Connect with us

Lifestyle

Apa Saja Pengobatan untuk Merawat Neuropati Diabetik?

Salah satu komplikasi yang dapat terjadi ketika Anda mengidap diabetes adalah gangguan saraf tepi atau dikenal juga sebagai neuropati diabetik. Sayangnya, hingga sekarang belum ada pengobatan atau perawatan yang bisa benar-benar menyembuhkan neuropati diabetik. Namun, terdapat pengobatan untuk meringankan gejala. Pengidap diabetes (diabetesi) juga dapat memulai upaya untuk menurunkan risiko sebagai langkah pencegahan neuropati.

Pengobatan neuropati diabetik

Neuropati merupakan gangguan pada saraf tepi dan salah satu faktor risikonya adalah ketika Anda mengidap diabetes tipe 1 atau tipe 2. Para peneliti percaya bahwa neuropati dapat terjadi akibat kadar gula darah dan lemak (seperti trigliserida) yang tinggi pada sel-sel dan jaringan saraf. Ketika Anda mengalami neuropati diabetik, sistem saraf tidak dapat lagi bekerja dengan normal.

Apabila Anda mengidap diabetes dan mengalami gejala neuropati diabetik, segera hubungi dokter. Gejalanya antara lain:

  • Sensitif terhadap sentuhan
  • Hilangnya indera peraba
  • Kesulitan menjaga keseimbangan saat berjalan
  • Kebas atau nyeri pada tangan atau kaki
  • Mual, gangguan pencernaan, atau muntah-muntah
  • Pusing ketika berdiri
  • Gangguan penglihatan, seperti berbayang
  • Denyut jantung meningkat

Anda dapat melakukan pengobatan untuk meringankan gejala dan menurunkan risiko neuropati diabetik tersebut dengan cara:

1. Perubahan dan mengontrol gaya hidup

Advertisement

Gaya hidup sehat mencegahan stroke ringan

Apabila Anda mengidap diabetes, sebaiknya berkonsultasi pada dokter untuk membuat rencana perawatan untuk mengurangi risiko neuropati diabetik. Dokter mungkin akan merekomendasikan beberapa jenis obat dan perubahan gaya hidup, seperti:

Membuat keputusan terbaik saat memilih makanan

Pola makan yang sebagian besar terdiri dari buah dan sayur akan memberikan manfaat seperti serat, vitamin, mineral, dan antioksidan. Hal ini dapat menjaga kesehatan secara keseluruhan dan membantu gula darah tetap seimbang.

Menjaga berat badan ideal

Terdapat hubungan antara berat badan berlebih dan menurunnya sensitivitas insulin dalam tubuh. Ini dapat meningkatkan risiko peningkatan kadar gula darah dan dapat menyebabkan kerusakan saraf.

Oleh karena itu, penting bagi penderita diabetes untuk tetap menjaga berat badang yang ideal untuk mengurangi risiko neuropati diabetik.

Advertisement

Selalu aktif setiap hari

Anjuran untuk berolahraga saat ini adalah Anda perlu setidaknya melakukan gerakan aerobik menengah selama 150 menit atau 75 menit aerobik berat dalam seminggu.

Berhenti merokok

Diabetes lebih banyak ditemukan pada perokok, meski para peneliti belum bisa memastikan alasannya. Namun faktanya, merokok dapat merusak dinding arteri, mengakibatkan lemak menumpuk sehingga pembuluh darah menyempit, dan menghambat sirkulasi. Sirkulasi darah yang terganggu berdampak juga pada neuropati.

2. Mengonsumsi obat atau suplemen

waktu terbaik minum suplemen

waktu terbaik minum suplemen

Beberapa jenis obat pereda rasa sakit dapat digunakan untuk meringankan gejala neuropati diabetik. Namun, jika tidak efektif, Anda perlu meminta obat preskripsi dari dokter.

Selain itu, suplemen juga dapat berperan dalam mengontrol neuropati diabetik. Salah satu vitamin yang mampu membantu pengobatan neuropati diabetik adalah vitamin B, contohnya vitamin B12. Vitamin B pada umumnya aman dikonsumsi. Namun, jika ragu, Anda dapat berkonsultasi pada dokter sebelum mulai mengonsumsi suplemen atau vitamin.

