikan mainannya, jangan lupa memberi pujian atas hasil kerjanya. Katakan pada si kecil bahwa kamarnya tampak rapi dan bagus. Ini akan membuatnya merasa senang dan menjadi motivasi untuk membersihkan mainannya lagi.

Ingin menghargai hasil kerja anak Anda dengan lebih kreatif? Cobalah membuat jadwal beres-beres mainan pada selembar karton, lalu tempelkan stiker begitu si kecil selesai merapikan mainannya. Ajaklah ia menempelkan stiker bersama untuk membuatnya lebih bersemangat lagi.

Merapikan mainan mungkin tugas yang sederhana, tapi orangtua perlu sedikit trik untuk mengajarkannya kepada anak.

Advertisement

Melatih kebiasaan baik ini memang tidak mudah, tetapi bila orangtua rutin dan sabar, si kecil lambat laun akan memahami tanggung jawabnya.

Kabartangsel.com

Source

Advertisement
Pemerintahan3 jam ago

DSDABMBK Tangsel Bangun Median dan Dua U-Turn di Jalan Rawa Buntu

Nasional5 jam ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Sport8 jam ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport10 jam ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Bisnis11 jam ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Bisnis11 jam ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Bisnis12 jam ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis12 jam ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Bisnis12 jam ago

Payfazz Luncurkan EDC Mini

Bisnis12 jam ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Bisnis12 jam ago

PNM Peduli Hadirkan Trauma Healing untuk di NTT

Bisnis12 jam ago

Saatnya Generasi Muda Berinvestasi Lebih Mindful

Bisnis12 jam ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Bisnis12 jam ago

Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Didorong Naik Kelas, Kapasitas Ekspor-Impor Perlu Diperkuat

Bisnis12 jam ago

Jarwinn Solar Panel Dorong PLTS Hybrid dan BESS untuk Efisiensi Energi Dunia Usaha

Bisnis12 jam ago

Kepastian Investasi Perlu Diperkuat

Bisnis12 jam ago

Bank Jakarta Siap Bangun Biodigester Komunal Sampah Organik di Jakarta Utara

Bisnis12 jam ago

MPXL Berhasil Membalikkan Kinerja, Laba Bersih Tumbuh Menjadi Rp4,11 Miliar

Pemerintahan12 jam ago

Mengenal Tangsel Siaga 112, Layanan Darurat Terintegrasi untuk Masyarakat

Nasional13 jam ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Sport2 minggu ago

Jadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2

Sport2 minggu ago

Tiket FIFA ASEAN Cup 2026: Harga dan Cara Beli via Garuda ID

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM

Banten3 minggu ago

40 Guru Madrasah Dapat Beasiswa S1, STAI Syekh Manshur Apresiasi Program Madrasah Gemilang

Sport2 minggu ago

Daftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026

Nasional2 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Berikan Selamat kepada Suahasil Nazara atas Amanah Baru yang Diembannya

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga

Sport1 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Nasional2 minggu ago

Purbaya Yudhi Sadewa Dicopot Presiden Prabowo, Prof Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan

Politik3 minggu ago

WI Banten Dorong Perempuan Aktif di Dunia Politik

Obituari2 minggu ago

Kurniawan Zulkarnain: Intelektual Organik yang Tak Pernah Berhenti Gelisah Memikirkan Indonesia

Nasional3 minggu ago

LSAK Desak KPK Perjelas Status Uang Rp3,5 Miliar Terkait Kasus Batu Bara Kukar

Sport2 minggu ago

Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Tangerang Selatan3 minggu ago

IKPP Tangerang Mill Dukung Kolaborasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Mandiri Menuju Zero Waste 2028

Nasional2 minggu ago

Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menkeu: Ini Bentuk Kepercayaan Presiden dan Negara

Nasional2 minggu ago

Profil Prof Suahasil Nazara, Menkeu Baru Pengganti Purbaya Yudhi Sadewa

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Populer