Connect with us

Lifestyle

Bagaimana Menilai Kepribadian Orang Lewat Cara Berpakaian?

First impression alias kesan pertama sering terbentuk berdasarkan penampilan fisik seseorang atau cara mereka mengungkapkan sesuatu. Contohnya, Anda mungkin melihat orang yang memiliki paras seperti bayi memiliki sifat yang polos layaknya anak-anak. Lantas, bagaimana dengan menilai kepribadian orang lain lewat cara berpakaian mereka?

Menilai kepribadian seseorang lewat cara berpakaian

menilai kepribadian cara berpakaian

Pernahkah Anda tanpa sadar menganggap seseorang dengan pakaian bermerek lebih kompeten dibandingan mereka yang hanya mengenakan pakaian kasual? Jika iya, tidak perlu khawatir karena menilai orang lain lewat cara berpakaian adalah hal yang cukup normal. 

Begini, peristiwa ini kerap terjadi terutama di dunia kerja. Bahkan, ketika Anda sudah diberitahu bahwa pakaian tidak berhubungan dengan kemampuan seseorang, tetapi tanpa sadar penilaian ini masih terus dilakukan. 

Advertisement

Menurut penelitian dari Nature Human Behaviour, perilaku menilai orang lain lewat pakaian mereka sudah menjadi naluri alamiah hampir sebagian orang. Di dalam jurnal tersebut disebutkan terdapat sembilan studi yang melibatkan masyarakat awam dan mahasiswa.

Kedua kelompok tersebut diberikan gambar berisi wajah secara acak dan dipasangkan dengan pakaian bagian atas yang terlihat mahal dan murah. Kemudian, para peserta diminta untuk menilai kemampuan wajah yang diberikan. 

Kesembilan penelitian tersebut menunjukkan bahwa wajah orang yang dipasangkan dengan pakaian bermerek dianggap lebih kompeten. Reaksi tersebut muncul meskipun peserta telah diperingatkan untuk tidak menilai kepribadian wajah lewat cara berpakaian mereka.

kesan pertama menilai karakter seseorang

kesan pertama menilai karakter seseorang

Pada studi pertama, para ahli mencoba memberikan penjelasan yang cukup beragam dan panjang terhadap gambar yang mereka perlihatkan kepada peserta. Hal tersebut bertujuan untuk melihat apakah penjelasan tersebut akan memengaruhi pandangan peserta terhadap orang lain.

Advertisement

Pada empat penelitian berikutnya, peneliti juga meminta peserta untuk tidak terlalu memperhatikan pakaian orang yang ada di gambar. Para peserta diimbau lebih berfokus terhadap wajah orang tersebut dibandingkan hal-hal lainnya. 

Walaupun demikian, data menunjukkan bahwa instruksi tersebut tidak memberikan dampak yang cukup besar terhadap hasil akhir. Pasalnya, delapan studi pertama peserta tetap memasukkan cara berpakaian sebagai faktor penentu penilaian terhadap orang lain sebanyak 83%.

Sementara itu, pada penelitian ke-9 peneliti mencoba metode lain yaitu membuat peserta memilih wajah yang lebih berkompeten tanpa dipasangkan dengan pakaian terlebih dahulu.

Hasilnya pun tidak begitu terlalu berbeda karena sekitar 70% peserta tetap menganggap mereka yang memakai pakaian mahal terlihat lebih mampu. 

Advertisement

Dampak menilai orang lain lewat pakaian mereka

pasangan tidak percaya diri

pasangan tidak percaya diri

Pada akhir penelitian tersebut, peneliti menyimpulkan bahwa kebanyakan peserta sulit mengendalikan naluri alamiah untuk menilai kepribadian lewat cara berpakaian mereka. 

Mereka juga berpendapat bahwa pakaian yang merupakan bagian dari status ekonomi juga memengaruhi penilaian peserta. Efek pakaian terjadi dalam berbagai kondisi yang diberikan oleh peneliti, termasuk ketika mereka memperingatkan peserta untuk tidak terlalu melihat pakaian. 

Maka dari itu, penelitian ini secara tidak langsung menunjukkan bahwa masyarakat dengan status ekonomi yang lebih rendah cenderung kurang dihormati dan tidak dianggap berkompeten.

