Banten
Antisipasi Visrus Corona, Calon Haji Asal Banten Dibekali Masker

Seluruh Calon Jamaah Haji (Calhaj) asal Provinsi Banten dibekali tiga masker khusus anti virus corona. Pasalnya 70 persen dari total calon haji yang diberangkatkan masuk kategori resiko tinggi (risti). Seperti diketahui, jumlah jamaah haji asal Banten mencapai 6.849 jiwa.
Tujuh puluh persen dari jumlah itu masuk kategori risti karena beberapa faktor yang mengakibatkan kesehatannya tidak 100 persen baik. Salah satunya faktor usia di atas 60 tahun. Ditambah lagi virus corona bisa menyerang para calon jamaah haji karena kondisi usia yang sudah renta.
Atas itu, masing-masing jamaah diberikan tiga unit masker anti virus corona. ”Masker itu berbeda dengan masker yang ada di pasaran. Salah satunya bisa dicuci dan digunakan kembali,” ucap Iding Mujtahidin, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Banten.
Masih menurut Iding, masker anti virus corona akan dibagikan kepada seluruh calo jemaah haji sebelum diberangkatkan dari tanah air menuju Arab Saudi. Virus corona secara medis tidak menyebar antara manusia ke manusia. Virus ini menyebabkan infeksi saluran napas seperti batuk atau flu.
Namun, tidak menutup kemungkinan dapat menyebabkan kematian. Virus ini sendiri menyebar hanya di kawasan Jajirah Arab. Selain memberikan masker anti virus corona, Calhaj Risti diberikan tanda khusus berbentuk gelang berwarna kuning. Dengan begitu, para tenaga medis yang mendampingi dapat lebih mengawasai para Calhaj Risti tersebut.
”Semua calhaj yang diberangkatkan sudah melalui prosedur pemeriksaan kesehatan. Namun karena memang faktor usia, maka calon jamaah haji dikategorikan risti lebih mudah dalam pengawasan. Faktor cuaca yang mencapai 42 derajat celcius di Arab Saudi dapat menjadi penyebab beragam penyakit pada calhaj dengan usia di atas 60 tahun,” ujarnya juga.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tangsel, Agus Salim mengatakan total calon haji asal Kota Tangsel berjumlah 948 orang. Dari jumlah itu untuk kategori usia di atas 60 tahun mencapai 60 persen.
”Kalau diakumulasikan se-Provinsi Banten memang cukup banyak calon jemaan haji yang masuk kategori risti. Namun kami pastikan saat diberangkatkan semua dalam kondisi baik-baik. Kategori risti lebih kepada faktor usia yang sudah lanjut dan kemungkinan besar rentan karena kondisi cuaca yang berbeda jauh antara Arab Saudi dengan tanah air,” ujarnya. (fin/indps/kt)
Jabodetabek7 hari agoIDWX Hadirkan Jam Tangan Tag Heuer Original untuk Pecinta Jam Mewah di Jakarta
Bisnis7 hari agoAle-Ale Rasa Buah Nanas: Juicy Nanasnya, Segarnya Juara
Jabodetabek7 hari agoBedah Akuntabilitas BUMN Pasca Danantara, Akademisi UIN Jakarta Fathudin Kalimas Raih Doktor di UI
Pemerintahan6 hari agoBenyamin Davnie Pastikan Tumpukan Sampah di Tangsel Sudah Teratasi
Pemerintahan6 hari agoPemkot Tangsel Gandeng KPK Perkuat Pencegahan Korupsi Lewat Program Keluarga Berintegritas
Pemerintahan6 hari agoPilar Saga Ichsan Hadiri Puncak HPN 2026 di Banten: Perkuat Peran Pers Hadapi Tantangan Era Digital dan AI
Sport5 hari agoRatchaburi FC vs Persib Bandung 0-1 di Menit ke-5 Babak Pertama
Bisnis5 hari agoHadirkan “Gaya Raya”, Blibli Gandeng 20 Brand Fashion Lokal













