Connect with us

Lifestyle

Alergi Buah Kiwi, Alergi yang Kerap Terjadi Pada Anak

Siapa yang tak kenal buah kiwi? Buah berwarna hijau dan memiliki rasa yang asam ini memang menawarkan segudang manfaat yang baik bagi kesehatan. Sayangnya, tidak semua orang dapat menikmati buah kiwi karena dapat menyebabkan alergi, terutama anak-anak.

Yuk, kenali lebih lanjut apa yang membuat alergi buah kiwi pada anak dapat terjadi dan bagaimana cara mengatasinya. 

Alergi buah kiwi pada anak

kulit buah kiwi

Kiwi adalah buah yang berasal dari Tiongkok dan kaya akan nutrisi dan vitamin. Buah berwarna hijau ini cukup populer di seluruh dunia, termasuk Indonesia karena mengandung antioksidan, vitamin C, magnesium, dan serat. 

Advertisement

Bagi Anda yang menggemari buah kiwi mungkin merasa kasihan pada mereka yang tidak dapat mengonsumsinya. Pasalnya, jenis alergi yang satu ini menjadi cukup umum dan terkadang menimbulkan reaksi yang cukup serius, terutama pada anak-anak. 

Menurut laporan dari Anaphylaxis Campaign, laporan alergi terhadap buah masam ini umum terjadi sejak tahun 1980-an di kalangan orang dewasa. Lalu, pada 1990-an mulai lebih sering ditemukan pada anak-anak. 

Gejala alergi buah kiwi

ciri-ciri dan gejala alergi debu

ciri-ciri dan gejala alergi debu

Awalnya, orang yang memiliki alergi terhadap makanan atau buah tertentu akan mengalami gejala ringan. Akan tetapi, lambat laun gejala tersebut dapat menjadi lebih parah jika Anda masih tetap berdekatan atau mengonsumsi pemicu alergi. 

Normalnya, alergi kiwi, terutama pada anak, menimbulkan gejala yang cukup ringan. Mulai dari ruam dan gatal pada kulit hingga mengalami gatal dan kesemutan pada anggota tubuh lainnya, seperti mulut, tenggorokan, lidah, dan bibir. 

Advertisement

Kondisi ini lebih umum disebut sebagai sindrom alergi oral atau pollen-food allergy syndrome yang disebabkan oleh berbagai macam alergen. Contohnya, serbuk bunga, buah, atau debu.

Berikut ini beberapa gejala alergi buah kiwi yang cukup parah dan perlu segera diperiksakan ke dokter, seperti:

  • kesemutan di mulut dan tenggorokan berujung pada pembengkakan
  • mati rasa pada bagian lidah, bibir, atau tenggorokan
  • mengalami kesulitan bernapas atau sesak napas
  • mual dan muntah
  • kram perut dan diare
  • tekanan darah menurun drastis tiba-tiba
  • jantung berdetak lebih cepat 
  • pusing hingga kehilangan kesadaran

Apabila anak Anda mengalami beberapa gejala di atas, kemungkinan besar tubuh sedang mengalami syok anafilaktik dan membutuhkan konsultasi dokter. 

Pemicu reaksi alergi kiwi

kulit buah kiwi

kulit buah kiwi

Reaksi alergi tentu tidak akan terjadi jika tidak mengonsumsi atau berada di dekat hal yang dapat memicu alergi. Pada kasus ini, Anda perlu memperhatikan setiap makanan yang akan dikonsumsi anak, apakah mengandung kiwi atau tidak. 

Anda mungkin berpikir bahwa dengan banyaknya jenis kiwi yang tersedia, akan ada satu varian yang mungkin tidak akan menimbulkan reaksi alergi. 

Advertisement

Faktanya, mungkin saja demikian, tetapi usahakan untuk tetap memisahkan setiap kiwi dari makanan agar lebih aman. Setidaknya sampai Anda benar-benar paham apa yang membuat anak mengalami gejala alergi. 

