Connect with us

Lifestyle

Bahaya Mandi Bola yang Perlu Diwaspadai Para Ortu

Kolam mandi bola di mall atau taman bermain bisa jadi surganya anak kecil. Buah hati Anda mungkin akan kegirangan ketika meluncur dari perosotan dan “menyelam dalam tumpukan bola-bola plastik berwarna-warni. Namun, tahukah Anda bahwa kolam bola ini ternyata menyimpan risiko kesehatan yang tak boleh disepelekan?

Kolam bola adalah sarang bakteri

Kolam bola sebenarnya merupakan tempat paling kotor yang juga menjadi sarang bakteri. Banyaknya orang yang keluar-masuk di area tersebut mungkin saja membawa kuman penyakit yang tidak pernah Anda ketahui sebelumnya.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh para ahli dari StemProtect.co.uk menunjukkan bahwa terdapat banyak kotoran yang tersebar luas di tempat mandi bola. Menurut beberapa pekerja di Inggris yang dilibatkan dalam penelitian tersebut, banyak anak-anak yang tidak sengaja muntah, pipis, hingga bahkan buang air besar ketika sedang bermain mandi bola.

Advertisement

Tak hanya itu, makanan atau minuman yang berceceran di juga membuat area tersebut semakin kotor. Kabar buruknya, upaya pembersihan secara intensif dari pihak pengelola termasuk sangat jarang dilakukan.

Hal ini dibenarkan oleh Dr Kelly Reynolds, Profesor Kesehatan Masyarat dari University of Arizona College. Mengutip laman Parents, Dr Reynolds mengatakan bahwa kolam bola yang ada di playground restoran cepat saji, gym, atau tempat umum lainnya jarang dibersihkan. Akibatnya, sangat memungkinkan area tersebut dipenuhi oleh berbagai bakteri yang berbahaya.

Main mandi bola juga bisa picu alergi lateks

Dikutip dari laman WebMD, beberapa anak ada juga yang dapat mengalami reaksi alergi parah akibat lateks yang digunakan pada matras (bantalan busa) di kolam bola. Ya, para ahli mengatakan bahwa bagi anak-anak yang memang memiliki riwayat alergi lateks, lapisan lateks pada matras itulah yang bisa berisiko jadi masalah.

Menurut pakar alergi dari Pusat Medis New York University, Dr Clifford Bassett, alergi lateks bisa sangat serius. Pada kasus yang awal mungkin kulitnya hanya mengalami ruam kemerahan. Namun, dalam kasus yang parah, anak bisa mengalami reaksi anafilaksis yang mengancam nyawa.

Advertisement

Dr Bassett menambahkan, orangtua diminta waspada terhadap tanda-tanda reaksi alergi pada anak setelah mereka bermain mandi bola. Apabila si kecil memang sudah memiliki alergi lateks bawaan, sebaiknya hindari bermain mandi bola sama sekali.

Tips aman main mandi bola untuk si kecil

Sebagai orangtua, Anda perlu cermat dan teliti ketika ingin mengajak si kecil bermain di playground alias area bermain khusus anak-anak. Terutama jika ia meminta mandi bola. Nah, untuk menghindari berbagai kemungkinan buruk seperti yang sudah dijelaskan di atas, berikut beberapa tips aman mengajak anak bermain di kolam bola:

1. Lihat kebersihan area bermain

Sebelum menginzinkan anak masuk ke dalam area bermain, pastikan Anda melakukan inspeksi kebersihan terlebih dahulu. Lihatlah kebersihan area permainan itu secara keseluruhan, mulai dari kondisi bola-bolanya, matras, hingga ada tidaknya sampah di sekitar area permainan. Jika area permainan berbau tidak sedap, bola dan matras terlihat sangat kotor, serta banyak sampah berserakan, maka sebaiknya hindari mengajak anak bermain di situ.

Untuk memastikan kebersihan area tersebut, Anda juga bisa bertanya langsung kepada petugas atau pengelola yang berada di lokasi. Tanyakan pada petugas seberapa sering area permainan dibersihkan dan apakah area tersebut disemprot antikuman setiap hari atau tidak. Dua pertanyaan ini penting untuk dikulik demi kenyamanan dan keamanan si kecil bermain di area tersebut.

Advertisement

Jika disebutkan bahwa kolam mandi bola tidak dibersihkan setiap hari, sebaiknya Anda berpikir ulang untuk mengajak si kecil bermain di situ.

