Connect with us

Lifestyle

Mata Merah Indikasi Gejala Coronavirus COVID-19, Benarkah?

Baca semua artikel tentang coronavirus (COVID-19) di sini.

Wabah COVID-19 kini telah menyebabkan lebih dari 1.400.000 kasus di seluruh dunia dan sekitar 80.000 orang meninggal dunia. Penyakit yang disebabkan oleh coronavirus SARS-CoV-2 ini menimbulkan gejala yang menyerupai flu. Namun, baru-baru ini terdengar kabar bahwa mata merah dapat menjadi gejala dari coronavirus COVID-19. 

Benarkah demikian? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Gejala coronavirus yang ditandai dengan mata merah

Advertisement

konjungtivitis adalah

COVID-19 merupakan penyakit yang menyerang sistem pernapasan manusia, sehingga ketika seseorang terinfeksi mereka akan menunjukkan gejala menyerupai flu. Mulai dari demam tinggi, batuk kering, hingga sesak napas. 

Pada kasus tertentu, orang yang terinfeksi coronavirus mengalami masalah pada sistem pencernaannya, seperti diare. Bahkan, tidak sedikit pasien positif COVID-19 yang tidak memiliki gejala apa pun tetapi penularan masih dapat terjadi. 

Selain itu, baru-baru ini American Academy of Ophthalmology mengumumkan bahwa mata merah dapat menjadi indikasi dari gejala coronavirus COVID-19. Bagaimana bisa hal ini terjadi?

Hal ini dibuktikan melalui penelitian dari JAMA Network. Sekitar 38 pasien COVID-19, dua belas diantaranya mengalami mata merah (konjungtivitis) dan dua pasien lainnya memiliki cairan pada mata dan hidung mereka. 

Advertisement

Kondisi ini sangat mungkin terjadi mengingat konjungtiva adalah lapisan jaringan yang cukup tipis dan transparan. Lapisan ini berfungsi untuk melindungi kelopak mata bagian dan dan menutupi bagian putih mata. 

Pada saat disentuh oleh tangan yang kotor dan mungkin terdapat virus di permukaannya, tidak menutup kemungkinan lapisan tersebut akan terkena iritasi dan memerah. 

Update Jumlah Sebaran COVID-19

Negara: Indonesia

Advertisement

Selain itu, salah satu penyebab mengapa konjungtivitis bisa terjadi adalah adanya infeksi virus yang berhubungan dengan flu atau saluran pernapasan atas.

Artinya, virus dapat menyebar ketika seseorang menggosok mata yang terinfeksi dan menyentuh orang lain, terutama saat pemeriksaan mata. 

Walaupun jumlah kasus pasien menunjukkan gejala coronavirus dengan mata merah tidak banyak, para ahli tetap mengimbau dokter untuk tetap waspada. Mulai dari rutin mencuci tangan, menggunakan alat pelindung diri, dan upaya mencegah penularan coronavirus.

Ganti lensa kontak Anda dengan kacamata biasa

mengatasi rasa tidak nyaman pakai lensa kontak

mengatasi rasa tidak nyaman pakai lensa kontak

Selain menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh dengan rutin mencuci tangan, ternyata bagi pengguna lensa kontak dianjurkan untuk tidak menggunakannya sementara waktu. 

Advertisement

Anjuran untuk tidak menyentuh wajah adalah aturan yang dibuat para dokter untuk mencegah infeksi COVID-19. Apabila Anda memakai lensa kontak, kemungkinan untuk lebih sering menyentuh atau menggosok mata setiap hari dapat terjadi. 

Hal ini berlaku untuk memasukkan, melepas, dan menyimpan sesuai dengan aturan pemakaian lensa kontak. Akibatnya, mata merah yang menjadi indikasi gejala coronavirus bisa saja terjadi. 

Kebanyakan orang mungkin merasa lebih nyaman dengan penggunaan lensa kontak dibandingkan kacamata. Entah itu karena meningkatkan penampilan atau lensa kacamata yang terlalu berat. 

Padahal, ada beberapa alasan yang membuat pemakaian kacamata jauh lebih baik daripada lensa kontak, terutama saat pandemi COVID-19. Salah satu kelebihan kacamata adalah memberikan perlindungan ekstra agar Anda tidak sering menyentuh mata. 

Advertisement

Hal tersebut bukan berarti kacamata dapat mencegah infeksi penularan sebab belum ada penelitian yang membuktikan hal tersebut.

COVID-19COVID-19

Selain itu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, ketika beralih dari lensa kontak ke kacamata biasa sebagai berikut.

  • Berhenti menggunakan lensa kontak jika terasa sakit dan mata memerah.
  • Beralih ke kacamata jika sering berhubungan dengan pasien positif COVID-19.
  • Membersihkan kacamata setiap hari dengan sabun dan air selama 20 detik.
  • Jangan lupa keringkan kacamata dengan kain bebas serat agar lensa tidak tergores.

Memakai lensa kontak selama pandemi COVID-19 dibolehkan, asalkan…

pakai lensa kontak alergi mata

pakai lensa kontak alergi mata

Bagi Anda yang mungkin tidak terbiasa kembali lagi menggunakan kacamata biasa dan tetap memilih lensa kontak, hal tersebut tentu saja diperbolehkan.

