Connect with us

Lifestyle

Mengenal Rehabilitasi Medik dan Berbagai Jenis Terapinya

Jika Anda pernah menjalani operasi, mengalami cedera berat, atau menderita penyakit yang berdampak permanen, dokter mungkin akan menyarankan rehabilitasi medik. Rehabilitasi medik adalah terapi yang dilakukan untuk memulihkan fungsi tubuh yang bermasalah akibat cedera, operasi, ataupun penyakit tertentu.

Seperti apa proses rehabilitasi ini dan apa saja terapi yang digunakan? Berikut ulasan selengkapnya.

Kondisi yang membutuhkan rehabilitasi medik

rehabilitasi medik

Terapi rehabilitasi mencakup setiap kelompok umur, mulai dari bayi baru lahir, anak dan remaja, orang dewasa muda, hingga lanjut usia. Sebagai gambaran, kondisi kesehatan yang paling umum ditangani dengan rehabilitasi ini antara lain sebagai berikut.

Advertisement
  • Penyakit yang menyerang otak, seperti stroke, multiple sclerosis, atau cerebral palsy.
  • Cedera dan trauma, termasuk patah tulang, luka bakar, cedera otak, dan cedera tulang belakang.
  • Nyeri kronis, seperti sakit pinggang dan sakit leher bertahun-tahun.
  • Kelelahan kronis dalam masa pemulihan dari penyakit infeksi, gagal jantung, atau penyakit pernapasan.
  • Lansia dengan keterbatasan gerak.
  • Efek samping pengobatan penyakit tertentu, seperti kanker.
  • Operasi pada tulang atau sendi serta amputasi.
  • Nyeri sendi yang berlangsung menahun.

Pada anak-anak, rehabilitasi medik biasanya diperlukan untuk kondisi:

  • Kelainan genetik atau cacat lahir
  • Keterbelakangan mental
  • Penyakit otot dan saraf
  • Gangguan perkembangan atau kelainan sensorik
  • Autisme dan kondisi sejenisnya
  • Terlambat bicara dan gangguan sejenisnya

Selain kondisi yang bersifat medis, terapi rehabilitasi juga dapat dilakukan pada orang sehat yang aktif berolahraga (misalnya atlet atau binaragawan). Terapi ini bertujuan untuk mencegah dan mengatasi cedera akibat aktivitas fisik berat.

Jenis terapi dalam rehabilitasi medik

rehabilitasi medik

rehabilitasi medik

Rehabilitasi medik umumnya melibatkan beberapa terapi sekaligus, tergantung kondisi dan keterbatasan yang dialami pasien. Setiap terapi akan dilakukan bersama tenaga kesehatan yang sesuai.

Berikut jenis terapi yang paling umum dalam proses rehabilitasi:

1. Terapi fisik/fisioterapi

Terapi fisik atau fisioterapi ditujukan bagi pasien yang bermasalah dengan nyeri, kesulitan bergerak, serta belum bisa menjalani kegiatan dengan normal. Terapi ini biasanya dilakukan pada pasien stroke, operasi, ibu bersalin, dan pasien yang memakai alat bantu gerak.

Sebelum memulai terapi, dokter terlebih dulu akan menilai postur, keseimbangan, serta aspek lainnya yang berkaitan dengan kemampuan motorik. Beberapa bentuk terapi fisik dalam rehabilitasi medik antara lain:

Advertisement
  • Olahraga dan gerakan peregangan khusus untuk meredakan nyeri, menambah ruang gerak, dan meningkatkan kekuatan.
  • Terapi pijat, ultrasound, atau pemakaian suhu panas dan dingin guna meredakan nyeri otot.
  • Berlatih menggunakan alat bantu seperti tongkat, kruk, walker, dan kursi roda.
  • Terapi untuk mengelola nyeri.
  • Terapi untuk memperkuat sistem peredaran darah.
  • Rehabilitasi untuk membiasakan diri dengan anggota tubuh palsu.

2. Terapi okupasi

Ada penyakit dan kondisi tertentu yang membuat pasien tidak bisa melakukan kegiatan sederhana seperti makan, memakai baju, atau menyikat gigi. Terapi okupasi bertujuan untuk membantu pasien yang butuh dampingan dalam menjalani kegiatan tersebut.

Terapi ini fokus mengembalikan gerak motorik halus, fungsi indera, dan kemampuan sejenisnya yang diperlukan pasien untuk hidup secara mandiri. Terapis akan membantu pasien berlatih melakukan kegiatan umum, seperti:

  • Melakukan perawatan diri dari mandi hingga memakai baju.
  • Menulis dan menyalin catatan.
  • Memegang dan mengendalikan alat tulis, gunting, dan lain-lain.
  • Melempar dan menangkap bola.
  • Menanggapi rangsangan panca indera.
  • Menyesuaikan dan menggunakan alat makan.

Terapis terkadang juga menyarankan beberapa perubahan di rumah supaya Anda lebih mudah menjalani kegiatan sehari-hari. Anda mungkin perlu memasang pegangan pada dinding kamar mandi atau mengganti lampu dengan cahaya yang lebih terang.

3. Terapi wicara

terapi wicara untuk pasien celah bibir

terapi wicara untuk pasien celah bibir

Terapi wicara pada rehabilitasi medik dapat menangani berbagai masalah terkait mulut dan bahasa, termasuk kelancaran bicara, bernapas, dan menelan. Masalah ini kerap ditemukan pada anak dengan bibir sumbing, cerebral palsy, dan Down syndrome.

Selain anak-anak, terapi ini juga berguna bagi orang dewasa yang sulit bicara akibat stroke, penyakit Parkinson, multiple sclerosis, atau demensia. Tujuannya tak lain agar pasien mampu berkomunikasi, menelan, dan bernapas dengan sebaik mungkin.

Terapi wicara dilakukan dengan latihan berkomunikasi, bersuara, serta melafalkan huruf dan kata. Terapis juga memberikan terapi makan dan menelan dengan melatih lidah, rahang, serta bibir guna memperkuat otot-otot di sekitar mulut dan tenggorokkan.

Advertisement

4. Terapi lainnya

Selain terapi fisik, okupasi, dan wicara, berikut jenis terapi lain yang termasuk dalam rehabilitasi medik:

  • Terapi kognitif untuk mengatasi gangguan ingatan, pemusatan perhatian, serta aspek sejenisnya yang berkaitan dengan kemampuan berpikir.
  • Terapi farmakorehabilitasi dengan memberikan obat-obatan guna memulihkan fungsi fisik atau psikis.
  • Terapi rekreasional untuk meningkatkan kesehatan sosial dan emosional melalui seni, permainan, latihan relaksasi, dan terapi dengan hewan.
  • Terapi vokasional untuk membangun kemampuan yang dibutuhkan pasien ketika bersekolah atau bekerja.
  • Terapi seni atau musik untuk membantu pasien mengungkapkan emosi, meningkatkan kemampuan belajar, dan bersosialisasi.

Rehabilitasi medik adalah serangkaian proses untuk memulihkan fungsi fisik, psikologis, maupun sosial seseorang. Selama rehabilitasi, Anda akan mengikuti rangkaian terapi yang disesuaikan dengan kebutuhan dan masalah yang dialami.

Masa rehabilitasi tentu memakan waktu yang lama. Meski demikian, seluruh prosesnya akan membantu pasien dalam menjalani kehidupannya seoptimal mungkin.

Hello Health Group does not provide medical advice, diagnosis or treatment

Kabartangsel.com

Advertisement

Source

Sport12 jam ago

Jadwal BRI Super League 2026/2027 Hari Ini, Minggu 1 November: PSIM vs Borneo FC, Persib vs Isenmulang FC, dan Garudayaksa FC vs PSS Sleman

Sport12 jam ago

Persita Pesta Lima Gol di Kediri, Carlos Pena Puji Karakter Dan Mental Pemain

Sport13 jam ago

Hasil Dewa United vs Persija 2-1, Shin Tae-yong Sebut Kekalahan Jadi Alarm untuk Macan Kemayoran

Sport1 hari ago

Hasil Persik Kediri vs Persita Tangerang: Pendekar Cisadane Bantai Tuan Rumah 1-5, Pablo Ganet Hattrick

Nasional1 hari ago

FISIP UIN Jakarta dan LW MUI Perkuat Kolaborasi Pengembangan Wakaf Produktif

Opini1 hari ago

Mengapa Aset PDAM Kabupaten Tangerang di Kota Tangerang Selatan Belum Juga Diserahkan?

Banten1 hari ago

Pelatihan Hidroponik PD Wanita Islam Kota Serang, Manfaatkan Pekarangan Rumah Jadi Kebun Produktif

Nasional2 hari ago

MA Kabulkan Kasasi Nomor 742 K/TUN/2026, Suket Penyetaraan Ijazah SMA Gibran Rakabuming Raka Dinyatakan Tidak Sah

Hukum2 hari ago

Koalisi Mahasiswa dan Pemuda Astacita Desak Pembersihan Internal Polri dan Penegakan Sistem Merit

Sport3 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 30 Oktober 2026: Java United FC vs Bhayangkara FC dan Persebaya vs Persijap

Sport3 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Pekan ke-8, 30 Oktober–1 November

Nasional3 hari ago

Konser Andrea Bocelli Digelar 31 Oktober di Borobudur dan 3 November 2026 di JIExpo Kemayoran

Banten3 hari ago

Untirta Dorong Pengembangan Produk Lokal Banten untuk Ketahanan Pangan Nasional

Pemerintahan4 hari ago

Hari Sumpah Pemuda ke-98, Wali Kota Benyamin Davnie Ajak Pemuda Tanamkan Semangat Patriotik, Gigih, dan Berempati

Pemerintahan4 hari ago

Pilar Saga Ichsan: Progres Venue Sepatu Roda Ciater Permai Capai 80 Persen, Siap untuk Porprov Banten 2026

Sport4 hari ago

Hasil Persib Bandung vs Melbourne Victory 2-0 di ACL Two, Balsa Sekulic Cetak Brace

Nasional5 hari ago

LSAK: Pengunduran Diri Anak Menteri Haji Tak Cukup, APH Harus Usut Tuntas

azerbaijan_stockers, Fresh milk in a mug and jug on wooden table (Magnific)
Lifestyle5 hari ago

Kandungan dan Manfaat Susu Sapi untuk Keluarga

Banten5 hari ago

Amal Jayabaya Siapkan 10 Program untuk Memajukan Pengusaha Banten

Pemerintahan5 hari ago

porprov2026.tangerangselatankota.go.id, Website Resmi PORPROV VII Banten 2026

Sport3 minggu ago

Hasil Sidang Komdis PSSI Tanggal 1, 7, dan 8 Oktober 2026: Persiraja Didenda Rp75 Juta

Sport3 minggu ago

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI 23 September 2026: Persebaya dan Garudayaksa Didenda Rp100 Juta

Nasional2 minggu ago

Grand BAZNAS Awards 2026, UIN Jakarta Raih Penghargaan Lembaga Pendidikan Pendukung Zakat Terbaik

Sport3 minggu ago

Hasil Sidang Komdis PSSI 24-25 September 2026: Java United FC dan Persib Bandung Didenda

Sport3 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/2027 Usai Pekan ke-4, Persija Jakarta di Puncak

Sport3 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-2027 Pekan ke-5, 16-18 Oktober

Jabodetabek1 minggu ago

Wakil Ketua Umum ISNU Fadli Yasir Sambut Baik Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Sport2 minggu ago

Dramatis! Persita Tangerang Hajar Persija Jakarta 3-2

Nasional2 minggu ago

Reshuffle Kabinet: Prabowo Subianto Lantik 4 Wamen, Kepala BNPB, dan Pimpinan BPGMN

Sport2 minggu ago

Hasil Akhir Persita vs Persija Skor 3-2, Macan Kemayoran Kalah Perdana

Sport2 minggu ago

Hasil Persita Tangerang vs Persija Jakarta Imbang 1-1 di Babak Pertama

Serba-Serbi6 hari ago

Link Download Logo Resmi Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026

Sport2 minggu ago

BRI Super League 2026/2027, Hasil Persib vs Persik Kediri Skor 1-0

Nasional2 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Dukung Ruang Ekspresi bagi Anak-Anak Disabilitas

Sport6 hari ago

Hasil Persija vs Persik 2-1, Macan Kemayoran Tetap di Puncak Klasemen BRI Super League 2026/2027

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Minggu 18 Oktober 2026: Persebaya vs PSS Sleman, Persib vs Persik

Sport2 minggu ago

Kekalahan Perdana Persija Jakarta di BRI Super League 2026-2027, Persita Menang Dramatis 3-2

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League Hari Ini, Sabtu 17 Oktober 2026: Garudayaksa FC vs Arema FC dan Persita vs Persija Jakarta

Sport2 minggu ago

Persita Tangerang vs Persija Jakarta: Jadwal, Prediksi Skor, dan Head to Head di BRI Super League 2026/27

Banten2 minggu ago

80 Santri Mathla’ul Huda Kunjungi Perpusda Banten

Populer