Advertisement

3. Rutin mengontrol gula darah

cara cek gula darah di rumah

cara cek gula darah di rumah

Pengidap diabetes perlu konsisten untuk memeriksa gula darah agar dapat menjaga kadar gula tetap berada pada batas tertentu. Dengan demikian, kerusakan saraf dapat dihambat bahkan dapat meringankan gejala yang dialami. 

Untuk mengetahui berapa angka kadar gula yang aman, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter karena terdapat beberapa faktor perlu dipertimbangkan. 

Namun menurut American Diabetes Association, secara umum rekomendasi kadar gula darah yang perlu dijaga adalah:

  • Antara 80 dan 130 mg/dL sebelum makan
  • Kurang dari 180 mg/dL dua jam setelah makan

Oleh karena belum ada pengobatan khusus neuropati diabetik. Cara terbaik untuk merawat kondisi kesehatan ini adalah dengan menjaga kadar gula darah melalui obat/suplemen dan gaya hidup sehat. Selalu cek kadar gula darah secara rutin dan segera hubungi dokter apabila mengalami gejala yang Anda rasa memerlukan pertolongan medis.

Kabartangsel.com

Advertisement

Source

Pemerintahan2 jam ago

DSDABMBK Tangsel Bangun Median dan Dua U-Turn di Jalan Rawa Buntu

Nasional4 jam ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Sport7 jam ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport9 jam ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Bisnis10 jam ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Bisnis10 jam ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Bisnis11 jam ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis11 jam ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Bisnis11 jam ago

Payfazz Luncurkan EDC Mini

Bisnis11 jam ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Bisnis11 jam ago

PNM Peduli Hadirkan Trauma Healing untuk di NTT

Bisnis11 jam ago

Saatnya Generasi Muda Berinvestasi Lebih Mindful

Bisnis11 jam ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Bisnis11 jam ago

Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Didorong Naik Kelas, Kapasitas Ekspor-Impor Perlu Diperkuat

Bisnis11 jam ago

Jarwinn Solar Panel Dorong PLTS Hybrid dan BESS untuk Efisiensi Energi Dunia Usaha

Bisnis11 jam ago

Kepastian Investasi Perlu Diperkuat

Bisnis11 jam ago

Bank Jakarta Siap Bangun Biodigester Komunal Sampah Organik di Jakarta Utara

Bisnis11 jam ago

MPXL Berhasil Membalikkan Kinerja, Laba Bersih Tumbuh Menjadi Rp4,11 Miliar

Pemerintahan11 jam ago

Mengenal Tangsel Siaga 112, Layanan Darurat Terintegrasi untuk Masyarakat

Nasional12 jam ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Sport2 minggu ago

Jadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2

Sport2 minggu ago

Tiket FIFA ASEAN Cup 2026: Harga dan Cara Beli via Garuda ID

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM

Banten3 minggu ago

40 Guru Madrasah Dapat Beasiswa S1, STAI Syekh Manshur Apresiasi Program Madrasah Gemilang

Sport2 minggu ago

Daftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026

Nasional2 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Berikan Selamat kepada Suahasil Nazara atas Amanah Baru yang Diembannya

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga

Sport1 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Nasional2 minggu ago

Purbaya Yudhi Sadewa Dicopot Presiden Prabowo, Prof Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan

Politik3 minggu ago

WI Banten Dorong Perempuan Aktif di Dunia Politik

Obituari2 minggu ago

Kurniawan Zulkarnain: Intelektual Organik yang Tak Pernah Berhenti Gelisah Memikirkan Indonesia

Nasional3 minggu ago

LSAK Desak KPK Perjelas Status Uang Rp3,5 Miliar Terkait Kasus Batu Bara Kukar

Sport2 minggu ago

Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Tangerang Selatan3 minggu ago

IKPP Tangerang Mill Dukung Kolaborasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Mandiri Menuju Zero Waste 2028

Nasional2 minggu ago

Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menkeu: Ini Bentuk Kepercayaan Presiden dan Negara

Nasional2 minggu ago

Profil Prof Suahasil Nazara, Menkeu Baru Pengganti Purbaya Yudhi Sadewa

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Populer