Connect with us

Lifestyle

Bahaya Bakteri Jamur Enoki yang Dimusnahkan Pemerintah

Pemerintah Indonesia memberi instruksi untuk musnahkan jamur enoki karena mengandung bakteri berbahaya bagi tubuh manusia. Jamur enoki yang diimpor dari Korea Selatan terbukti terkontaminasi Listeria monocytogenes yang menyebabkan penyakit Listeriosis.

Hanya saja, ini bukan berarti semua jamur enoki berbahaya untuk dikonsumsi. Selengkapnya, simak ulasan berikut.

Indonesia musnahkan jamur enoki yang terkontaminasi bakteri berbahaya

manfaat jamur enoki tapi bisa bahaya jika tercemar bakteri

Kementerian Pertanian (Kementan) mendapatkan peringatan dari otoritas keamanan pangan dunia (International food safety Authority Network/ INFOSAN) pada 15 April 2020. 

Advertisement

INFOSAN mengabarkan adanya kejadian luar biasa (KLB) di Amerika, Kanada, dan Australia akibat konsumsi jamur enoki yang tercemar bakteri. Mereka memperingatkan Indonesia agar melakukan pengecekan pada jamur enoki yang diimpor dari Korea Selatan.

Hasil investigasi Kementan menunjukkan jamur enoki dari produsen Green Co Ltd yang diimpor dari Korea Selatan mengandung bakteri berbahaya yakni bakteri Listeria monocytogenes.

Pada saat itu, Badan pengawas obat dan makanan Amerika (FDA) telah mengumumkan jamur enoki dari Green Co Ltd didistribusikan oleh tiga perusahaan yakni Sun Hong Foods, Inc., Guan’s Mushroom Co., dan H&C Food, Inc. 

Halaman FDA tersebut juga mengingatkan agar masyarakat tidak mengkonsumsi jamur enoki dari perusahaan tersebut walaupun tampilannya segar dan tidak busuk.

Advertisement

Pada Kamis (2/7), Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementan Agung Hendriadi memastikan semua jamur enoki dari produsen asal Korea Selatan tersebut telah dimusnahkan dari pasaran di Indonesia. Sedangkan untuk jamur enoki dari negara lain selain Korea Selatan tidak disebutkan memiliki kandungan bakteri berbahaya tersebut.

“Dari negara lain masih aman, tapi kami mengimbau jangan dikonsumsi mentah,” ujar Agung. 

Bahaya bakteri Listeria monocytogenes

jamur enoki harus dikonsumsi matang agar terhindar dari bahaya bakteri listeria

jamur enoki harus dikonsumsi matang agar terhindar dari bahaya bakteri listeria

Jamur enoki asal Korea Selatan tersebut dimusnahkan karena mengandung bakteri Listeria monocytogenes yang melebihi ambang batas. 

Bakteri Listeria monocytogenes biasa hidup dan mengontaminasi daging yang kurang matang dan produk susu. Beberapa KLB akibat bakteri ini pernah terjadi pada seledri, taoge/kecambah, blewah, keju, dan es krim.

Advertisement

“Listeria itu adalah kontaminasi yang disebabkan media pembawa, tanah, atau lahan, jadi sangat spesifik sekali dari lokasi mana,” terang Agung. 

Bakteri Listeria monocytogenes ini diketahui bisa hidup di suhu rendah termasuk suhu kulkas. Maka dari itu, bakteri ini bisa mengontaminasi jamur enoki yang tumbuh di suhu rendah dan hampir selalu disimpan di lemari pendingin. Bakteri ini juga bisa menyebar ke permukaan benda dan ke makanan lain di dekatnya setelah dimasak.

Penyakit akibat bakteri ini disebut infeksi Listeriosis. Meski termasuk salah satu penyakit yang jarang terjadi, infeksi ini termasuk berbahaya. Gejalanya hampir mirip seperti flu, yakni demam, diare, menggigil, mual, dan nyeri otot. Penyakit ini dapat sembuh sendiri pada orang sehat yang memiliki daya tahan tubuh kuat.

Bagi yang memiliki sistem imun rendah seperti orang tua dan orang dengan penyakit penyerta, penyakit ini bisa menyebabkan meningitis atau radang selaput otak. 

Advertisement

Sementara itu, Listeriosis yang dialami ibu hamil dapat menyebabkan kelahiran prematur, keguguran, bahkan kematian janin sesaat setelah kelahiran. Bayi dapat sakit keras jika terinfeksi sebelum lahir.

