Connect with us

Bisnis

Bitcoin Naik Melesat

Bitcoin kembali menguat dan berhasil menembus level US$105.000, didorong oleh dua katalis utama: gencatan senjata di Timur Tengah dan sinyal awal dari The Federal Reserve yang mempertimbangkan pemangkasan suku bunga pada Juli mendatang. Keduanya memberikan tekanan positif ke aset berisiko, mendorong sentimen bullish di tengah kondisi pasar yang sebelumnya penuh ketidakpastian.

Gencatan senjata yang tampak mulai meredakan ketegangan geopolitik segera memberikan angin segar bagi aset-aset yang sensitif terhadap risiko, termasuk saham dan aset kripto. Data menunjukkan Bitcoin mempertahankan sebagian besar kenaikan 4,4% sejak hari sebelumnya, menandakan kekuatan rally yang berkelanjutan. Meski masih rentan terhadap perkembangan selanjutnya, momentum awal ini membuat investor mulai kembali aktif.

Dari sisi teknikal, level sekitar US$103.000 dianggap sebagai area ideal untuk “buy the dip”, setelah sebelumnya mengalami tekanan turun hingga dibawah US$100.000. Para analis seperti Michaël van de Poppe bahkan menyebut bahwa pola harga telah menunjukkan “trend switch”, mengindikasikan tren naik yang mungkin telah mulai terbentuk.

Tidak hanya investor ritel yang bergerak, tren institusional juga menunjang. Spot Bitcoin ETF masih mencatat net inflows meski situasi geopolitik sempat memanas, memperlihatkan kepercayaan yang stabil dari kalangan besar. Ini menjadi sinyal penting bahwa gelombang permintaan tidak hanya datang dari trader individu, tetapi juga dari entitas dana besar.

Advertisement

Sinyal tambahan datang dari pernyataan Michelle Bowman, Wakil Ketua Pengawasan di Fed, yang menyatakan akan mendukung pemangkasan suku bunga pada Juli jika data inflasi dan ekonomi mendukung. Hal ini memicu ekspektasi pasar bahwa Fed bisa lebih cepat menurunkan suku bunga, memberikan stimulus likuiditas dan mendorong daya tarik aset-aset berisiko seperti Bitcoin.

Secara keseluruhan, kombinasi gencatan senjata di Timur Tengah dan desakan dovish dari Fed memberi momentum signifikan bagi Bitcoin menuju US$105.000. Namun, para analis menekankan pentingnya memperhatikan support di US$103.000. Jika bertahan, reli dapat berlanjut, tetapi jika gagal, tekanan jual bisa kembali meningkat.

Lonjakan harga Bitcoin kali ini juga tidak bisa dilepaskan dari dinamika pasar global yang mulai mengantisipasi transisi kebijakan moneter. Setelah periode panjang suku bunga tinggi, ekspektasi bahwa The Fed akan segera melonggarkan kebijakan moneternya menjadi bahan bakar penting bagi investor kripto. Secara historis, likuiditas yang lebih longgar dan suku bunga yang lebih rendah cenderung memperkuat minat terhadap aset berisiko tinggi seperti kripto, karena investor mencari alternatif dengan potensi imbal hasil lebih besar dibandingkan instrumen tradisional seperti obligasi atau deposito. Oleh karena itu, sekecil apa pun sinyal dari Fed kini ditanggapi dengan antusias oleh pasar.

Selain itu, ada dinamika teknikal yang mendukung pergerakan bullish ini. Dalam beberapa pekan terakhir, Bitcoin menunjukkan pola konsolidasi yang kuat, mempertahankan level support penting meski sempat mengalami tekanan akibat konflik geopolitik dan aksi ambil untung (profit taking). Pola ini menunjukkan adanya minat beli yang terus muncul di level-level rendah. Menurut beberapa analis teknikal, jika Bitcoin mampu mempertahankan level di atas US$103.000 dalam beberapa hari ke depan, maka pintu menuju penguatan lebih lanjut ke area US$110.000 hingga US$115.000 terbuka lebar. Ini menjadi titik penting bagi investor jangka pendek untuk menentukan strategi masuk atau keluar pasar.

Advertisement

Namun, tetap ada risiko yang perlu diwaspadai. Volatilitas tetap tinggi, dan pasar kripto sangat reaktif terhadap perubahan berita makro. Misalnya, jika data ekonomi AS yang dirilis dalam waktu dekat menunjukkan inflasi masih tinggi, Fed bisa saja menahan diri untuk tidak memangkas suku bunga. Hal ini tentu akan membalikkan sentimen dan mendorong koreksi di pasar. Belum lagi, perkembangan politik di Timur Tengah juga masih sangat dinamis gencatan senjata bisa bersifat sementara jika tidak diikuti dengan solusi diplomatik yang kuat. Investor kripto disarankan untuk tidak hanya berfokus pada harga, tetapi juga melihat fundamental dan kondisi makro secara keseluruhan.

Di sisi lain, minat global terhadap Bitcoin sebagai aset lindung nilai atau “digital gold” semakin menguat. Ketidakstabilan geopolitik dan ketidakpastian kebijakan moneter membuat banyak investor institusional menjadikan Bitcoin sebagai bagian dari diversifikasi portofolio mereka. Kehadiran produk-produk investasi seperti Spot Bitcoin ETF di Amerika Serikat turut memperluas akses pasar dan memperkuat legitimasi Bitcoin sebagai kelas aset yang diakui. Jika tren ini terus berlanjut, maka tidak menutup kemungkinan Bitcoin dapat menembus rekor tertinggi baru dalam beberapa bulan mendatang, terutama jika sentimen dovish dari bank sentral global semakin nyata.

