Serpong
Anggi Nurma Sita Sari, Derita Tumor Ganas Stadium 4, Adakah Warga Tangsel yang Peduli?

Anggi Nurma Sita Sari, warga Gang Swadaya RT 03 RW 03 Nomor 86, Kelurahan Ciater, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), kini hanya bisa pasrah atas penyakit tumor ganas yang dideritanya.
Sebab tim kedokteran dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo di Jakarta, sudah angkat tangan. “Udah banyak hutang ke sudara-sudara dan tetangga untuk biaya pengobatan,” lirihnya, Kamis (09/10/2014)M.
Anggi menceritakan, penyakit tumor ini berawal pada 2006 silam, saat dirinya melahirkan anak pertamanya, yakni Revan Adif Firdaus (7). Ketika itu ia merasa bagian rahang dan lehernya pegal seperti keseleo. Akhirnya dipanggilah tukang urut tradisional.
“Kok bukannya membaik malah ada benjolan tumbuh,” katanya. Anggi bilang, mulai medio 2009 hingga Februari 2012 dirinya rutin memeriksakan penyakitnya tahap awal hingga CT scan.
Ia merasa seperti tersambar petir, setelah mendengar vonis dokter yang menyatakan dirinya terkena tumor ganas. Namun, dokter mengaku sudah tidak bisa lagi melakukan operasi karena kondisi tumor yang semakin membesar sudah sampai stadium 4.
“Saya kaget pas divonis tumor ganas stadium tinggi. Enggak nyangka karena keluarga tidak ada yang kena penyakit tersebut, saya lalu berpikir gara-gara urut akhirnya saya merasakan seperti ini,” ujarnya.
Anggi yang dulu memiliki wajah cantik kini berubah total. Sekarang bagian mata dan muka bagian kirinya membesar. Meski begitu Anggi terus mensyukuri hidup karena masih diberikan waktu lebih lama lagi untuk menjaga kedua buah hatinya yang masih kecil.
Anggi divonis usianya tinggal dua tahun lagi oleh dokter RSCM. Bila dilakukan operasi kemungkinan efek terbesar adalah terjadinya pendarahan sehingga ia tak lagi punya harapan hidup.
“Saya divonis dokter, hanya sampai dua tahun lagi bisa hidup. Namun Tuhan berkata lain, tahun ketiga saya masih diberikan nafas dan hidup untuk melihat tumbuh kembang kedua anak saya yang masih kecil-kecil,” tambah Anggi.
Dia menceritakan, selama ini jika dia merasakan sakit, dia hanya minum obat penghilang rasa sakit. “Saya kumat sakit yah dibawa santai aja. Mungkin inilah yang membuat Tuhan, masih memberikan saya hidup lebih lama lagi dari vonis dokter yang diberikan kepada saya,” jelas istri petugas keamanan itu. (tn/kt)
Sport4 hari agoHasil Persik Kediri vs Persija Jakarta 1-3, Macan Kemayoran Bungkam Macan Putih di Stadion Brawijaya
Event2 hari agoFestival Lebaran Betawi Tangsel ke-6 Digelar 23–24 Mei 2026 di Jurang Mangu Barat
Nasional7 hari agoAkad Massal KUR 1.000 UMKM Kreatif Bali, Menteri Maman Abdurrahman Perkenalkan Platform SAPA UMKM
Sport4 hari agoHasil Persik Kediri vs Persija Jakarta Imbang 1-1 di Babak Pertama BRI Super League 2025/2026
Sport4 hari agoHasil Malut United FC vs Persita Tangerang 1-1 di Babak Pertama BRI Super League 2025/2026
Sport4 hari agoPrediksi Pertandingan Malut United FC vs Persita Tangerang
Sport3 hari agoMoto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Start Posisi 20 Finis di Urutan ke-8
Sport3 hari agoHasil Pertandingan PSM Makassar vs Persib Bandung 1-2





