Umumnya, buah kiwi dapat ditemukan pada beberapa jenis makanan di bawah ini, seperti:

  • salad buah, terutama buah sitrus 
  • es krim atau gelato dengan varian rasa buah
  • selai buah 
  • bahan makanan atau makanan yang sudah dipanggang, seperti kue atau roti

Oleh karena itu, bagi Anda atau anak yang alergi terhadap buah kiwi pun perlu berhati-hati terhadap jus buah atau smoothies. Jangan lupa untuk memeriksa setiap bahan makanan agar tidak menyesal di kemudian hari. 

Hal ini dikarenakan terdapat sebuah laporan menunjukkan adanya anafilaksis yang dipicu oleh buah kiwi yang tertinggal pada pisau. Lalu, pisau tersebut digunakan untuk mempersiapkan makanan berbahan dasar stroberi di sebuah restoran. 

Advertisement

Pada saat orang yang memiliki alergi terhadap buah kiwi mengonsumsi makanan tersebut, bukan tidak mungkin mereka mengalami reaksi meskipun tidak terdapat kiwi di dalamnya. 

Intinya, Anda perlu berhati-hati dan jangan lupa untuk memberitahukan kepada pegawai restoran agar mereka mempersiapkan makanan dengan alat yang bebas kontaminasi kiwi. 

Penyebab alergi buah kiwi

Sebenarnya, penyebab alergi terhadap buah kiwi mirip dengan alergi pada buah lainnya. Orang yang mengalami kondisi ini biasanya memiliki sistem kekebalan tubuh yang tidak dapat mengenali buah sebagai makanan. 

Alhasil, protein tersebut dideteksi sebagai ancaman dan memicu sistem kekebalan tubuh memproduksi histamin serta antibodi untuk melawan senyawa yang ada di buah kiwi. 

Advertisement

Alergen yang mirip dengan kiwi dapat ditemukan di berbagai jenis makanan lainnya. Akibatnya, orang dengan alergi kiwi sangat mungkin bereaksi sama terhadap makanan, tanaman, dan bahan lainnya seperti:

  • zaitun
  • gandum
  • melon, alpukat, pisang, apel, dan nanas
  • biji wijen
  • hazelnut 
  • kentang
  • tomat, buah persik, dan pepaya
  • serbuk sari pohon birch

tomat apakah penyebab asam urat manfaat sayuran merah

tomat apakah penyebab asam urat manfaat sayuran merah

Selain itu, bagi Anda yang memiliki alergi terhadap lateks, kemungkinan terkena alergi buah yang berasal dari Tiongkok ini cukup besar. Kondisi ini dapat terjadi karena senyawa alergi yang ada pada lateks mirip dengan zat di serbuk sari, buah, kacang-kacangan, dan sayuran tertentu.

Sementara itu, alergi buah kiwi pada anak dapat terjadi karena faktor genetik. Bahkan, sangat mungkin terjadi anak-anak tidak menunjukkan reaksi alergi ketika mengonsumsi makanan tersebut sebelumnya.

Hal tersebut dikarenakan tubuh jarang menunjukkan gejala saat pertama kali mengonsumsi pemicu alergi. Akan tetapi, sistem kekebalan tubuh kemudian dipicu dan mempelajari bagaimana harus bereaksi ketika kiwi kembali dikonsumsi. Maka itu, ketika anak kembali mengonsumsi pemicu alergi, tubuh pun baru bereaksi. 

Advertisement

Bagaimana cara mengatasi kondisi ini?

tes uji tusuk kulit skin prick test

tes uji tusuk kulit skin prick test

Bagi Anda yang memiliki riwayat alergi terhadap buah dan curiga anak akan mengalami hal yang sama, usahakan untuk tidak memberikan buah-buahan yang mirip dengan kiwi ke anak. 

Jika sudah terlanjur diberikan dan anak menunjukkan reaksi alergi, segera bawa mereka ke dokter umum dan rumah sakit mungkin akan merujuk pada dokter spesialis. 

