Cek Fakta
Awas Hoaks! Pemkot Tangsel Siap Melegalkan Miras demi Meningkatkan PAD

Beredar unggahan di media sosial Instagram yang mengklaim Pemerintah Kota Tangerang Selatan akan melegalkan minuman keras (miras) demi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Narasi tersebut beredar melalui akun Instagram “cupangslayer69” pada 20 Mei 2026.
Dalam unggahan itu disebutkan bahwa Pemkot Tangsel tengah menyiapkan regulasi legalisasi miras sebagai sumber pendapatan baru dan disebut sebagai langkah berani untuk mendorong kemajuan daerah.
Namun, klaim tersebut dipastikan tidak benar. Hasil penelusuran Tim Cek Fakta Mafindo melalui situs TurnBackHoax.id menyebut informasi tersebut merupakan konten palsu atau fabricated content.
Berdasarkan hasil pemeriksaan fakta, tidak ditemukan satu pun informasi maupun pemberitaan kredibel yang menyatakan Pemerintah Kota Tangerang Selatan akan melegalkan minuman keras demi meningkatkan PAD. Sebaliknya, Pemkot Tangsel justru melakukan berbagai langkah penertiban terhadap peredaran miras ilegal.
Salah satu fakta yang ditemukan adalah operasi gabungan yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang Selatan di wilayah Serpong. Dalam operasi tersebut, petugas menyita 1.561 botol minuman beralkohol dari berbagai merek yang diduga dijual tanpa izin atau melanggar ketentuan yang berlaku. Barang-barang tersebut kemudian diamankan sebagai barang bukti untuk proses lebih lanjut.
Selain itu, Pemerintah Kota Tangerang Selatan juga pernah memusnahkan sebanyak 13.970 botol minuman keras ilegal hasil penindakan sepanjang 2025. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, yang menegaskan bahwa minuman beralkohol dilarang di wilayah Tangerang Selatan sesuai peraturan daerah yang berlaku.
Dalam pernyataannya, Benyamin menegaskan bahwa seluruh minuman beralkohol dilarang beredar di Tangerang Selatan dan penegakan Perda akan terus dilakukan tanpa kompromi.
Dengan demikian, narasi yang menyebut Pemkot Tangsel akan melegalkan miras demi meningkatkan PAD tidak memiliki dasar fakta. Pemerintah Kota Tangerang Selatan justru melakukan penertiban, penyitaan, hingga pemusnahan minuman keras ilegal sebagai bentuk penegakan aturan daerah.
Kesimpulan: Klaim “Pemerintah Kota Tangerang Selatan siap melegalkan miras demi meningkatkan PAD” adalah hoaks atau konten palsu (fabricated content).
Bisnis2 hari agoLamiPak Indonesia Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di TOP CSR Awards 2026
Pemerintahan2 hari agoPeringati Hari Lahir Pancasila, Benyamin Davnie Serukan Persatuan, Gotong Royong, dan Kepedulian Sosial
Pemerintahan2 hari agoPemkot Tangsel Hadirkan 5.000 Titik Internet Gratis, Jangkau 379 Masjid dan 376 Musala
Pemerintahan2 hari agoInternet Gratis Jangkau 379 Masjid dan 376 Musala, Pemkot Kini Hadirkan Aplikasi Tangsel Mengaji Berbasis AI
Pemerintahan7 hari agoSelain Hewan Kurban, Pemkot Tangsel Salurkan 10 Ribu Wadah Ramah Lingkungan
Sport3 hari agoPersib Bandung dan Borneo FC Samarinda Wakili Indonesia di ASEAN Club Championship Shopee Cup 2026/27
Sport3 hari agoKapten Persita Tangerang Minta Maaf Gagal Penuhi Target BRI Super League 2025/26
Sport2 hari agoMoto3 Italia 2026: Veda Ega Pratama Finish ke-8, Hakim Danish Amankan Podium ke-3














