Connect with us

Artikel

Berani Menanggalkan Jabatan

Oleh: Kang Utay

Sejarah mencatat para pemimpin yang berprilaku terpuji. Mereka mengedepankan kejujuran dalam menunaikan amanah yang diberikan oleh rakyat. Nabi Muhammad menjadi simpul paling kentara dalam etika memimpin. Sampai mengatakan “jika fatimah yang mencuri, maka aku sendiri yang memotong tangannya”.

Nabi Muhammad memegang asas kesetaraan hukum, tidak terkecuali keluarga. Jika keluarga dijamin sama di mata hukum, maka masyarakat sendiri sudah merasa aman akan kepemimpinannya. Bisa terlihat dalam lembaran sejarah, Muhammad menjadi sumber inspirasi sekaligus motivasi untuk memegang teguh amanah kepemimpinan.

Para Khalifah sepeninggal nabi juga dikenal mau menderita untuk melakukan tugas berat menyejahterakan rakyatnya. Terutama menjaga setiap distribusi biaya pemerintahan untuk semua kepentingan masyarakat. Banyak kasus penyalahgunaan kekuasaan berujung pada kesediaan untuk berbenah diri, sampai akhirnya dengan sukarela mengundurkan diri.

Advertisement

Sikap ksatria mereka, sedianya menjadi contoh agar tercipta sebuah tatanan yang menjunjung tinggi nilai kejujuran, untuk menyelematkan aset umat. Kalau tidak mampu menyelami pola kepemimpinan para pendahulu, kemana lagi kita mencari contoh ideal.

Jika kita lihat fenomena terakhir di tanah air, kita patut merenung seraya bertanya. Apakah sudah terlihat konsistensi pada nilai-nilai kepemimpinan para pendahulu tersebut?. Terutama dalam menjalankan amanah dan menyamakan di depan hukum, meski untuk keluarga sendiri.

Pasca penetapan tersangka beberapa pejabat negara, kita prihatin sikap ksatria tak kunjung datang. Kita memang tidak boleh menentukan vonis sebelum lembaga peradilan memutuskan. Apakah masih etis untuk terus menggenggam amanah kepemimpinan. Secara hukum memang belum bisa diputuskan statusnya, tapi secara etika kepemimpinan sikap yang tidak peduli atas penetapan tersangka sesuatu yang patut disayangkan.

Pandangan untuk menontaktifkan diri bagi pejabat negara yang kena status tersangka sudah menjadi diskusi lama di negeri ini. Para pakar politik hampir sepakat, kesediaan menontaktifkan diri lebih untuk memberikan ruang bagi penegak hukum untuk melakukan penyelidikan. Sekaligus memberikan garansi moral kepada masyarakat akan pentingnya integritas seorang pemimpin.

Advertisement

Kepemimpinan harus ditopang oleh nilai-nilai keteladanan. Jika setiap pemimpin menjalankan sikap yang legowo dalam menghadapi tuntutan hukum, akan tercipta sebuah energi baru. Yaitu sebuah harapan masyarakat akan mahalnya harga kejujuran dan kesamaan di mata hukum.

Secara tesirat ditemukan dalam kearifan politik Ibnu Taimiyyah; ulama besar semasa Islam mulai diuji oleh banyak peristiwa politik. Beliau mengatakan; raiyyatul imam manutun bilmashlahah, bahwa kewajiban bagi seorang  pemimpin adalah memegang teguh kemaslahatan umat. Pemimpin bukan lahir dari ego pribadi akan enaknya kursi kekuasaan dan gelimang harta. Tapi hanya penderitaan sesaat untuk mengantarkan umat pada kualitas hidup yang bermanfaat.

Islam mengajarkan kepemimpinan sebagai cara bukan tujuan. Konsep ini jauh sebelum para pakar politik di Barat menetapkan asas demokrasi dalam menata kehidupan politik. Dan jauh lebih maju dibandingkan dengan asas kesamaan di mata hukum yang sekarang banyak kita temukan di berita-berita, terkait banyak kasus korupsi.