Salah satu tantangan yang mungkin mereka hadapi adalah kesan pertama yang cenderung muncul dalam waktu singkat. Akibatnya, menilai kepribadian seseorang lewat cara berpakaian pun tidak dapat dihindari. 

Advertisement

Penghakiman ini memberikan dampak yang cukup serius di kehidupan nyata. Mengutip apa yang dikatakan oleh penulis studi, Eldar Shafir, kemiskinan memilki berbagai tantangan.

Menurut profesor ilmu perilaku dan kebijakan publik tersebut, penampilan fisik, status sosial, dan psikologis yang tidak mendukung dianggap memiliki kemampuan yang lebih rendah. 

Akibatnya, menilai kepribadian dari cara berpakaian seperti ini dapat membuat masyarakat dengan status sosial lebih rendah cenderung kurang dihargai. Akhirnya, menambah nilai pada diri sendiri pun menjadi terhambat karena adanya beban psikologis yang dihasilkan dari apa yang mereka pakai.

Tips mengurangi menilai orang lain lewat pakaian

menghadapi teman kerja toxic

menghadapi teman kerja toxic

Sadar atau tidak, hampir semua orang pernah menilai kepribadian dan kompetensi orang lain lewat cara berpakaian mereka. Namun, kebiasaan ini tentu memiliki pengaruh yang cukup buruk, terutama ketika orang yang Anda nilai tidak sesuai dengan kenyataan. 

Advertisement

Akibatnya, Anda mungkin merasa malu karena merasa gambaran status sosial lewat pakaian bermerek cukup penting. Namun, tanpa sadar mungkin perilaku ini akan kembali berulang. 

Maka dari itu, Anda bisa mengurangi untuk menilai seseorang lewat pakaian mereka dengan beberapa cara berikut:

  • Tidak menyalahkan diri sendiri
  • Berpikir dahulu sebelum menilai orang lain dan mengucapkannya terang-terangan
  • Melihat hal-hal positif yang dilakukan orang lain
  • Mengingatkan diri sendiri bahwa orang lain adalah manusia biasa, sama seperti Anda
  • Berpikiran lebih terbuka terhadap apa yang orang lain pakai dan pilih
  • Melihat perilaku diri sendiri, apakah sudah pantas menilai orang lain atau belum
  • Mencoba mempercayai orang meskipun ragu (benefit of the doubt)

Perlu diingat bahwa peluang kesalahan akan penilaian terhadap orang lain, terutama lewat penampilan cukup besar. Maka dari itu, cobalah untuk ingat bahwa tidak semua orang berkompeten selalu menggunakan pakaian bermerek atau mahal.

Kabartangsel.com

Source

Advertisement
Sport7 jam ago

Jadwal BRI Super League 2026/2027 Hari Ini, Minggu 1 November: PSIM vs Borneo FC, Persib vs Isenmulang FC, dan Garudayaksa FC vs PSS Sleman

Sport8 jam ago

Persita Pesta Lima Gol di Kediri, Carlos Pena Puji Karakter Dan Mental Pemain

Sport8 jam ago

Hasil Dewa United vs Persija 2-1, Shin Tae-yong Sebut Kekalahan Jadi Alarm untuk Macan Kemayoran

Sport1 hari ago

Hasil Persik Kediri vs Persita Tangerang: Pendekar Cisadane Bantai Tuan Rumah 1-5, Pablo Ganet Hattrick

Nasional1 hari ago

FISIP UIN Jakarta dan LW MUI Perkuat Kolaborasi Pengembangan Wakaf Produktif

Opini1 hari ago

Mengapa Aset PDAM Kabupaten Tangerang di Kota Tangerang Selatan Belum Juga Diserahkan?