2. Temani si kecil saat bermain

Balita tentu senang ketika tahu mereka akan diajak ke playground untuk bermain mandi bola. Namun, jangan pernah biarkan mereka bermain sendiri. Anda harus menjaga dan mengawasinya selama bermain mandi bola. Anda bisa ikut masuk ke dalam area untuk memegangi si kecil agar ia tidak terjatuh ketika berjalan dan tertimbun bola saat turun dari perosotan.

Berapa playground biasanya menyantumkan aturan bahwa anak balita harus didampingi orang dewasa ketika bermain.

3. Jangan bermain ketika ramai pengunjung

Sebaiknya Anda tidak memilih playground yang sedang ramai pengunjung. Pasalnya, banyaknya orang di area tersebut dapat meningkatkan risiko anak jatuh dan tertimbun di dalam bola. Ya, ketika area bermain dipenuhi oleh banyak orang, maka ruang gerak anak jadi terbatas. Akibatnya, anak bisa saja saling berbenturan dengan anak-anak lainnya.

Advertisement

Dalam banyak kasus, risiko kecelakan saat mandi bola terjadi ketika anak berdiri di bawah perosotan saat ada anak lain yang meluncur dengan kecepatan tinggi. Maka dari itu, mintalah si kecil untuk menghindari berdiri tepat di bawah perosotan ketika ada anak lain yang ingin meluncur.

4. Lepas semua aksesoris dan benda lain dari tubuh anak

Pihak pengelola area biasanya akan meminta setiap anak yang ingin bermain mandi bola untuk melepaskan sepatu dan menggunakan kaus kaki khusus. Selain itu, jangan lupa untuk melepaskan semua aksesoris dan perhiasaan yang melekat di tubuh anak, sekaligus benda yang ada di dalam sakunya.

Benda-benda seperti jepit rambut yang terpasang longgar bisa terlepas dan justru melukai si kecil saat ia saling berbenturan dengan anak lainnya. Tak hanya itu, aksesori seperti kalung juga mungkin saja melilit leher si kecil ketika ia tengah meluncur turun dari perosotan ke dalam kolam bola.

Jadi, pastikan sebelum bermain mandi bola semua aksesoris yang dipakai anak dilepaskan, ya.

Advertisement

5. Ajak anak cuci tangan setelah bermain

Setelah puas bermain, jangan langsung ajak si kecil makan atau pulang. Sebaiknya, ajaklah si kecil ke toilet untuk mencuci tangannya. Apabila lokasi toilet terlalu jauh, Anda bisa mengelap tangan dan wajah si kecil dengan tisu basah setelah itu keringkan menggunakan tisu atau handuk kering.

Bila perlu, Anda bisa memandikan si kecil atau menggantikan baju dan kaos kaki yang sudah dipakainya selama mandi bola. Berbagai hal tersebut dilakukan guna mencegah bakteri menempel di tubuh anak.

Tak hanya saat bermain mandi bola, menjaga kebersihan anak juga mutlak dilakukan setiap kali Anda selesai mengajak si kecil bermain di playground. 

Buat kolam bola sendiri di rumah

Ketimbang harus keluar rumah untuk bermain di playground yang berbayar, Anda bisa loh membuat kolam bola sendiri di rumah. Selain lebih aman, mandi bola di rumah tentunya lebih murah.

Advertisement

Untuk membuatnya, Anda membutuhkan kolam renang plastik dan bola plastik ukuran kecil. Anda juga bisa menambahkan air ke dalam kolam plastik agar si kecil bisa sekaligus berenang. Setelah selesai bermain, jangan lupa untuk mencuci bola dan kolam plastik sampai bersih.

Membuat kolam bola sendiri di rumah tentu lebih higienis karena Anda sendirilah yang memastikan kebersihannya.

Kabartangsel.com

Source

Advertisement
Tips3 jam ago

Tempat Jual Beli Barang Bekas di Tangerang Selatan, Ini Pilihan untuk Mencari Barang Preloved

Banten15 jam ago

80 Santri Mathla’ul Huda Kunjungi Perpusda Banten

Pemerintahan16 jam ago

Pascaledakan Ruko Pasar Cimanggis, PIlar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Prioritaskan Keselamatan dan Pemulihan Pedagang

Pemerintahan2 hari ago

Pilar Saga Ichsan Resmikan Pos Gizi di Lengkong Gudang, Tangsel Perkuat Pencegahan Stunting

Pemerintahan2 hari ago

Aspal Jalan Rawa Buntu Dikupas, Dinas SDABMBK Tangsel Tangani Dua Titik Beton Rusak