Pemerintahan2 hari ago

Jelang Porprov VII Banten 2026, Tangsel Percepat Finalisasi Venue dan Akomodasi

Pemerintahan2 hari ago

Jelang HUT ke-81 RI, Pemkot Tangsel Terus Matangkan Persiapan Upacara Kemerdekaan

Sport3 hari ago

Jadwal Dewata Challenge Series 2026: Bali United, Persib Bandung, dan Sabah FC

Pemerintahan3 hari ago

Kemarau Panjang, Pilar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Salurkan 339.200 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Serba-Serbi4 hari ago

Apa Itu DESIL?

Serba-Serbi4 hari ago

Cara Cek Desil DTSEN BPS dengan NIK

Sport4 hari ago

Jadwal Brisbane Roar vs Dewa United dan Persija Jakarta

Sport4 hari ago

Brisbane Roar Gelar Tur Pramusim ke Indonesia, Siap Jajal Kekuatan Dewa United dan Persija Jakarta

Banten4 hari ago

Dewa United Siapkan Kekuatan Baru di Super League 2026/2027

Sport4 hari ago

Persita Tangerang Datangkan Tyronne del Pino di BRI Super League 2026/2027

Banten4 hari ago

Dewa United Basketball Academy Jadi Wadah Pembinaan Talenta Muda Banten

Nasional4 hari ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Dorong Guru Besar Perkuat Kontribusi Bagi Pembangunan Nasional

Kuota Haji Reguler Terisi 70%, Pelunasan Sampai 14 Maret 2025
Hukum5 hari ago

Dugaan Korupsi Haji, Gus Alex Bantah Tuduhan Memperkaya Diri

Sport5 hari ago

18 Tim Peserta BRI Super League 2026/2027

Bisnis5 hari ago

Bank Jakarta Siap Bangun Biodigester Komunal Sampah Organik di Jakut

Kepala Diskominfo Kota Tangerang Selatan, Tb. Asep Nurdin
Pemerintahan5 hari ago

Diskominfo Tangsel Perluas Literasi Digital: Sasar Santri, Pemuda hingga Masyarakat Kewilayahan

Banten5 hari ago

Andra Soni: Sekolah Rakyat Mengurangi Angka Putus Sekolah di Provinsi Banten

Hukum5 hari ago

Polsek Kelapa Dua Amankan Tiga Terduga Pelaku Peredaran Obat Daftar G Tanpa Resep Dokter

Hukum5 hari ago

Kapolres Tangsel Ajak Pelajar Jauhi Tawuran dan Narkoba

Hukum5 hari ago

Sasar Lokasi Rawan Cegah Kejahatan Malam, Polsek Pondok Aren Patroli Razia Stationer

Pemerintahan3 minggu ago

Penataan Kabel Udara di Tangsel Terus Berlanjut, Jalan WR Supratman dan Merpati Raya Kini Lebih Rapi

Otomotif3 minggu ago

6 Mobil yang Wajib Dilihat di GIIAS 2026, ICAR V23 Jadi Pilihan Mobil Listrik Keren untuk Perkotaan

Sport6 hari ago

Daftar 18 Klub Peserta Super League 2026/2027, Lengkap dengan Kode Tim

Pemerintahan2 minggu ago

Transformasi Posyandu di Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Kini Tak Sekadar Layanan Ibu dan Anak

Sport5 hari ago

18 Tim Peserta BRI Super League 2026/2027

Otomotif3 minggu ago

GIIAS 2026 Digelar 30 Juli sampai 9 Agustus

Techno3 minggu ago

Dugaan Penipuan Neva Convert, Banyak Korban Keluhkan Tukar Pulsa ke Saldo DANA Tidak Masuk

Bisnis3 minggu ago

PNM Excellence Awards 2026, Apresiasi 70 Ribu Insan di Usia 27 Tahun

Sport6 hari ago

Jadwal Lengkap Super League 2026/2027 Pekan Pertama, 4-6 September 2026

Bisnis3 minggu ago

SCG Dorong Inovasi Konstruksi Berkelanjutan dan Perluas Kapasitas Produksi

Bisnis3 minggu ago

Pembukaan Rute dan Layanan Baru Dongkrak Arus Peti Kemas Nasional

Bisnis3 minggu ago

Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan, Telkom Perkuat Kepatuhan Regulasi

Bisnis3 minggu ago

Cetaphil Derm On Tour Hadirkan Edukasi Kulit Sensitif

Bisnis3 minggu ago

Bersama PNM Mekaar Mesin Jahit Tua Utari Mampu Menghidupi Lima Keluarga

Bisnis3 minggu ago

Menteri PPPA dan Kepala BPS Apresiasi Pemberdayaan PNM untuk Usaha Ekonomi Sirkular

Bisnis3 minggu ago

PNM Siapkan Babak Baru Transformasi Berbasis Kebermanfaatan

Sport2 minggu ago

Jadwal Semifinal Piala Presiden 2026 Persebaya Surabaya vs Arema Malang

Nasional3 minggu ago

Menteri UMKM Maman Abdurrahman dan Kepala BPOM Teken MoU, Luncurkan Program SAPA SEMESTA UMK Pangan Olahan

Otomotif2 minggu ago

Suzuki Access 125, Rekomendasi Motor Matic 125cc yang Nyaman, Awet, dan Bergaya Retro

Nasional3 minggu ago

Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Nasional, Kementerian UMKM Sambut Baik Terbentuknya PEWIRA

Populer