Akan tetapi, ada beberapa anjuran yang perlu diikuti agar mata merah yang mungkin menjadi gejala coronavirus tidak terjadi. 

Advertisement

Menurut American Optometric Association, berikut beberapa aturan memakai lensa kontak selama pandemi berlangsung.

  • Tetap rutin mencuci tangan dengan air dan sabun. Lalu, keringkan dengan tisu kertas.
  • Ikuti aturan penggantian lensa kontak. Baik harian, mingguan, atau bulanan.
  • Jangan tidur ketika menggunakan lensa kontak karena mata berisiko terinfeksi.
  • Bersihkan lensa setiap malam dengan cairan desinfektan sesuai dengan resep dokter.
  • Buang larutan dalam wadah lensa setiap pagi hari dan gunakan solution lensa baru.
  • Ganti wadah penyimpanan lensa kontak setiap bulan agar tidak dipenuhi bakteri.
  • Jangan gunakan air biasa untuk membersihkan kontak karena dapat membawa bakteri.

Satu hal yang perlu Anda ingat dan mungkin menjadi kabar baik bagi pengguna lensa kontak: lensa kontak tidak secara langsung menginfeksi mata dengan virus COVID-19.

Cara Mendiagnosis COVID-19 pada Tubuh Manusia

Pengguna lensa kontak tetap harus menjaga kebersihan dengan baik ketika memegang atau mengganti lensa. Hal ini dikarenakan Anda akan lebih sering memegang mata dibandingkan mereka yang memakai kacamata. 

Infeksi mata yang sering terjadi adalah mata berwarna merah muda yang disebabkan oleh virus tertentu. Gejala coronavirus dan mata merah memang telah dikaitkan dengan 1-3% pasien COVID-19.

Maka itu, ketika Anda mengalami iritasi mata seperti mata memerah atau terasa sakit, segera hubungi dokter agar mendapat penanganan lebih akurat.

Advertisement

Baca semua artikel tentang coronavirus (COVID-19) di sini.

Kabartangsel.com

Source

Advertisement
Pemerintahan7 jam ago

DSDABMBK Tangsel Bangun Median dan Dua U-Turn di Jalan Rawa Buntu

Nasional9 jam ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Sport13 jam ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport14 jam ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Bisnis16 jam ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Bisnis16 jam ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Bisnis16 jam ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis16 jam ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Bisnis16 jam ago

Payfazz Luncurkan EDC Mini

Bisnis16 jam ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Bisnis16 jam ago

PNM Peduli Hadirkan Trauma Healing untuk di NTT

Bisnis16 jam ago

Saatnya Generasi Muda Berinvestasi Lebih Mindful

Bisnis16 jam ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Bisnis16 jam ago

Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Didorong Naik Kelas, Kapasitas Ekspor-Impor Perlu Diperkuat

Bisnis16 jam ago

Jarwinn Solar Panel Dorong PLTS Hybrid dan BESS untuk Efisiensi Energi Dunia Usaha

Bisnis16 jam ago

Kepastian Investasi Perlu Diperkuat

Bisnis16 jam ago

Bank Jakarta Siap Bangun Biodigester Komunal Sampah Organik di Jakarta Utara

Bisnis16 jam ago

MPXL Berhasil Membalikkan Kinerja, Laba Bersih Tumbuh Menjadi Rp4,11 Miliar

Pemerintahan16 jam ago

Mengenal Tangsel Siaga 112, Layanan Darurat Terintegrasi untuk Masyarakat

Nasional17 jam ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Sport2 minggu ago

Jadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2

Sport2 minggu ago

Tiket FIFA ASEAN Cup 2026: Harga dan Cara Beli via Garuda ID

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM

Banten3 minggu ago

40 Guru Madrasah Dapat Beasiswa S1, STAI Syekh Manshur Apresiasi Program Madrasah Gemilang

Sport2 minggu ago

Daftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Nasional2 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Berikan Selamat kepada Suahasil Nazara atas Amanah Baru yang Diembannya

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga

Sport1 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Nasional2 minggu ago

Purbaya Yudhi Sadewa Dicopot Presiden Prabowo, Prof Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan

Politik3 minggu ago

WI Banten Dorong Perempuan Aktif di Dunia Politik

Obituari2 minggu ago

Kurniawan Zulkarnain: Intelektual Organik yang Tak Pernah Berhenti Gelisah Memikirkan Indonesia

Sport2 minggu ago

Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Nasional3 minggu ago

LSAK Desak KPK Perjelas Status Uang Rp3,5 Miliar Terkait Kasus Batu Bara Kukar

Tangerang Selatan3 minggu ago

IKPP Tangerang Mill Dukung Kolaborasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Mandiri Menuju Zero Waste 2028

Nasional2 minggu ago

Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menkeu: Ini Bentuk Kepercayaan Presiden dan Negara

Nasional2 minggu ago

Profil Prof Suahasil Nazara, Menkeu Baru Pengganti Purbaya Yudhi Sadewa

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Populer