Normalnya, dokter akan mendiagnosis orang yang mengalami alergi dengan menggunakan sedikit pemicunya. Lalu, pemicu alergi dipakai dalam uji tusuk kulit yang dinilai lebih efektif dibandingkan tes darah. 

Apabila mereka menunjukkan reaksi yang parah, mereka akan diberikan epinefrin, yaitu suntik adrenalin.

Advertisement

Alergi buah kiwi memang dapat terjadi pada siapa saja, tetapi lebih sering dialami oleh anak-anak. Gejala yang ditimbulkan pun mirip dengan alergi buah lainnya, sehingga mungkin Anda akan kesulitan membedakannya.

Oleh karena itu, agar mereka tidak mengembangkan komplikasi yang parah, segera bawa anak ke dokter saat gejala-gejala ringan mulai muncul. 

Kabartangsel.com

Source

Advertisement
Nasional13 menit ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Sport4 jam ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport5 jam ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Bisnis7 jam ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Bisnis7 jam ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Bisnis7 jam ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis7 jam ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Bisnis7 jam ago

Payfazz Luncurkan EDC Mini

Bisnis7 jam ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Bisnis7 jam ago

PNM Peduli Hadirkan Trauma Healing untuk di NTT

Bisnis7 jam ago

Saatnya Generasi Muda Berinvestasi Lebih Mindful

Bisnis7 jam ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Bisnis7 jam ago

Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Didorong Naik Kelas, Kapasitas Ekspor-Impor Perlu Diperkuat

Bisnis7 jam ago

Jarwinn Solar Panel Dorong PLTS Hybrid dan BESS untuk Efisiensi Energi Dunia Usaha

Bisnis7 jam ago

Kepastian Investasi Perlu Diperkuat

Bisnis7 jam ago

Bank Jakarta Siap Bangun Biodigester Komunal Sampah Organik di Jakarta Utara

Bisnis7 jam ago

MPXL Berhasil Membalikkan Kinerja, Laba Bersih Tumbuh Menjadi Rp4,11 Miliar

Pemerintahan8 jam ago

Mengenal Tangsel Siaga 112, Layanan Darurat Terintegrasi untuk Masyarakat

Nasional8 jam ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Pemerintahan9 jam ago

Benyamin Davnie Paparkan Prioritas RAPBD Tangsel 2027: Penanganan Banjir, Rumah Tidak Layak Huni hingga Stunting

Sport2 minggu ago

Jadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2

Sport2 minggu ago

Tiket FIFA ASEAN Cup 2026: Harga dan Cara Beli via Garuda ID

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM

Banten3 minggu ago

40 Guru Madrasah Dapat Beasiswa S1, STAI Syekh Manshur Apresiasi Program Madrasah Gemilang

Sport2 minggu ago

Daftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026

Nasional2 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Berikan Selamat kepada Suahasil Nazara atas Amanah Baru yang Diembannya

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga

Sport1 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Nasional2 minggu ago

Purbaya Yudhi Sadewa Dicopot Presiden Prabowo, Prof Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan

Politik2 minggu ago

WI Banten Dorong Perempuan Aktif di Dunia Politik

Obituari2 minggu ago

Kurniawan Zulkarnain: Intelektual Organik yang Tak Pernah Berhenti Gelisah Memikirkan Indonesia

Nasional3 minggu ago

LSAK Desak KPK Perjelas Status Uang Rp3,5 Miliar Terkait Kasus Batu Bara Kukar

Tangerang Selatan3 minggu ago

IKPP Tangerang Mill Dukung Kolaborasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Mandiri Menuju Zero Waste 2028

Sport2 minggu ago

Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Nasional2 minggu ago

Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menkeu: Ini Bentuk Kepercayaan Presiden dan Negara

Nasional2 minggu ago

Profil Prof Suahasil Nazara, Menkeu Baru Pengganti Purbaya Yudhi Sadewa

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Populer