Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate, memberikan apresiasi kepada masyarakat yang mulai timbul kesadaran dalam menjalankan protokol kesehatan, salah satunya dengan menggunakan masker.
“Saya berikan apresiasi pada rakyat kita, rakyat kita ada perubahan yang cukup signifikan, yang tadinya tidak menggunakan masker atau tidak biasa menggunakan masker, sekarang sudah secara masif itu digunakan,” tutur Menteri Johnny pada Program Rosi Kompas TV yang berlangsung di Menara Kompas, Jakarta, Kamis (04/06/2020) malam.
Menurut Menteri Kominfo, kesadaran masyarakat akan pentingnya menjalankan protokol kesehatan penanganan Covid-19 perlu terus didorong. Jika saat ini masyarakat masif menggunakan masker, maka selanjutnya diberikan pemahaman untuk jenis protokol lainnya.
“Berarti rakyat sadar itu, tinggal ditambah biasa cuci tangan dan biasa jaga jarak, kalau itu kita lakukan kehidupan kita menjadi sangat indah dan life style,” ujar Menteri Johnny
Menteri Kominfo juga melihat ada capaian yang harus diapresiasi. Namun disamping itu, ada pula bentuk kebiasaan lain yang perlu disempurnakan dan diperbaiki.
“Kalau kita melakukan perbaikan mulai dari menggunakan masker, menjaga jarak, cuci tangan dan jadi life style kita, itu jempol. Indonesia akan mendapatkan merit (menjadi contoh) yang hebat dari dalam negeri maupun dalam dunia internasional,” imbuhnya
Siap dengan Tatanan Baru
Menghadapi tatanan baru atau the new normal, Menteri Johnny menjelaskan pemerintah telah mengantisipasi semua hal yang dibutuhkan, salah satunya dengan mengubah pola komunikasi.
“Pola komunikasi itu sudah diatur, diantaranya single data. Itu sudah diatur semuanya supaya data itu tunggal, mengupdate data secara periodik dengan betul dan memperbaiki seluruh sistemnya,” tegas Menteri Johnny.
Berkaitan dengan dengan data, Menteri Kominfo menyatakan pengolahannya bisa melalui artificial intelligence yang memerlukan alat, juga perlu di-upload secara periodik, sehingga hal ini perlu disiapkan dengan melakukan koordinasi.
“Perlu koordinasi lintas lembaga, dan itu dirapatkan secara terus menerus sampai akhirnya dengan menggunakan aplikasi, termasuk interoperabilitas data melalui gerakan Bersatu Lawan Covid terintegrasi di sana,” imbuhnya
Menurut Menteri Johnny, data Covid-19 sudah dilakukan cleansing oleh Kominfo, kemudian dibicarakan bersama-sama dengan BSSN terkait dengan keamanan datanya, lalu data tersebut dikirim ke dashboard Kementerian Kesehatan untuk selanjutnya diumumkan oleh Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19. “Jika mengacu pada central data tersebut, seharusnya Covid-19 di Indonesia hanya mengacu pada satu data,” ujarnya.
Sport1 minggu agoTiket FIFA ASEAN Cup 2026: Harga dan Cara Beli via Garuda ID
Sport1 minggu agoJadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
Banten2 minggu ago40 Guru Madrasah Dapat Beasiswa S1, STAI Syekh Manshur Apresiasi Program Madrasah Gemilang
Sport1 minggu agoJadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2
Sport1 minggu agoJadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026
Sport1 minggu agoJadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM
Sport1 minggu agoDaftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026
Sport1 minggu agoJadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga





