JAKARTA – Kapolri Jenderal Idham Azis mengaku cukup bangga dengan capain Polri di tahun 2019 ini. Tingkat Kepuasaan Publik terhadap Polri mencapai 82 %.
Meski tingkat kepuasaan tinggi, Idham mengaku masih banyak hal yang perlu diperbaiki. Di moment HUT Bhayangkara ke-74, Idham meminta maaf kepada masyarakat Indonesia.
“Saya sekali lagi atas nama institusi Polri tentu saya juga harus meminta maaf, memohon maaf kepada seluruh masyarakat apabila sampai saat ini ekspetasi masyarakat terhadap Polri belum maksimal,” ucap Kapolri Jenderal Idham Azis, Rabu (1/7/2020).
Mantan Kabareskrim Polri ni mengatakan seluruh anggota Polri akan memberikan kepada negara yang terbaik. Idham memastikan 460 ribu anggota Polri bekerja keras.
“Tapi kami, di dada kami semua yang ada adalah bagaimana kita memberikan pengabdian yang terbaik kepada nusa dan bangsa,” ujarnya.
Terakhir, Kapolri mengucapkan terima kasih kepada media dan masyarakat Indonesia pada umumnya yang telah mendukung penuh Polri untuk memberikan pelayanan terbaik.
“Secara pribadi saya ucapkan terima kasih selama ini kepada rekan-rekan media, kepada masyarakat Indonesia yang telah memberikan support dan dukungan sehingga Polri bisa melakukan pengabdian yang terbaik sampai saat ini,” katanya. (dhp)
Pemerintahan4 hari agoPenataan Kabel Udara di Tangsel Terus Berlanjut, Jalan WR Supratman dan Merpati Raya Kini Lebih Rapi
Serba-Serbi3 minggu agoPerda Kota Tangerang Selatan Nomor 2 Tahun 2023: Di Wilayah yang Sudah Terpasang Jaringan, Kewajiban Menggunakan Layanan PAM Mulai Berlaku
Sport3 minggu agoJadwal Bola Inggris vs Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
Bisnis3 minggu agoMengenal Lebih Jauh Perseroda PITS: PAM Kota Tangsel
Hukum3 minggu agoIPW Sebut Kortastipidkor Polri Sedang Bongkar Kejahatan Besar, Diduga Libatkan Mafia Perkara
Pemerintahan4 minggu agoDipimpin Pilar Saga Ichsan, Tangsel Angkat Keberagaman Budaya Daerah di Karnaval APEKSI 2026
Jabodetabek3 minggu agoSama-sama Raih Warta Kota Awards, PAM Tangsel dan PAM Depok Berangkat dari Fondasi Berbeda
Nasional4 minggu agoKemenag Dorong PSGA Jadi Pusat Rujukan Nasional Gender dan Anak