Banten1 hari ago

Pelatihan Hidroponik PD Wanita Islam Kota Serang, Manfaatkan Pekarangan Rumah Jadi Kebun Produktif

Nasional2 hari ago

MA Kabulkan Kasasi Nomor 742 K/TUN/2026, Suket Penyetaraan Ijazah SMA Gibran Rakabuming Raka Dinyatakan Tidak Sah

Hukum2 hari ago

Koalisi Mahasiswa dan Pemuda Astacita Desak Pembersihan Internal Polri dan Penegakan Sistem Merit

Sport3 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 30 Oktober 2026: Java United FC vs Bhayangkara FC dan Persebaya vs Persijap

Sport3 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Pekan ke-8, 30 Oktober–1 November

Nasional3 hari ago

Konser Andrea Bocelli Digelar 31 Oktober di Borobudur dan 3 November 2026 di JIExpo Kemayoran

Banten3 hari ago

Untirta Dorong Pengembangan Produk Lokal Banten untuk Ketahanan Pangan Nasional

Pemerintahan4 hari ago

Hari Sumpah Pemuda ke-98, Wali Kota Benyamin Davnie Ajak Pemuda Tanamkan Semangat Patriotik, Gigih, dan Berempati

Pemerintahan4 hari ago

Pilar Saga Ichsan: Progres Venue Sepatu Roda Ciater Permai Capai 80 Persen, Siap untuk Porprov Banten 2026

Sport4 hari ago

Hasil Persib Bandung vs Melbourne Victory 2-0 di ACL Two, Balsa Sekulic Cetak Brace

Nasional4 hari ago

LSAK: Pengunduran Diri Anak Menteri Haji Tak Cukup, APH Harus Usut Tuntas

azerbaijan_stockers, Fresh milk in a mug and jug on wooden table (Magnific)
Lifestyle4 hari ago

Kandungan dan Manfaat Susu Sapi untuk Keluarga

Banten4 hari ago

Amal Jayabaya Siapkan 10 Program untuk Memajukan Pengusaha Banten

Pemerintahan4 hari ago

porprov2026.tangerangselatankota.go.id, Website Resmi PORPROV VII Banten 2026

Sport3 minggu ago

Hasil Sidang Komdis PSSI Tanggal 1, 7, dan 8 Oktober 2026: Persiraja Didenda Rp75 Juta

Sport3 minggu ago

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI 23 September 2026: Persebaya dan Garudayaksa Didenda Rp100 Juta

Nasional2 minggu ago

Grand BAZNAS Awards 2026, UIN Jakarta Raih Penghargaan Lembaga Pendidikan Pendukung Zakat Terbaik

Sport3 minggu ago

Hasil Sidang Komdis PSSI 24-25 September 2026: Java United FC dan Persib Bandung Didenda

Sport3 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/2027 Usai Pekan ke-4, Persija Jakarta di Puncak

Sport3 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-2027 Pekan ke-5, 16-18 Oktober

Jabodetabek1 minggu ago

Wakil Ketua Umum ISNU Fadli Yasir Sambut Baik Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Sport2 minggu ago

Dramatis! Persita Tangerang Hajar Persija Jakarta 3-2

Sport2 minggu ago

Hasil Akhir Persita vs Persija Skor 3-2, Macan Kemayoran Kalah Perdana

Nasional2 minggu ago

Reshuffle Kabinet: Prabowo Subianto Lantik 4 Wamen, Kepala BNPB, dan Pimpinan BPGMN

Sport2 minggu ago

Hasil Persita Tangerang vs Persija Jakarta Imbang 1-1 di Babak Pertama

Serba-Serbi5 hari ago

Link Download Logo Resmi Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026

Sport2 minggu ago

BRI Super League 2026/2027, Hasil Persib vs Persik Kediri Skor 1-0

Nasional2 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Dukung Ruang Ekspresi bagi Anak-Anak Disabilitas

Sport6 hari ago

Hasil Persija vs Persik 2-1, Macan Kemayoran Tetap di Puncak Klasemen BRI Super League 2026/2027

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Minggu 18 Oktober 2026: Persebaya vs PSS Sleman, Persib vs Persik

Sport2 minggu ago

Kekalahan Perdana Persija Jakarta di BRI Super League 2026-2027, Persita Menang Dramatis 3-2

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League Hari Ini, Sabtu 17 Oktober 2026: Garudayaksa FC vs Arema FC dan Persita vs Persija Jakarta

Sport2 minggu ago

Persita Tangerang vs Persija Jakarta: Jadwal, Prediksi Skor, dan Head to Head di BRI Super League 2026/27

Banten2 minggu ago

80 Santri Mathla’ul Huda Kunjungi Perpusda Banten

Populer