Bandung– Setelah mengunjungi Palangkaraya Kalimantan Tengah, Menhan RI Prabowo Subianto melanjutkan kunjungan kerja ke Sekolah Staf dan Komando Tentara Nasional Indonesia (Sesko TNI) di Bandung Jawa Barat, Jumat (10/7).
Dalam kunjungan kerjanya ke Sesko TNI, Menhan yang didamping Komandan Sesko TNI Marsdya TNI Dedy Permadi, S.E., M.M.D.S., memberikan pembekalan kepada Perwira Siswa Pendidikan Reguler (Pasis Dikreg) XLVII Sesko TNI. Sebelum memberi pembekalan, Menhan disambut Dan Sesko TNI dan jajaran dengan upacara jajar kehormatan.
Kepada Pasis Dikreg, Menhan menyampaikan Pokok-pokok Kebijakan Umum Pertahanan Negara Dalam Rangka Menghadapi Tantangan Tugas. Diungkapkan Menhan untuk menghadapi tantangan dan ancaman, dirumuskan beberapa pokok kebijakan umum pertahanan negara yang meliputi kebijakan pertahanan militer dan nirmiliter.
Pokok-pokok kebijakan pertahanan militer terdiri atas kebijakan pembangunan, pembinaan kemampuan, pengerahan dan penggunaan kekuatan, regulasi, anggaran, dan pengawasan.
Sedangkan kebijakan pertahanan nirmiliter terdiri dari kebijakan pembangunan, pembinaan kemampuan, penggunaan dan pemanfaatan sumber daya nasional, regulasi, anggaran, pengawasan dan pengendalian, serta kebijakan penyelenggaraan.
Kebijakan Umum Pertahanan Negara ini hendaknya menjadi pedoman bagi Menteri atau Pimpinan Lembaga dan Pemerintah Daerah dalam menetapkan kebijakan sesuai dengan tugas, fungsi, dan wewenang masing-masing.
Untuk itu Kemhan dan TNI agar menjadi penggerak sekaligus pendorong bagi Kementerian/Lembaga lainnya dalam mengimplementasikan Kebijakan Umum Pertahanan Negara ke dalam Penyelenggaraan Pertahanan Negara melalui program kerja, baik untuk jangka menengah maupun jangka pendek.
“Pasis harus siap dan berani mati untuk kedaulatan dan kehormatan bangsa seperti yang telah dilakukan Komandan Batalyon I Gusti Ngurah Rai, Daan Mogot dan Yos Sudarso,” pesan Menhan kepada Pasis TNI – Polri.
Sebelum memberi pembekalan kepada Pasis TNI, Menhan berkesempatan mendengarkan paparan yang disampaikan Direktur PT Pindad Abraham Mose. Acara dilanjutkan dengan peninjauan display rantis.
Dalam paparannya dihadapan Menhan, Direktur PT Pindad menjelaskan mengenai produk hankam, produk industrial berupa alat mesin pertanian (alsintan) dan dukungan untuk covid-19 berupa ventilator dan mobile lab.

Terkait produk hankam, Direktur PT Pindad menjelaskan tentang rantis ringan 4×4, medium tank harimau, kemampuam mortir PT Pindad, retrofit meriam S-60 dan munisi 57 mm. Selain itu juga dijelaskan hal yang terkait dengan Harwat Tank Scorpion, Leopard dan AMX-13 serta senapan serbu untuk Koppasus bekerjasama dengan Caracal.
Pembekalan kali ini diikuti 166 Pasis TNI – Polri dari 170 siswa Dikreg XLVII Sesko TNI dimana empat diantaranya adalah siswa mancanegara. Empat siswa mancanegara tersebut berasal dari India, Pakistan, Filipina dan Singapura.
Dalam kunjungannya ke Sesko TNI, Menhan memberikan bantuan 14 buah judul buku yang masing-masing judul berjumlah 200 eksemplar dimana dua buah diantaranya merupakan karangan Menhan.
Banten4 hari agoKomisi V DPRD Banten Siap Awasi Ketat Pelaksanaan SPMB 2026
Bisnis4 hari agoIndofood Sponsori Film Animasi Garuda di Dadaku
Bisnis4 hari ago75 Persen Kelas Menengah Indonesia Tertekan secara Finansial
Bisnis4 hari agoFujifilm Indonesia Bawa Kebahagiaan ke Panti Asuhan Lewat Program ‘First Family Photo’
Nasional4 hari agoJelang Hari Kartini, Selvi Gibran Rakabuming Dorong Penguatan Peran Perempuan dan Kesetaraan Gender dengan Kolaborasi Lintas Sektoral
Bisnis4 hari agoIsoplus Run Series 2026 Targetkan 17.000 Pelari
Bisnis4 hari agoPINTU Perkuat Edukasi dan Literasi Crypto bagi Generasi Muda
Nasional4 hari agoWapres Gibran Rakabuming Raka Ajak Industri Kreatif Perkuat Kolaborasi Strategis