Di Amerika Serikat, jamur enoki yang telah tercemar bakteri ini menyebabkan setidaknya 30 orang sakit. Empat di antaranya meninggal dunia.

Perlu diingat bahwa tidak semua jamur enoki berbahaya. Namun, pencegahan harus tetap dilakukan. Sebelum mengonsumsinya, pastikan Anda mencuci bersih jamur lalu memasaknya dalam suhu tinggi hingga matang.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Advertisement

Kabartangsel.com

Source

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Nasional2 jam ago

Susunan Pengurus PBNU 2026-2031: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Gus Kikin, Sekjen Gudfan Arif

Sport6 jam ago

Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport7 jam ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober

Bisnis9 jam ago

Bank IBK Indonesia Gelar Aksi Konservasi Tanam Mangrove

Bisnis9 jam ago

Bogasari Baking Center Latih Puluhan UKM

Bisnis9 jam ago

Otomatisasi Klaim Asuransi dengan AI untuk Mendorong Layanan Lebih Cepat dan Efisien

Bisnis9 jam ago

Kapasitas Pelabuhan Naik, Simpul Logistik Darat Perlu Diperkuat

Bisnis9 jam ago

Payfazz Luncurkan EDC Mini

Bisnis9 jam ago

Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 6,51 Persen, Fi Asia Indonesia 2026 Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Bisnis9 jam ago

PNM Peduli Hadirkan Trauma Healing untuk di NTT

Bisnis9 jam ago

Saatnya Generasi Muda Berinvestasi Lebih Mindful

Bisnis9 jam ago

Bogasari Gelar Edukasi Cegah Stunting

Bisnis9 jam ago

Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Didorong Naik Kelas, Kapasitas Ekspor-Impor Perlu Diperkuat

Bisnis9 jam ago

Jarwinn Solar Panel Dorong PLTS Hybrid dan BESS untuk Efisiensi Energi Dunia Usaha

Bisnis9 jam ago

Kepastian Investasi Perlu Diperkuat

Bisnis9 jam ago

Bank Jakarta Siap Bangun Biodigester Komunal Sampah Organik di Jakarta Utara

Bisnis9 jam ago

MPXL Berhasil Membalikkan Kinerja, Laba Bersih Tumbuh Menjadi Rp4,11 Miliar

Pemerintahan9 jam ago

Mengenal Tangsel Siaga 112, Layanan Darurat Terintegrasi untuk Masyarakat

Nasional10 jam ago

G30SPKI, Gerakan 30 September 1965: Sejarah G30S, Kronologi, Korban, dan Dampaknya bagi Indonesia

Pemerintahan11 jam ago

Benyamin Davnie Paparkan Prioritas RAPBD Tangsel 2027: Penanganan Banjir, Rumah Tidak Layak Huni hingga Stunting

Sport2 minggu ago

Jadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2

Sport2 minggu ago

Tiket FIFA ASEAN Cup 2026: Harga dan Cara Beli via Garuda ID

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Banten3 minggu ago

40 Guru Madrasah Dapat Beasiswa S1, STAI Syekh Manshur Apresiasi Program Madrasah Gemilang

Sport2 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM

Sport2 minggu ago

Daftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026

Nasional2 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Berikan Selamat kepada Suahasil Nazara atas Amanah Baru yang Diembannya

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Sport2 minggu ago

Jadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga

Sport1 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Nasional2 minggu ago

Purbaya Yudhi Sadewa Dicopot Presiden Prabowo, Prof Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan

Politik3 minggu ago

WI Banten Dorong Perempuan Aktif di Dunia Politik

Obituari2 minggu ago

Kurniawan Zulkarnain: Intelektual Organik yang Tak Pernah Berhenti Gelisah Memikirkan Indonesia

Nasional3 minggu ago

LSAK Desak KPK Perjelas Status Uang Rp3,5 Miliar Terkait Kasus Batu Bara Kukar

Sport2 minggu ago

Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Tangerang Selatan3 minggu ago

IKPP Tangerang Mill Dukung Kolaborasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Mandiri Menuju Zero Waste 2028

Nasional2 minggu ago

Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menkeu: Ini Bentuk Kepercayaan Presiden dan Negara

Nasional2 minggu ago

Profil Prof Suahasil Nazara, Menkeu Baru Pengganti Purbaya Yudhi Sadewa

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Populer