Nasional3 hari ago

Syahganda Nainggolan Tegaskan Arah Baru Komunikasi Bakom RI yang Lebih Terbuka, Dialogis dan Kolaboratif

Sport3 hari ago

BRI Super League 2026/2027, Hasil Persib vs Persik Kediri Skor 1-0

Sport3 hari ago

Hasil Persib Bandung vs Persik Kediri Skor 0-0 di Babak Pertama

Sport4 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Minggu 18 Oktober 2026: Persebaya vs PSS Sleman, Persib vs Persik

Sport4 hari ago

Hasil Akhir Persita vs Persija Skor 3-2, Macan Kemayoran Kalah Perdana

Sport4 hari ago

Kekalahan Perdana Persija Jakarta di BRI Super League 2026-2027, Persita Menang Dramatis 3-2

Sport4 hari ago

Dramatis! Persita Tangerang Hajar Persija Jakarta 3-2

Sport4 hari ago

Hasil Persita Tangerang vs Persija Jakarta Imbang 1-1 di Babak Pertama

Sport4 hari ago

Persita Tangerang vs Persija Jakarta: Jadwal, Prediksi Skor, dan Head to Head di BRI Super League 2026/27

Sport4 hari ago

Jadwal BRI Super League Hari Ini, Sabtu 17 Oktober 2026: Garudayaksa FC vs Arema FC dan Persita vs Persija Jakarta

Nasional6 hari ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Dukung Ruang Ekspresi bagi Anak-Anak Disabilitas

Nasional6 hari ago

Grand BAZNAS Awards 2026, UIN Jakarta Raih Penghargaan Lembaga Pendidikan Pendukung Zakat Terbaik

Nasional6 hari ago

Reshuffle Kabinet: Prabowo Subianto Lantik 4 Wamen, Kepala BNPB, dan Pimpinan BPGMN

Sport1 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026-2027 Pekan ke-5, 16-18 Oktober

Sport1 minggu ago

Klasemen BRI Super League 2026/2027 Usai Pekan ke-4, Persija Jakarta di Puncak

Sport3 minggu ago

Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2: Injury Time Awalnya 2 Menit, Kenapa Berubah Jadi 7 Menit?

Sport3 minggu ago

Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Hajar Bangladesh 9-2

Sport2 minggu ago

38 Peserta League Cup 2026/27

Sport2 minggu ago

Hasil Drawing League Cup 2026/2027

Pemerintahan3 minggu ago

Kadispora Tangsel Mengundurkan Diri, Pemkot Tangsel Pastikan Pelayanan Dispora dan Persiapan Porprov Banten 2026 Tetap Berjalan

Nasional3 minggu ago

Mutasi Polri 2 Oktober 2026: 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti

Sport1 minggu ago

Hasil Sidang Komdis PSSI Tanggal 1, 7, dan 8 Oktober 2026: Persiraja Didenda Rp75 Juta

Nasional3 minggu ago

Presiden Prabowo Subianto Angkat 26 Anggota Wantimpres, Ini Profil Lengkapnya

Sport2 minggu ago

Ranking FIFA Timnas Indonesia Terbaru Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport3 minggu ago

Tamatlah Sudah Alkisah Kami: Malaysia Cetak 6 Gol ke Gawang Singapura, tapi Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Pemerintahan3 minggu ago

Alasan Mukroni Mundur dari Jabatan Kadispora Tangsel

Pemerintahan3 minggu ago

Gantikan Mukroni, H Ika Resmi Jadi Plt Kepala Dispora Tangsel

Sport3 minggu ago

FAM Tuntut Penjelasan FIFA soal Perubahan Waktu Tambahan Indonesia vs Bangladesh

Tangsel ONE: Satu Akses, Satu Data, Satu Tangsel
Pemerintahan3 minggu ago

Tangsel One Tambah Fitur Baru, Warga Tangsel Bisa Cari Loker hingga Cek Harga Pasar

Sport1 minggu ago

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI 23 September 2026: Persebaya dan Garudayaksa Didenda Rp100 Juta

Tangerang Selatan3 minggu ago

Raker Karang Taruna Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Program Harus Tepat Sasaran

Pemerintahan3 minggu ago

Program Bantuan Jaminan Sosial BAZNAS Diluncurkan, Pilar Saga Ichsan Dorong Perlindungan Pekerja Rentan Tangsel Menuju Kemandirian Ekonomi

Otomotif3 minggu ago

iCAR V27, SUV Listrik Bergaya Offroad untuk Perjalanan Kota dan Luar Kota

Sport2 minggu ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Sport2 minggu ago

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Garuda Menang 4-2

Populer