Keinginan berlebihan untuk terus  menjabat adalah buah pandangan keliru sekaligus mereduksi makna suci memimpin. Banyak sebab pemimpin dalam sejarah Islam, diminta menjabat karena kualitas dirinya. Bukan karena keinginan pribadi dengan segala bentuk pencitraannya. Karena merasa diminta oleh ummat, maka kala ummat merasa tidak percaya lagi, mereka mengundurkan diri dengan sukarela.

Advertisement

Ada baiknya kita melirik pada pengunduran diri Dirut PLN Nurpamuji pada menteri BUMN Dahlan Iskan. Sang Dirut merasa dirinya harus mengembalikan amanah sebelum terjadi peristiwa lebih besar dibandinkan dengan yang disalahgunakan oleh stafnya. Sang Dirut  menanggalkan kekuasan demi kemaslahan masyarakat. Jangan sampai ulah merugikan itu menjadikan masyarakat tidak percaya pada PLN.

Ketauladanan para pemimpin banyak juga dipraktikkan oleh para pemimpin negeri sakura. Padahal kita kenal mayoritas menyembah matahari. Mereka sangat percaya ketauladanan para pemimpin akan memperkokoh bangunan kebangsaan. Sebuah negeri yang tidak lebih luas dari provinsi Banten, tapi ketauladan para pemimpinnya telah menjadikan Jepang sebagai negera adidaya. Miskin sumber daya alam tapi kemakmuran rakyat terus terjaga.

Negara kita mayoritas muslim dengan ritual kegamaan begitu meriah. Tapi garis kenaikan menyalahgunakan kekuasaan melambung tinggi. Berlimpah sumber daya alam, manusia dan tata nilai, tapi kering dari kosakata ketauladanan. Besar secara kuantitas dengan kualitas insani yang sangat memprihatinkan. Kalau tidak berani mulai saat ini, akan jauh tertinggal jauh dari bangsa lain.

Kita tidak ingin negara ini bangkrut dengan ulah para pemimpin yang silau dengan kekuasaan. Kala kekuasaan itu sudah terasa tidak diperkenankan lagi oleh ummatnya, terus dipertahankan dengan retorika kekuasaannya. Baik bersembunyi di balik asas praduga tidak bersalah, maupun secara telanjang mengatakan ada jalur demokrasi yang telah memenangkan dirinya. Bahkan tidak sedikit melindungi diri dengan cara tidak terpuji.

Advertisement

Bangsa ini merupakan titipan anak ibu pertiwi, bukan dianggap sebagai warisan. Menjadikan kekuasaan seperti sebuah aset kekuasaan, akan dipertahankan dengan cara-cara tidak mengindahkan kemaslahatan umat. Dan selalu saja mengatakan alasan hukum yang sampai detik belum bisa menyentuh rasa keadilan masyarakat.

Saatnya kita berbedah di tengah ujian karena ulah segelintir pemimpin. Kita harus mampu menghargai itikad baik menggunakan kekuasaan untuk sebesar-besarnya kepercayaan masyarakat. Sekaligus bersama melahirkan kesejahteraan umat yang selama ini belum kita rasakan.***

(Artikel Kang Utay Vol.2)

Advertisement
Pemerintahan7 jam ago

Kadiskominfo Tangsel Tubagus Asep Nurdin Raih Radar Banten Awards 2026 lewat Inovasi Tangsel One

Bisnis24 jam ago

Transformasi Digital Perseroda PITS, SIPITS Mobile Raih Radar Banten Award 2026

Banten2 hari ago

STAI Syekh Manshur Gelar Bedah Buku “Manajemen Cinta Sebagai Hidden Kurikulum di Madrasah” dan “Ekosistem Mutu Pendidikan Islam Paradigma Baru Menuju Pendidikan Islam Berdampak”

Sport4 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026-27 Pekan ke-4: 9-11 Oktober 2026

Sport4 hari ago

Klasemen BRI Super League 2026/27 Pekan ke-3: Dewa United Banten FC di Puncak

Sport4 hari ago

Persijap Jepara vs Persib Bandung: Maung Bandung Menang 2-1

Sport4 hari ago

Hasil Borneo FC vs Bali United 1-0 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27

Banten4 hari ago

Hasil Dewa United vs PSS Sleman Berakhir 2-1 di Pekan ke-3 BRI Super League 2026/27

Sport4 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Tangerang Selatan5 hari ago

PMI Tangsel Salurkan 16.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Kelurahan Keranggan

Nasional5 hari ago

IKA Trisakti Hadirkan Trisakti Peduli untuk Gerakkan Alumni Turut Pulihkan Bencana di Indonesia

Sport5 hari ago

Hasil PSM Makassar vs Persita Tangerang 2-2 di Pekan Ketiga BRI Super League 2026/27

Sport5 hari ago

Hasil Pertandingan PSM Makassar vs Persita Tangerang, Pendekar Cisadane Unggul 1-0 di Babak Pertama

Sport5 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/27, Sabtu 19 September: Persebaya vs Garudayaksa FC, PSM Makassar vs Persita, Bhayangkara FC vs Isenmulang Kalteng FC, dan Persija Jakarta vs Java United FC

Pemerintahan6 hari ago

58 Daerah Tertarik Replikasi, Tangsel Siapkan Penandatanganan Kerja Sama Sistem Integrasi Geospasial Informasi Tanah dan Pajak

Sport6 hari ago

Daftar Lengkap 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Sport6 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM

Sport6 hari ago

Jadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga

Sport6 hari ago

Tiket FIFA ASEAN Cup 2026: Harga dan Cara Beli via Garuda ID

Sport6 hari ago

Jadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2

Sport3 minggu ago

Jadwal BRI Super League 2026/27, Sabtu 5 September: Persik Kediri vs Dewa United, PSIM Yogyakarta vs Persita, Bhayangkara FC vs Persebaya, dan Borneo FC Samarinda vs Persija Jakarta

Sport3 minggu ago

PSIM Yogyakarta vs Persita Tangerang: Pendekar Cisadane Punya Rekor Apik di Bantul

Banten2 minggu ago

40 Guru Madrasah Dapat Beasiswa S1, STAI Syekh Manshur Apresiasi Program Madrasah Gemilang

Sport6 hari ago

Tiket FIFA ASEAN Cup 2026: Harga dan Cara Beli via Garuda ID

Sport6 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, Jumat 18 September: Arema FC vs Persik Kediri dan Madura United vs PSIM

Sport7 hari ago

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Sport6 hari ago

Jadwal Pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap: Division 1 dan Division 2

Sport7 hari ago

Jadwal Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026

Sport6 hari ago

Daftar 14 Tim Peserta FIFA ASEAN Cup 2026

Sport6 hari ago

Jadwal Lengkap BRI Super League 2026/27 Pekan Ketiga

Nasional1 minggu ago

Purbaya Yudhi Sadewa Dicopot Presiden Prabowo, Prof Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan

Nasional1 minggu ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Berikan Selamat kepada Suahasil Nazara atas Amanah Baru yang Diembannya

Politik2 minggu ago

WI Banten Dorong Perempuan Aktif di Dunia Politik

Nasional2 minggu ago

LSAK Desak KPK Perjelas Status Uang Rp3,5 Miliar Terkait Kasus Batu Bara Kukar

Obituari1 minggu ago

Kurniawan Zulkarnain: Intelektual Organik yang Tak Pernah Berhenti Gelisah Memikirkan Indonesia

Tangerang Selatan2 minggu ago

IKPP Tangerang Mill Dukung Kolaborasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Mandiri Menuju Zero Waste 2028

Nasional1 minggu ago

Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menkeu: Ini Bentuk Kepercayaan Presiden dan Negara

Bisnis1 minggu ago

ParagonCorp dan BRIN Eksplorasi Mikroalga Lokal

Nasional1 minggu ago

Profil Prof Suahasil Nazara, Menkeu Baru Pengganti Purbaya Yudhi Sadewa

Sport4 hari ago

Jadwal BRI Super League 2026/27 Hari Ini, 20 September: Borneo FC vs Bali United, Dewa United vs PSS Sleman, Persijap vs Persib

Populer