Connect with us

Selama ini, banyak orang yang menyebut istilah Tangsel adalah singkatan dari Tangerang Selatan. Tapi tahukah anda arti kata Tangsel menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)? Dalam KBBI, arti kata Tangsel adalah ganjal; baji; sumbat.

Jika digunakan dalam kalimat dengan awalan me (menangsel), maka artinya adalah mengganjal; membaji; mengisi; menyumbat;~ mulut. Seperti mengisi mulut (dengan makanan); menyumbat mulut atau mengisi perut; mengganjal perut (supaya tidak lapar).

Kata menangsel memang jarang terdengar, akan tetapi dalam penelusuran kabartangsel.com di dalam beberapa novel kata ini sering disebut. Contohnya di dalam novel karya Ajip Rosidi dengan judul “Rikmadenda Mencari Tuhan” terdapat sebuah kalimat “Di Amarta mungkin ada makanan untuk menangsel perut. Disini, ubi sudah habis sampai daun-daunnya”.

Demikian juga dalam novelnya yang lain yang berjudul “Dua orang dukun dan cerita pendek Sunda lainnya” pada bagian sub judul Nyi Karsih. Lagi-lagi Ajip Rosidi menuliskan kata menangsel perut dalam novelnya tersebut.

Advertisement

“Melihat isyarat itu, gulang-gulang penjaga pintu lemari yang melekat di tengah-tengah ruangan pesta segera memijit knop yang letaknya dekat engsel. Dan lemari itu terbukalah. Maka dari dalamnya itu tiap pagi berkeliaran bersama kawan-kawannya ke hutan untuk mencari pucuk-pucukan atau menggali umbi-umbian, sekedar untuk menangsel perut“.

Kata menangsel juga digunakan oleh Alwi Shihab dalam bukunya yang berjudul “Betawi Queen of The East”.

“Konon, Belanda memberikan nama Zanvoort meniru nama salah satu pantai di negerinya. Pada tahun 1950’an rekreasi ke zandvoort sangat menyenangkan. Rekreasi ke tempat initidak memerlukan biaya besar. Karena tidak dipungut bayaran satu sen pun. Keluarga dapat menggelar lesehan untuk menangsel perut sambil menikmati deburan ombak dan angin laut.

Ridwan Saidi salah seorang budayawan Betawi pernah mengusulkan penyebutan Tangsel untuk Kota Tangerang Selatan diganti menjadi Tangsela. (fid)

Advertisement

Populer